alexametrics

Belajar IPA Menyenangkan dengan Animasi

Oleh : Arfa Anis, S.Pd

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, Pandemi berdampak besar pada berbagai sector. Begitu juga dengan dunia pendidikan, walau nantinya peserta didik belajar dari di rumah, pendidik harus memastikan proses pembelajaran tetap berlangsung dengan baik. Hal ini sesuai dengan Surat Edaran Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia Nomor 4 Tahun 2020 tentang Pelaksanaan Kebijakan Pendidikan dalam Masa Darurat Penyebaran corona Virus Disease (Covid-19).

Efek dari wabah virus korona melanda Indonesia mengakibatkan menurunnya aktifitas belajar-mengajar yang terjadi dalam beberapa bulan terakhir. Imbasnya mutu pendidikan menurun drastis. Apalagi negara dalam hal ini pemerintah daerah maupun pemerintah pusat sedang menerapkan aktifitas belajar dari rumah tanpa tatap muka secara langsung.

Salah satu alternatif media pembelajaran efektif yang bisa digunakan adalah video animasi. Menurut Suheri (2006:29) media animasi memiliki kemampuan untuk memaparkan sesuatu yang rumit atau kompleks atau sulit untuk dijelaskan dengan hanya gambar atau kata-kata saja . Video animasi sendiri adalah sebuah gambar bergerak yang berasal dari kumpulan berbagai objek yang disusun secara khusus sehingga bergerak sesuai alur yang sudah ditentukan pada setiap hitungan waktu. Objek yang dimaksud adalah gambar manusia, tulisan teks, gambar hewan, gambar tumbuhan, gedung, dan lain sebagainya.

Baca juga:  Optimalkan WAG Tingkatkan Hasil Belajar di Rumah

Kita tidak perlu menguasai keahlian khusus untuk dapat membuat sebuah video animasi, karena di era digital saat ini, kita dapat memanfaatkan aplikasi-aplikasi yang disediakan dan bisa kita manfaatkan sebagai alat penunjang untuk membuat media-media pembelajaran dalam hal ini video animasi.

Dalam membuat sebuah video animasi, yang harus diperhatikan adalah keterkaitan dan ketercapaian dari suatu indikator pembelajaran. Beberapa hal yang harus didesain sedemikian rupa, di antaranya durasi cerita jangan terlalu panjang, dapat dibuat sekitar 3-5 menit dalam satu video, menyusun konsep cerita semenarik mungkin

Dalam pembelajaran di kelas VI semester 1 di SD Negeri Kebumen 01 Kecamatan Tersono Kabupaten Batang pada Kompetensi Dasar Menjelaskan cara menghasilkan, menyalurkan, dan menghemat energi listrik, penulis mencoba membuat video animasi sederhana berkaitan dengan materi cara menghasilkan dan menyalurkan energi listrik.

Baca juga:  Model Outdoor Study Mudahkan Siswa Pahami Perkembangbiakan Tumbuhan

Video animasi tersebut berisi materi disertai gambar dan penjelasan yang dikemas dengan animasi yang menarik. Dalam pembuatan video animasi bisa menggunakan aplikasi Powtoon. Setelah selesai, video animasi tersebut langsung dikirim ke grup WA atau diupload ke Youtube kemudian dibagikan linknya lewat WA

Media animasi tentunya punya kelebihan dan kekurangan. Kelebihannya di antaranya : Pertama, media animasi mampu menyampaikan sesuatu konsep yang kompleks secara visual dan dinamik. Kedua, mampu menarik perhatian siswa dengan mudah. Ketiga, animasi mampu menawarkan satu media pembelajaran yang lebih menyenangkan. Sementara kekurangannya antara lain : Pertama, membutuhkan peralatan yang khusus. Kedua, materi dan bahan untuk animasi sulit untuk diubah jika sewaktu waktu terdapat kekeliruan informasi yang ada di dalamnya.

Baca juga:  Drill dalam Schoology Kuatkan Pemahaman Statistika

Terlepas dari kelebihan dan kekurangannya, penggunaan media animasi ternyata cukup efektif dibandingkan dengan hanya memberi tugas siswa lewat WA grup kelas. Siswa jadi lebih tertarik dan mudah memahami dikarenakan di dalam video selain berisi gambar-gambar juga disertai penjelasan. Penggunaan animasi bisa menjadi salah satu terobosan dalam penyampaian materi kepada peserta didik. (ti1/lis)

Guru SDN Kebumen 01, Kecamatan Tersono, Kabupaten Batang

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya