alexametrics

Pembelajaran Kemagnetan IPA Asyik Selama Pandemi dengan Video Tik Tok

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, Di kondisi pandemi Covid-19 seperti saat ini proses pembelajaran di satuan pendidikan mengalami perubahan dengan pembelajaran jarak jauh melalui moda daring. Sehingga tuntutan pembelajaran dengan teknologi tidak dapat terlepaskan. Maka mau tidak mau semua pendidik berupa semaksimalkan mungkin berkreasi berinovasi membuat konten pembelajaran berbasis teknologi yang menarik dengan materi pembelajaran kemagnetan tentu bukan hal yang mudah.

Permasalahannya media apa yang menarik bagi peserta didik yang sedang digandrungi serta sangat familiar dan tidak menimbulkan kebosanan? Aplikasi Tik Tok menjadi salah satu media yang dapat menjadi solusi pemecahan masalahnya. Siapa yang tidak mengenal aplikasi Tik Tok mudah pengunaannya sangat komunikatif serta interaktif dan dapat dipergunakan untuk semua usia tepat bila aplikasi Tik Tok dipergunakan sebagai media pembelajaran IPA tentang materi IPA khususnya Kemagnetan.

Baca juga:  BDR IPS Asyik dengan Literasi Digital Mandiri

Dengan durasi video Tik Tok yang pendek tidak membebankan pada biaya pemakaian kuota peserta didik serta dapat dishare melalui platform whatsapp, facebook maupun youtube sehingga memudahkan proses pembelajaran dimanapun secara daring.

Dilangsir dari https://www.kompas.com/edu/read/2020/05/07/104106471/setelah-tvri-tiktok-bisa-jadi-media-alternatif-pembelajaran-siswa?page=all pernyataan Donny Eryastha, Head of Public Policy, TikTok Indonesia, Malaysia, Filipina melalui pesan singkat kepada Kompas.com (6/5/2020) “TikTok berupaya untuk selalu mendorong keberagaman konten sehingga platform kami dapat dinikmati oleh user dari berbagai kategori. Hasilnya pada akhir tahun 2019, edukasi menjadi salah satu konten paling diminati,” jelas Donny.
Lebih jauh Donny menyampaikan pihaknya berkolaborasi dengan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI (Kemendikbud) untuk memperbanyak konten edukasi melalui program #SamaSamaBelajar. “Kami melihat bahwa video singkat bisa menjadi media yang tepat untuk menyampaikan materi pembelajaran. Mengingat peserta didik saat ini adalah generasi Z yang hampir 100 persen konsumsi internetnya ditujukan untuk online video, karena sifat video singkat yang interaktif dan menarik,” Donny menerangkan.

Baca juga:  Literasi Sains, Tingkatkan Hasil Belajar Sesuai PISA

Pernyataan di atas semakin mempertegas dan memperjelas tentang penggunaan aplikasi Tik Tok sebagai media pembelajaran IPA materi kemagnetan di satuan pendidikan SMP Negeri 1 Taman Kec. Taman Kabupaten Pemalang yang selaras dengan peningkatan mutu pendidikan serta peran guru profesional untuk mencerdaskan kehidupan bangsa melalui Peraturan Pemerintah Nomor 17 Tahun 2010 pasal 48 dan 59 yang mengisyaratkan dikembangannya sistem informasi pendidikan yang berbasis teknologi dan informasi. Dengan sistem pendidikan yang baik maka akan dapat meningkatkan daya saing Indonesia melalui penciptaan sumber daya manusia yang baik (Sulisworo, 2016).

Aplikasi dengan fitur yang lengkap meliputi rekam suara, rekam video, backsound, edit, share dan duet dapat dijadikan sebagai tugas penilaian keterampilan materi kemagnetan topik pembuatan magnet serta manfaat penggunaan magnet kepada peserta didik yang dikerjakan secara perorangan maupun berpasangan.

Baca juga:  Pembelajaran Penjas di Masa Pandemi Covid-19

Hal ini dapat menumbuhkembangkan kreatifitas peserta didik mempresentasikan hasilnya. Maka pembelajaran IPA bukan pelajaran yang membosankan, sulit dipahami serta membuat pusing. IPA menjadi pelajaran yang menyenangkan,inovatif dan pemberi semangat si kondisi pandemi saat ini. (pgi1/lis)

Guru IPA SMP Negeri 1 Taman, Kabupaten Pemalang

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya