alexametrics

Model Kartu Gambar Tingkatkan Pemahaman Siswa Tentang TanHaKi

Oleh : Siti Kunaeni, S.Pd.I

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, Iman artinya percaya adanya Allah dengan segala ciptaan-ciptaan Allah. Setiap orang memiliki keyakinan, dan memiliki tingkat keimanan yang berbeda. Sebagai guru PAI perlu menanamkan keyakinan pada siswa. Tentang keimanan kepada Alllah. Rukun iman ada 6, yaitu iman kepada Allah, malaikat, rosul, kitab, hari akhir (kiamat), serta qada’ dan qadar.

Untuk meningkatkan pemahaman lebih mendalam tentang rukun iman yang ke lima yaitu tentang iman di hari akhir kepada siswa tidaklah mudah. Banyak guru menyampaikan materi dengan jelas tapi biasanya tanpa alat peraga. Sehingga siswa mampu menerima materi tetapi mudah lupa. Hal ini juga terjadi di kelas VI SDN 03 Tegalontar, Kecamatan Sragi, Kabupaten Pekalongan.

Banyak siswa yang terlihat tenang memperhatikan dan terlihat paham materi yang disampaikan guru. Tetapi pada akhir pembelajaran ketika siswa diberi pertanyaan tidak mampu menjawab secara benar. Melihat kondisi ini guru mencoba mencari solusi untuk menyampaikan materi iman kepada hari akhir. Kemudian guru dalam menyampaikan materi pembelajaran dengan menggunakan Model Project Based Learning untuk meningkatkan pemahaman siswa tentang hari akhir (kiamat).

Baca juga:  Hubungan Makhluk Hidup dan Lingkungannya

Iman kepada hari akhir artinya mempercayai bahwa hari kiamat suatu hari akan datang. Di mana, seluruh alam semesta hancur dan kehidupan yang kekal (akhirat) akan menanti. Dalam Quran surat Al-Anbiya ayat 104, Allah SWT berfirman proses terjadinya hari akhir kiamat. Allah SWT akan menggulung gunung layaknya sebuah lembaran kertas. Kata media berasal dari bahasa latin dan merupakan bentuk jamak dari kata “medium”, yang secara harafiah berarti “perantara atau penyalur”.

Menurut Yusuf Hadi Miarso seperti dikutip Dwi Rianarwati (2006: 8), media adalah segala sesuatu yang dapat digunakan untuk merangsang pikiran, perasaan, dan kemauan siswa sehingga bisa mendorong terjadinya proses belajar pada siswa. Menurut Bruner (Azhar Arsyad 2009: 7), ada tiga tingkatan utama modus belajar, yaitu pengalaman langsung (enactive), pengalaman pictorial atau gambar (iconic), dan pengalaman abstrak (symbolic).

Baca juga:  Asyiknya Belajar Siklus Hidup Hewan dengan Picture and Picture

Menurut Levie dan Levie (Azhar Arsyad 2009: 9), belajar melalui stimulus visual membuahkan hasil belajar yang lebih baik untuk tugas-tugas seperti mengingat, menghubungkan antarfakta dan konsep serta mengenali dibandingkan dengan belajar melalui stimulus verbal saja. Makna hasil pengembangan media gambar adalah hasil dari usaha pemikiran guru dalam mengembangkan media pembelajaran khususnya media gambar berdasarkan langkah-langkah pengembangan media.

Dalam pembelajaran media kartu gambar untuk memahami tanda-tanda hari kiamat (TanHaKi), guru menggunakan langkah-langkah sebagai berikut : pertama guru menyiapkan kartu gambar yang berkaitan dengan materi. Dua, guru menunjukkan gambar sambil menjelaskan gambar berkaitan dengan materi mengenal tanda-tanda hari akhir (kiamat). Tiga, guru membagi siswa dalam kelompok terdiri dari 3-4 siswa. Empat, guru membagikan gambar yang berbeda ditiap kelompok. Guru membimbing siswa dalam kelompok ketika kelompok siswa mengalami kesulitan. Siswa mempresentasikan hasil kerja kelompok. Lima, guru memberikan apresiasi kepada seluruh kelompok yang sudah menyampaikan hasil kerja.

Baca juga:  Lagu Nusantara Memotivasi Siswa Ciptakan Gerakan Tari Baru

Setelah guru memberikan pembelajaran menggunakan model kartu gambar TaHaKi, ternyata siswa mampu menjawab pertanyaan-pertanyan guru dengan baik, dan siswa juga lebih terlibat aktif dalam mengikuti pembelajaran. Ketika kegiatan akhir guru memberikan evaluasi, ternyata hasil penilaian siswa di atas KKM. (ti2/lis)

Guru PAI SDN 03 Tegalontar, Kecamatan Sragi, Pekalongan

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya