alexametrics

Bergembira dengan Klasifikasi Dikotom, Walau PJJ

Oleh : Husni Binawati, S. Pd.

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, Semenjak diberlakukannya masa darurat Covid-19 pada 16 Maret 2020, hampir seluruh sekolah di Indonesia mengambil kebijakan untuk pembelajaran via daring atau disebut dengan pembelajaran jarak jauh (PJJ), demikian juga dengan SMP Negeri 1 Mranggen Demak. Seorang pendidik harus sigap dan kreatif memotivasi peserta didik tetap fokus dan tidak bosan pada layar kaca laptop atau HP-nya dalam waktu yang lama. Untuk mata pelajaran IPA yang seharusnya ada praktiknya menjadi banyak tidak dilaksanakan, hanya beberapa praktik sederhana yang tetap diupayakan dilakukan oleh peserta didik di rumah, tentunya dengan petunjuk dan pemantauan guru yang ekstra sabar dan membutuhkan waktu yang lama, karena setiap peserta didik mempunyai kendala yang berbeda-beda.

Agar siswa tetap bersemangat belajar IPA walau PJJ maka pada materi Klasifikasi Makhluk Hidup dilakukan praktik dengan menggunakan kunci determinasi, kunci determinasi adalah kunci yang dipergunakan untuk menentukan filum atau divisi, kelas, ordo, famili, genus, atau spesies. Dasar yang dipergunakan kunci determinasi ini adalah identifikasi dari makhluk hidup dengan menggunakan kunci dikotom.

Baca juga:  Meningkatkan Minat Siswa Bercerita melalui Teknik Copy The Master

Untuk memperoleh perhatian dan memotivasi peserta didik proses pendahuluan dilakukan melalui google meet, peserta didik sangat senang bila proses pembelajaran dilakukan melalui google meet, walaupun tidak semua peserta didik dapat mengikuti karena ada yang terkendala kuota internet, karena itu guru mensiasati dengan merekam proses pembelajaran di google meet atau juga menyampaikan langkah-langkah khusus melalui voice note di WA group kelas mapel IPA kelas 7A.

Guru memilih 4 peserta didik untuk menjelaskan persamaan dan perbedaan fisik dari 4 peserta didik lainnya, pada kegiatan ini hendaknya guru memilih peserta didik dengan tingkat perbedaan yang cukup jelas, misalnya jenis kelamin, bentuk dan ukuran tubuh, memakai kacamata dan lain-lain. Dilanjutkan dengan guru menjelaskan “Mengapa kita membutuhkan kunci determinasi?” serta kegiatan “Bagaimana cara klasifikasi dikotom?”. Kegiatan inti dilakukan di luar googlemeet, karena guru sudah membagikan LKPD sebelumnya yang dishare melalui WA group kelas mapel IPA kelas 7A maka peserta didik dapat melakukan kegiatan tersebut dengan mengikuti langkah-langkah yang sudah dituliskan di LKPD.

Baca juga:  Pelaksanaan Supervisi Mengajar dan Pengaruhnya pada Kompetensi Guru

Adapun langkah-langkahnya, pertama, peserta didik menyiapkan 2 kertas lipat warna merah dan 2 kertas lipat warna hijau, peserta didik membuat 1 lingkaran besar dan 1 lingkaran kecil warna merah, 1 lingkaran besar dan 1 lingkaran kecil warna hijau, 1 segitiga besar dan 1 segitiga kecil warna merah, 1 segitiga besar dan 1 segitiga kecil warna hijau.

Kedua, Bedakan menurut warnanya, maka kita akan mendapatkan kelompok satu: 1 lingkaran besar, 1 lingkaran kecil, 1 segitiga besar, 1 segita kecil yang semuanya warna merah. Kelompok dua: 1 lingkaran besar, 1 lingkaran kecil, 1 segitiga besar, 1 segitiga kecil yang semuanya warna hijau.

Ketiga, Kelompok satu, bedakan menurut bentuknya, maka akan kita dapatkan, kelompok A: 1 lingkaran besar 1 lingkaran kecil, kelompok B: 1 segitiga besar dan 1 segitiga kecil. Demikian juga untuk kelompok dua, bedakan menurut bentuknya maka kita akan dapatkan kelompok C: 1 lingkaran besar 1 lingkaran kecil, kelompok D: 1 segitiga besar dan 1 segitiga kecil, demikian seterusnya. Untuk jenis pembeda diserahkan kepada peserta didik, peserta didik boleh menentukan sendiri.

Baca juga:  Tingkatkan Kemampuan Berbahasa Inggris melalui Audio Lingual Method

Setelah semua selesai tinggal ditempel di kertas HVS, maka akan terlihat hasil praktik dengan kunci dikotom yang menarik dan mudah difahami oleh peserta didik. (kb4/ton)

Guru SMP N 1 Mranggen, Demak

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya