alexametrics

Pembelajaran Label Asyik melalui Media Realia

Oleh : Nurfiah Sukaryati, S.Pd.

Artikel Lain

RADARSEMRANG.ID, Bahasa Inggris adalah salah satu mata pelajaran yang baru di jenjang sekolah menengah pertama. Sebagai mata pelajaran baru, bahasa Inggris merupakan disiplin ilmu yang khas yang tidak bisa disamakan begitu saja dengan pelajaran lain. Bagi sebagian peserta didik, bahasa Inggris masih dianggap sebagai mata pelajaran yang sulit dan menakutkan. Hal ini menyebabkan minat belajar peserta didik menjadi rendah, yang akhirnya berimbas pada hasil prestasi belajarnya yang juga rendah. Inilah yang menjadi PR bagi penulis, bagaimana bisa menyajikan pembelajaran bahasa Inggris yang asyik dan menarik bagi peserta didik.

Salah satu materi bahasa Inggris yang diajarkan di kelas IX jenjang SMP adalah materi label. Label menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia adalah petunjuk singkat tentang zat yang terkandung dalam obat dan sebagainya. Dalam pengertian lain, label adalah teks yang tertera pada bungkus kemasan produk yang memuat deskripsi rinci tentang produk maupun cara penggunaannya. Secara umum label adalah materi yang relatif mudah dipelajari. Namun bagi sebagian besar peserta didik kelas IX SMP Negeri 3 Mandiraja, Kabupaten Banjarnegara, materi ini tetaplah dianggap materi sulit. Hal ini disebabkan sebagian besar peserta didik mengalami kesulitan dan keterbatasan dalam memahami kosakata (vocabulary). Lebih-lebih dalam materi label banyak istilah-istilah khusus yang berkaitan dengan vocabulary. Maka dibutuhkan strategi yang menarik dan tepat agar peserta didik tetap termotivasi untuk belajar bahasa Inggris dengan sungguh-sungguh dan gembira.

Baca juga:  Meningkatkan Keterampilan Menulis Teks Berita dengan Model Investigasi Kelompok

Salah satu strategi yang digunakan penulis adalah memanfaatkan media pembelajaran. Pemanfaatan media pembelajaran dalam proses pembelajaran dirasa penting karena peserta didik dalam menerima pengalaman belajar atau mendalami materi-materi pelajarannya masih banyak memerlukan benda-benda, kejadian-kejadian yang sifatnya konkrit dan mudah diamati. Penggunaan media dalam pembelajaran dapat membantu peserta didik dalam memberikan pengalaman yang bermakna. Penggunaan media dalam pembelajaran dapat mempermudah peserta didik dalam memahami sesuatu yang abstrak menjadi lebih konkrit. (Supriyanto, 2009).

Pada pembelajaran materi label ini, penulis memanfaatkan media realia sebagai salah satu cara untuk memudahkan penyampaian materi. Media realia adalah benda nyata yang digunakan sebagai bahan ajar dan dapat dikenali sebagaimana wujud aslinya. (Endriani, 2011). Benda nyata yang digunakan seperti tumbuhan, buah , bunga dan sebagainya. Dalam pembelajaran materi label ini, penulis memanfaatkan bungkus-bungkus kemasan produk yang mudah ditemukan di sekitar kita, khususnya bungkus kemasan produk makanan, minuman dan obat. Karena dengan memanfaatkan bungkus-bungkus kemasan produk tersebut, secara langsung peserta didik dapat mempraktikan cara membaca label dengan mudah dan asyik.

Baca juga:  Menanggulangi Siswa Kurang Mampu Belajar saat Pandemi dengan Metode Home Visit

Benda nyata yang digunakan seperti bungkus kemasan produk makanan, minuman maupun obat tersebut, akan memudahkan peserta didik mengingat apa yang mereka pelajari karena telah mengalami langsung dan berinteraksi dengan media. Menurut Endriani (2011), pemanfaatan media realia dalam proses pembelajaran merupakan cara yang cukup efektif, karena dapat memberikan informasi yang lebih akurat. Meskipun tidak semua benda nyata dapat digunakan sebagai media realia karena keterbatasan penyediannya, misalnya karena ukuran atau biayanya. Sedangkan menurut Udin S.W(Patty, 2007: 22), media realia adalah alat bantu visual dalam pembelajaran yang berfungsi memberikan pengalaman langsung kepada peserta didik. Maka penggunaan media realia dalam pembelajaran label akan sangat membantu peserta didik dalam menemukan pengalaman langsung dalam membaca ataupun memahami label. Disamping itu peserta didik dapat langsung mengaplikasikan pengalaman belajarnya dalam kehidupan sehari-hari. Karena materi label adalah materi yang langsung bersinggungan dengan kehidupan sehari-hari, khususnya ketika peserta didik akan membeli atau menggunakan suatu produk baik itu makanan, minuman ataupun obat.

Baca juga:  Blended Learning Cocok untuk Materi Metabolisme

Dengan menggunakan media realia dalam pembelajaran materi label, peserta didik akan lebih mudah dalam memahami dan membaca label, yang pada akhirnya akan meningkatkan prestasi belajar mereka dalam bahasa Inggris. (btj2.1/aro)

Guru Bahasa Inggris SMP Negeri 3 Mandiraja, Kabupaten Banjarnegara

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya