alexametrics

Memaksimalkan Penggunaan Smartphone dan Internet dalam PJJ Bahasa Inggris

Oleh: Miftahul Habibi, S.Pd

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, Di saat pandemi Covid 19 berdampak pada semua bidang kehidupan. Tidak terkecuali di bidang pendidikan yang mengharuskan mengganti sementara model kegiatan pembelajaran dari Tatap Muka menjadi Pembelajaran Jarak Jauh.

Warschauuer (2001) menjelaskan, internet dapat dikatakan meningkatkan pembelajaran bahasa Inggris sesuai dengan prinsip pengajaran bahasa komunikatif pada interaksi yang bermakna. Siswa dituntut untuk lebih dominan dalam proses pembelajaran bahasa Inggris untuk menangkap pengetahuan dari berbagai sumber, seperti yang dilaksanakan di SMA Negeri Wonosegoro dalam Pembelajaran Jarak Jauh selama ini. Penggunaan media applikasi dalam Pembelajaran Jarak Jauh di antaranya Google Classroom, Google Meet, Zoom, Office 365, WhatsApp, dan lain-lainnya.

Pada dasarnya, keterampilan bahasa Inggris terdiri dari empat bagian utama, yaitu listening, speaking, reading dan writing. Setiap keterampilan bahasa memerlukan alat pembelajaran yang berbeda yang mungkin cocok dengannya, karena penggunaan beberapa alat teknis memiliki pengaruh yang signifikan tentang proses pembelajaran setiap bidang bahasa (Sharma, 2009).

Baca juga:  Tingkatkan Pemahaman Konsep IPS dengan Model CA

Listening atau mendengarkan didefinisikan sebagai proses mengidentifikasi dan memahami ucapan pembicara. Ini melibatkan pemahaman aksen atau pengucapan pembicara, tata bahasa dan kosakata pembicara, dan pemahaman makna (Saricoban, 1999). Berikut beberapa tools yang dapat digunakan sebagai media dalam pembelajaran listening antara lain WhatsApp, Apps dan sumber online pada smartphone, podcast, video, dll.

Speaking atau berbicara merupakan salah satu keluaran atau keterampilan produktif. Komunikasi manusia dapat terjadi di antara pembicara dan pendengar jika saja mereka saling memahami. Pembicara harus mengubah pesannya menjadi bahasa lisan, sedangkan pendengar harus memahami bahasa pembicara. Dalam konteks ini, smartphone merupakan berkah karena memberikan pembelajar untuk mendapatkan eksposur ke bahasa di dalam dan di luar kelas.

Baca juga:  Metode Role Playing melalui Daring untuk Pembelajaran Narative Text

Reading atau membaca adalah proses memahami teks tertulis oleh pelajar. Ini adalah keterampilan masukan penting yang bergantung pada kosakata dan latar belakang pengetahuan pelajar dalam bahasa kedua (Constantinescu, 2007). Siswa dapat menggunakan aplikasi untuk membaca teks di Kindle. Aplikasi ini memungkinkan pembaca untuk menyorot kata, menemukan definisi kata dan membuat maknanya sendiri. Aplikasi seperti Quick Reads menyediakan teks yang pendek dan mudah diakses bagi pelajar. Untuk menumbuhkan kebiasaan membaca ekstensif di antara peserta didik, guru dapat mendorong mereka untuk mengunjungi situs web ini dan menjelajahi berbagai e-book.

Writing atau menulis bisa menjadi sangat sulit bagi siswa karena mereka harus melakukan tugas-tugas seperti menghasilkan ide, pengorganisasian, dan penggunaan tata bahasa dan kosa kata yang sempurna. Aplikasi Note taking App, Brainstorming and Outlining Apps bisa membantu siswa untuk menulis esai, surat resmi atau bahkan catatan untuk teman.

Baca juga:  Cara Mudah Menentukan Kalimat Utama dengan Metode Kooperatif TAI

Smartphone dan internet memiliki peran penting dalam proses belajar mengajar bahasa Inggris. Pembelajaran bahasa Inggris dapat dibuat lebih efektif dengan integrasi smartphone; perangkat potensial ini juga memastikan sebagai media evaluasi personal. Dengan evaluasi mandiri memberi pembelajar otonomi dan mendorongnya untuk melakukan hal-hal dengan caranya sendiri dan merefleksikan pekerjaan secara kritis dan memikul tanggung jawab yang lebih besar terhadap pembelajaran mereka sendiri. (pg1/ton)

Guru Bahasa Inggris SMA Negeri 1 Wonosegoro, Kab. Boyolali

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya