alexametrics

Mudah Lafazkan Huruf Hijaiyah dan Harakat dengan Media Video Animasi

Oleh : Fitriati, S.Ag

Artikel Lain

RADARESEMARANG.ID, Di masa pandemi saat ini pembelajaran jarak jauh menjadi pilihan. Pemerintah bersama Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) mengeluarkan surat edaran nomor 36962/MPK.A/HK2020 pembelajaran secara daring dan bekerja dari rumah untuk pencegahan Covid-19. Banyak masalah yang terjadi karena proses pembelajaran daring ini salah satunya di jenjang sekolah dasar

Pada semester awal, peserta didik kelas 1 di SDN Samborejo dengan kondisi yang belum mengenal huruf, fasih membaca dan lancar menulis sangat mengalami kesulitan dalam menerima materi Melafazkan Huruf Hijaiah dan Harakatnya yang penulis ajarkan dengan menggunakan metode konvensional, seperti meminta peserta didik untuk membaca huruf hijaiah yang ada pada buku paket siswa dengan bimbingan orang tua. Metode konvensional ini menjadikan peserta didik kurang tertarik, bosan, tidak bersemangat belajar dan tidak membuahkan hasil. Melihat kondisi yang seperti ini, penulis berusaha merubah strategi pembelajarannya, yaitu dengan menggunakan media video animasi Nussa dalam menyampaikan materi.

Baca juga:  Sukseskan Perubahan Paradigma Pembelajaran pada Guru

Seringkali masalah yang sering kita jumpai adalah masalah tingkat pemahaman muatan pelajaran, termasuk pada muatan pelajaran Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti (PAIdBP). Tidak sedikit dari peserta didik yang kurang menguasai materi di dalamnya. Apalagi pada situasi pandemi covid-19 guru tidak bisa memberikan pengajaran tatap muka kepada peserta didik. Semua muatan pelajaran disampaikan pada peserta didik dengan menggunakan bantuan teknologi. Padahal ada materi pada muatan pelajaran PAIdBP membutuhkan penjelasan dan pemahaman yang lebih mendalam, seperti materi melafazkan huruf hijaiah dan harakatnya pada kelas 1 semester I sekolah dasar. Untuk itu guru harus memilih media pembelajaran yang tepat, sehingga dapat mempengaruhi keefektifan pembelajaran dan hasil pembelajaran.

Baca juga:  Drill Tingkatkan Belajar Praktik Menghis Kue

Penggunaan media pembelajaran bukan hanya sekedar upaya dalam membantu guru mengajar, tetapi lebih dari itu yaitu sebagai usaha untuk memudahkan pemahaman peserta didik dalam belajar. Media pembelajaran yang dapat digunakan bisa berupa audio visual, seperti pemanfaatan video pembelajaran yang memberikan banyak manfaat dan keuntungan. Keuntungan tersebut diantaranya adalah video merupakan pengganti alam sekitar dan dapat menunjukkan objek yang secara normal tidak dapat dilihat peserta, video dapat menggambarkan suatu proses secara tepat dan dapat dilihat secara berulang-ulang, video juga mendorong dan meningkatkan motivasi peserta didik untuk tetap melihatnya.

Penggunaan video animasi ini sesuai dengan tingkat perkembangan usia dan penalaran peserta didik, yang mana pada usia-usia tersebut masih lebih senang bermain dan melihat film-film kartun baik di chanel televisi maupun youtube. Adapun langkah-langkahnya adalah: Pertama, Guru mengeshare link video animasi Nussa pada WhatsApp grup kelas. Kedua, Guru meminta peserta didik dengan pendampingan orang tua untuk memutar dan menyimak video. Ketiga, Guru meminta peserta didik untuk menirukan huruf-huruf hijaiyah yang dilafazkan tokoh Nussa. Keempat, Guru meminta peserta didik untuk memutar berulang-ulang sampai fasih dalam melafazkan dan memahami bentuk hurufnya.

Baca juga:  Contextual Teaching and Learning pada Sujud Sunah

Dari pembelajaran dengan menggunakan video animasi Nussa tentang melafazkan huruf hijaiah ini, peserta didik tidak merasa terbebani untuk belajar. Padahal yang sesungguhnya itu bagian dari belajar, peserta didik justru merasa senang dan bersemangat untuk menirukan huruf-huruf hijaiah yang dilafazkan tokoh Nussa bahkan punya kemauan untuk memutar berulang-ulang. (ce2/ton)

Guru PAIBP SDN Samborejo Kec. Tirto Kab. Pekalongan

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya