alexametrics

Metode Studysaster Efektif dalam Pembelajaran Daring

Oleh : Istianah S.Pd.I

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, PANDEMI Covid-19 memaksa sekolah, guru, dan siswa mengubah pola belajarnya. Proses belajar mengajar di luar sekolah harus terhenti. Walau semua harus dilakukan dari rumah akibat kebijakan physical distancing, bukan berarti tidak bisa memberikan kontribusinya dalam pencegahan Covid-19. Hal tersebut dapat dilakukan dengan mengintegrasikan pendidikan tentang bencana kesehatan dalam pendidikan.

Model pembelajaran studysaster berperan efektif dalam mengedukasi para siswa melalui hasil karya pembelajaran. Seperti puisi, cerpen, video, foto, poster, komik, dan lainnya. Edukasi siswa tersebut, tentunya dibimbing secara daring oleh guru pengampu setiap mata pelajaran (mapel).

Nama studysaster sendiri diambil dari akronim “study” yang dalam bahasa Indonesia berarti belajar, dan saster berarti bencana. Seperti ulasan Zakki Fitroni perihal membuat poster, studysaster mempunyai enam langkah pembelajaran, yakni identifikasi, mencari, merencanakan, menciptakan, membagikan, dan mempraktikkan. Model pembelajaran ini bisa didefinisikan sebagai tahapan pembelajaran yang sistematis dalam mengorganisasikan pengalaman belajar, untuk memaksimalkan pengintegrasian pendidikan kebencanaan (prabencana, tanggap darurat dan pasca bencana) dalam kegiatan pembelajaran.
Pada langkah identifikasi, peserta didik dan guru mempelajari dan berdiskusi tentang definisi dan jenis-jenis bencana dan penyebab terjadinya pandemi Covid-19. Pada tahap mencari, peserta didik bisa melihat tugas pembelajaran tentang Covid-19 di internet atau sumber lain yang relevan, sambil terus berdiskusi melalui grup whatsapp, zoom atau google classroom.
Kegiatan tersebut akan memberikan stimulus dalam mencari dan memahami konsep memvisualkan/menuliskan ide sehingga menjadi sebuah karya edukasi berupa poster, komik, video, musik, puisi, cerpen, dan lain-lain. Berikutnya mencari cara pembuatan karya tersebut melalui Google, Youtube, buku, dan sumber lain yang relevan.

Baca juga:  Dunia Pendidikan dan Koperasi, Sarana Keluar dari Jeratan Pinjol

Setelah peserta didik melakukan proses mencari referensi, selanjutnya muncul ide/imajinasi awal untuk membuat konsep, pesan, tema, dan visual. Ide yang abstrak tersebut lalu dituangkan dalam bentuk sketsa kasar atau kerangka tulisan. Kegiatan tersebut akan memberikan stimulus dalam mencari dan memahami konsep memvisualkan/menuliskan ide sehingga menjadi sebuah karya edukasi berupa poster, komik, video, musik, puisi, cerpen, dan lain-lain.

Selanjutnya muncul ide atau imajinasi awal untuk membuat konsep, pesan, tema dan visual. Ide yang abstrak tersebut lalu dituangkan dalam bentuk sketsa kasar atau kerangka tulisan. Setelah menemukan ide atau pesan dan rencana karya yang akan dikerjakan, maka peserta didik mulai memvisualkan maupun menuliskan rancangan tersebut dalam media masing-masing. Jika tugasnya berupa pembuatan puisi, maka medianya dapat berupa tulisan buku atau softfile, tugas berupa poster maka medianya di buku gambar. Tugas membuat vlog dapat menggunakan handphone.

Baca juga:  Adaptasi Pembelajaran Descriptive Text Berbasis Classroom

Peserta didik dapat membagikan karyanya melalui Facebook, Instagram, Twitter, blog, atau Youtube. Harapannya, karya tersebut dapat dibaca dan mempengaruhi orang lain untuk ikut melakukan pencegahan Covid-19 dengan tidak melakukan pertemuan kontak fisik.

Karya pembelajaran tentang bencana Covid-19 tersebut wajib dipraktikkan dalam kehidupan sehari-hari. Jika ada siswa yang membuat karya poster tentang langkah mencuci tangan yang baik dan benar, dia harus melakukan cuci tangan dan mendokumentasikan untuk dilaporkan ke guru. Melalui sistem studysaster, guru dapat berkontribusi nyata yang berdampak luas dalam pencegahan Covid-19. Satu guru akan membimbing banyak peserta didik untuk mengedukasi dirinya sendiri. Selanjutnya, siswa tersebut akan mengedukasi orang di sekitarnya dan masyarakat luas melalui beragam media sosial. (ti2/ida)

Baca juga:  Dengan Card Sort, Belajar Jenis-Jenis Kegiatan Ekonomi Jadi Mudah

Guru PAI SDN Siwatu 03 Wonotunggal, Batang

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya