alexametrics

Pendekatan Model Open-Ended Mantapkan Pembelajaran Matematika

Oleh : Yuni Herawati, S.Pd.SD

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, Seiring perkembangan zaman dunia pendidikan harus mengalami perubahan secara signifikan, sehingga banyak mengubah pola pikir para pendidik. Pendidikan merupakan wahana untuk membentuk insan berkarakter, berkepribadian baik dan untuk mempersiapkan generasi muda menjadi calon-calon pemimpin yang berkualitas.

Keberhasilan pendidikan tidak hanya diukur dari tercapainya target akademi siswa. Proses pembelajaran harus dapat membawa siswa kepada sosok generasi bangsa yang tidak sekadar memiliki pengetahuan. Tetapi juga memiliki nilai matematika yang mendapatkan porsi jam pelajaran cukup banyak di setiap jenjang pendidikan diharapkan dapat membentuk karakter siswa melalui proses pembelajarannya. Pembelajaran matematika harus didesain secara baik sehingga tujuan membentuk karakter siswa melalui pembelajaran matematika dapat dicapai.

Proses pembelajaran dalam Kurikulum 2013 harus menampakkan proses pembelajaran yang memungkinkan siswa berlatih mengembangkan pendekatan saintifik, yang akan berdampak pada meningkatnya hasil belajar siswa. Namun dalam kenyataannya di SDN 01 Pecakaran terutama kelas VI dalam mata pelajaran matematika ini repaking pembelajaran yang dilaksanakan masih konvensional belum menerapkan model pembelajaran yang mampu meningkatkan keterampilan proses membuat siswa belum mampu mengembangkan materi seperti yang diharapkan.

Baca juga:  Asyiknya Belajar Trigonometri dengan Geogebra

Untuk mengatasi hal tersebut penulis sebagai tenaga pengajar dan pendidik harus selalu meningkatkan kualitas pengajaran dan pembelajaran di kelas. Yaitu dengan melibatkan siswa aktif dan efektif dalam proses belajar mengajar sesuai dengan penerapan. Salah satunya adalah dengan pendekatan open-ended, model pembelajaran yang menyajikan suatu permasalahan yang memiliki metode atau penyelesaian yang benar lebih dari satu, sehingga dapat memberi kesempatan kepada siswa untuk memperoleh pengetahuan/pengalaman menemukan, menggali, dan memecahkan masalah dengan beberapa teknik.
Menurut Shimada (1997: 1), pendekatan open ended adalah suatu pendekatan pembelajaran yangdimulai dari mengenalkan atau menghadapkan siswa pada masalah terbuka. Pembelajaran dilanjutkan dengan menggunakan banyak jawaban yang benar dari masalah yang diberikan untuk memberikan pengalaman kepada siswa dalam menemukan sesuatu yang baru di dalam proses pembelajaran.

Baca juga:  Efektifkan Pembelajaran di Masa Pandemi dengan Strategi Komunikasi

Langkah-langkah model pembelajara open ended sebagai berikut : Pertama. kegiatan awal. Guru memberikan apersepsi dengan melakukan tanya jawab terkait pengetahuan prasarat dan keterampilan siswa, guru memberikan motivasi kepada siswa dengan memberi informasi tentang materi yang akan dipelajari dan informasi kegunaan materi tersebut.

Kedua, kegiatan inti. Guru memberi masalah open-ended yang relevan dengan materi yang diajarkan sehingga siswa mampu untuk memahaminya dan dapat menemukan pendekattan dalam penyelesainnya, mengeskplorasi masalah, melakukan perekaman terhadap respon siswa. Guru melakukan pencatatan setiap respon siswanya, meringkas pembahasan yang telah dipelajari. Ketiga, kegiatan akhir. Guru meluruskan atau membenarkan miskonsepsi yang terjadi selama pembelajaran (jika ada). Guru memberikan perluasan tentang wawasan terkait konsep yang telah didiskusikan kepada siswanya, guru memberikan pekerjaan rumah berupa tugas atau soal-soal kepada siswa. Guru memberikan informasi materi yang akan dipelajari pada pertemuan selanjutnya.

Baca juga:  Pengenalan Konsep Bilangan pada Anak Usia Dini melalui Mewarnai Gambar

Sebagai guru harus bisa mengajarkan ke peserta didik bahwa matematika adalah mata pelajaran mengarah pada ciri-ciri pembelajaran yang menekankan pada nilai-nilai karakter. Dengan penerapan model tersebut maka harapannya siswa dapat berpartisipasi lebih aktif dalam pembelajaran dan sering mengekspresikan idenya, siswa berkemampuan matematika rendah dapat merespon permasalahan dengan cara mereka sendiri. (ce2.1/lis)

Guru Kelas VI SDN 01 Pecakaran, Kec. Wonokerto, Kabupaten Pekalongan

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya