alexametrics

Piala Bergilir Pengantar Sekolah Bersih dan Asri

Oleh : Sugiyati, S.Pd, M.Pd

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, Sekolah harus bisa menjadi tempat belajar yang menyenangkan bagi siswa. Jika siswa tidak bisa menjadikan sekolah sebagai tempat yang menyenangkan, maka prestasi belajar tidak bisa diraih dengan baik. Mengapa demikian? Bagaimana bisa berprestasi jika siswa merasa tidak betah di ruang kelas bahkan di lingkungan sekolah.
Banyak faktor yang menentukan terciptanya sekolah yang menyenangkan bagi siswa. Lingkungan sekolah yang bersih dan asri ikut menjadi faktor terciptanya sekolah yang menyenangkan bagi siswa. Lingkungan sekolah yang kondusif menjadi penunjang dalam meraih prestasi bagi siswa-siswinya. (https://www.mikirbae.com/2014/11/menciptakan-lingkungan-sekolah-bersih.html)

SMP Negeri 5 Ambarawa pada awal 2019 kondisi di dalam dan di luar ruang kelas sering tidak terjaga kebersihannya. Depan kelas terlihat kurang asri, karena tidak ada taman kecilnya. Kondisi semacam ini perlu disusun program sekolah untuk membentuk karakter bagi semua warga sekolah.

Kepala SMP Negeri 5 Ambarawa, bersama wakil kepala sekolah, bidang kurikulum dan kesiswaan menyusun program sekolah, bertujuan membentuk karakter bagi semua warga sekolah terutama rasa tanggung jawab terhadap kebersihan dan kesehatan lingkungan.

Baca juga:  Meningkatkan Keterampilan Membaca dan Menulis Teks Procedure dengan Metode CIRC

Langkah-langkah yang dilakukan, pertama membentuk tim tersusun atas wakil kepala sekolah, kurikulum, kesiswaan, sarana prasana, wali kelas dan pengurus OSIS. Menyusun program baru di sekolah, sasaran dan tujuan program, membuat agenda, teknik, monitoring dan evaluasi pelaksanaan program. Kita namai program Piala Bergilir Pengantar Sekolah Bersih dan Asri.

Kedua, melakukan sosialisasi program tersebut kepada semua warga sekolah termasuk komite sekolah. Kita berikan jeda waktu persiapan sarpras bagi semua kelas sekitar dua bulan mempersiapkan kebersihan dalam dan luar ruangan kelas.

Ketiga melakukan penilaian tiap ruang kelas mulai dari dalam kelas, kebersihan lantai, dinding, kaca jendela, penataan alat kebersihan, penataan buku literasi, mading kelas, meja kursi siswa, meja kursi guru, kelengkapan papan absen, papan pengumuman, papan jadwal pelajaran dan papan denah tempat duduk.
Kebersihan tidak hanya di dalam ruang kelas, tetapi juga di depan kelas, apakah ada sampah tercecer atau tidak. Juga penilaian keasrian depan ruang kelas, pengadaan taman kecil di depan ruang kelas. Penilaian dilakukan pengurus OSIS dengan rentang nilai satu sampai lima.

Baca juga:  Mudahnya Menulis Pantun dengan “Cari Kata Kunci, Tulis di Sini”

Tim penilai ruang kelas VII adalah anak-anak OSIS kelas VIII, tim penilai ruang kelas VIII, anak-anak OSIS kelas VII dan tim penilai ruang kelas IX, anak-anak OSIS kelas VII dan VIII. Masing-masing tim penilai terdiri dari enam siswa. Tim ini mendapat pendampingan dan arahan dari bidang kesiswaan.
Keempat penilaian kebersihan dan keasrian ruang kelas dilakukan setiap bulan sekali tanpa ada pemberitahuan terlebih dahulu. Dimaksudkan agar setiap kelas selalu menjaga kebersihan lingkungan kelasnya. Hasil penilaian diumumkan sebulan sekali pada saat upacara bendera hari Senin, atau upacara hari peringatan kenegaraan yang lain, agar semua warga sekolah dapat menyaksikan hasil penilaian.

Diambil juara I, II dan III. Semuanya mendapatkan uang pembinaan untuk memotivasi agar tetap menjaga kebersihan di lingkungan kelas dan sekolah. Juara I akan menyimpan piala bergilir di kelasnya sebagai kebanggaan prestasi yang diraih. Jika bulan berikutnya kelas tersebut tidak menjadi juara I, maka piala tersebut akan berada di kelas lain.

Baca juga:  Efektifitas Pembelajaran di Masa Pandemi melalui Rubelin

Setelah tiga bulan Program Piala Bergilir Pengantar Sekolah Bersih dan Asri kita jalankan, ternyata mampu mengubah tatanan di kelas maupun di luar kelas menjadi lebih indah, bersih, asri karena ada taman kecil di depan ruang kelas. Tidak hanya itu, karena ingin bersaing meraih piala bergilir tiap kelas akan berusaha menjaga dan menampilkan tatanan kelas yang bersih dan asri. Sehingga mengubah karakter warga sekolah, menjadi peduli menjaga kebersihan dan kesehatan di lingkungan sekolah.

Program Piala Bergilir Pengantar Sekolah Bersih dan Asri sudah berhasil diterapkan di SMP Negeri 2 Pringapus di tahun 2016 sampai 2018 dan membawa SMP Negeri 2 Pringapus menjadi sekolah Adiwiyata di tingkat Provinsi Jawa Tengah. Harapannya, Program Piala Bergilir Pengantar Sekolah Bersih dan Asri dapat pula mengantarkan SMP Negeri 5 Ambarawa menjadi sekolah Adiwiyata. (bw1/lis)

Kepala SMPN 5 Ambarawa, Kabupaten Semarang

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya