alexametrics

Kuis PJJ Matematika di Masa Pandemi Covid-19

Oleh: Wiyono,S.Pd.

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, PENDIDIKAN dasar memiliki pengaruh besar terhadap perkembangan peserta didik dimasa depannya. Pandemi Covid-19 di tahun 2020 mengakibatkan dampak yang luar biasa dibidang pendidikan Indonesia hingga mengubah sistem pembelajaran.Kegiatan belajar yang semula dilakukan dengan face to face atau tatap muka di sekolah, terpaksa harus dilakukan secara Daring (Dalam Jaringan) atau On Line.

Dalam Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) via On Line peserta didik menerima materi pelajaran langsung dari guru melalui aplikasi dan media social; WhatsApp, Google Clasroom, zoom dan aplikasi lainnya untuk mengefektifkan proses PJJ. Beberapa penelitian menunjukkan bahwa dengan adanya teknologi memberikan banyak pengaruh positif terhadap proses pembelajaran. Salah satu langkah yang dilakukan dalam PJJ di SMP N 19 Surakarta yaitu menggunakan aplikasi WhatsApp dan Google Clasroom. Dalam hal ini permasalahan yang terjadi adalah banyak peserta didik yang tidak mempunyai Handphone (Hp) yang sangat diperlukan dalam PJJ. Kendala tersebut melalui program Walikota Solo Bapak FX. Hadi Rudyatmo, melalui program MIDER PROJO dapat teratasi. Setiap hari Jum’at pagi pihaknya keliling sekolah sekolah di wilayah Surakarta untuk membagikan HP Android kepada peserta didik yang belum punya HP Android terutama dari Keluarga miskin (Gakin) yang pada bulan Desember 2020 sudah 1000 lebih HP android telah tersalurkan kepada peserta didik di wilayah Kota Surakarta. Dengan adanya bantuan HP Android dari walikota sedikit banyak membantu proses PJJ di wilayah Surakarta terutama di SMP Negeri 19 Surakarta khususnya pada mata pelajaran Matematika dengan menggunakan aplikasi WhatsApp.

Baca juga:  Blended Learning Solusi Belajar Matematika Menyenangkan di Masa Pandemi

Dengan pemberian kuis peserta didik lebih cepat merespon dibandingkan dengan diberikan tugas yang lain. Peserta didik menjadi lebih bersemangat dan terpacu dalam kegiatan PJJ. Selain itu peserta didik dapat langsung menerima pelajaran yang dibagikan oleh guru sehingga tidak menyita banyak kuota internet. Pada dasarnya kondisi demikian ini sangat sesuai dengan kondisi geografis letak sekolah di SMP N 19 Surakarta yang berada di pingggiran kota karena meminimalisir penggunaan kuota intrnet.

Guru melakukan PJJ dengan kegiatan pendahuluan yaitu menyapa dan memotivasi peserta didik tentang persiapan belajar serta mempersilahkan peserta didik untuk melakukan presensi dengan menuliskan nomor absen dan nama. Selanjutnya guru meminta peserta didik untuk melakukan literasi materi Relasi dan Fungsi pada buku paket BSE kelas VIII yang dimiliki peserta didik yang telah difasilitasi dari perpustakaan sekolah. Kemudian guru membagikan atau share beberapa soal berupa kuis untuk dikerjakan peserta didik. Ternyata dalam waktu singkat peserta didik sudah mampu menyelesaikannya yang kemudian hasilnya dishare untuk dipresentasikan. Disini peserta didik dapat memberikan like dan komentar berupa pertanyaan tentang materi yang dishare oleh guru. Sehingga komunikasi antara peserta didik dan guru dapat terjalin dengan baik dan bukan terpusat pada guru saja (komunikasi satu arah).

Baca juga:  Tingkatkan Motivasi Belajar Siswa melalui Tugas Video Proses Pembuatan Jaring-Jaring Tabung

Dengan pemberian kuis yang berupa soal matematika membuat peserta didik tertantang untuk berinteraksi, menjadi lebih antusias dan berusaha untuk lebih aktiv dalam kegiatan PJJ. Suasana yang lebih menarik ini memotivasi peserta didik untuk mengikuti PJJ dengan lebih efektif. Terbukti dengan respon peserta didik yang aktif berinteraksi,memberikan komentar dan pertanyaan dalam mengikuti PJJ,sehingga meningkatan prestasi belajar peserta didik menjadi lebih baik. (ti1/bas)

Guru SMP Negeri 19 Surakarta

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya