alexametrics

Belajar Mandiri dengan Membuat Kliping IPS

Oleh: Ary Sofiyanti, S.Pd

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, SEJAK ditetapkannya status KLB oleh pemerintah pada pertengahan Maret 2020, maka semua jenjang pendidikan menerapkan pembelajaran jarak jauh secara daring (online). Pembelajaran gaya baru tersebut tentunya menimbulkan berbagai reaksi , terutama dari pihak guru. Pada kondisi yang seperti ini membuat para guru harus serta merta mengubah rutinitas pembelajaran sebelumnya. Jika sebelumnya guru bisa bertatap muka secara langsung, maka saat ini guru harus bertransformasi dengan cara lain agar dapat tetap melaksanakan kegiatan belajar mengajar dan dapat menyampaikan materi secara efektif.

Selain penguasaan teknologi, yang juga menjadi masalah penting adalah guru juga dituntut harus kreatif dalam memilih dan mempersiapkan model pembelajaran yang efektif dalam melaksanakan pembelajaran dengan menggunakan ruang Classroom secara virtual. Karena dalam pelaksanaannya guru dihadapkan pada beberapa kendala dari siswa, seperti kurangnya kesungguhan siswa dalam mengikuti pelajaran, kurangnya semangat siswa mengerjakan dan mengirimkan tugas yang diberikan oleh guru, sementara hasil pembelajaran harus diprose , dievaluasi seberapa besar materi dapat diserap oleh siswa dan seberapa besar ketuntasan siswa dalam menguasai materi tersebut.

Baca juga:  Penggunaan Flashcard untuk Pembelajaran Kosa Kata Bahasa Inggris

Dalam kegiatan pembelajaran cara penyampaian materi yang dilakukan oleh guru dapat berfariasi ,selain dengan menggunakan power point adalah dengan menampilkan vidio vidio pembelajaran yang berakhir pada pemberian tugas untuk siswa. Tetapi cara cara yang demikian terkadang membuat siswa bosan dan kurang bersemangat mengikuti pembelajaran karena siswa terkesan pasif hanya mendapatkan dan menerima materi dari gurunya saja.

Di SMP Muhammadiyah 2 Surakarta untuk mata pelajaran IPS, khususnya kelas 9 pada materi Letak dan Luas Benua, guru mencoba menerapkan model belajar secara mandiri dirumah . Guru mengajak dan memberi motivasi pada siswa untuk dapat membuat kliping tentang potensi-potensi sumber daya alam yang ada di berbagai benua. Dalam hal ini siswa dapat aktif mencari sendiri dan mengumpulkan gambar gambar dan berbagai informasi dari berbagai sumber dan media kemudian disusun dalam bentuk kliping.

Baca juga:  Asyiknya Belajar IPA dengan Teka-teki Silang

Cara belajar mandiri seperti ini,juga memungkinkan peran serta orangtua dirumah , dimana pihak orangtua dapat membantu dan memfasilitasi siswa dengan mencari koran dan majalah bekas yang dapat dipotong potong, atau dari internet kemudian di print dan dipotong . Potongan potongan gambar maupun informasi menarik tersebut ditempelkan pada kertas kertas HVS atau folio dan dikumpulkan serta disusun dalam bentuk kliping.

Ada banyak manfaat dengan menerapkan model belajar mandiri seperti ini dirumah. Pertama siswa menjadi semakin kreatif, aktif dan mandiri mencari sumber sumber belajar. Siswa dapat termotivasi untuk banyak membaca, mempelajari, mencari cari informasi dan menyelesaikan tugasnya serta bertanya kepada guru jika mengalami kesulitan . Yang kedua akan muncul rasa percaya diri bagi siswa setelah siswa mampu membuat kliping secara lengkap beserta hiasannya secara mandiri. Yang ketiga munculnya rasa tanggung jawab dan disiplin bagi siswa untuk segera menyelesaikan klipingnya dengan tepat waktu. Selain manfaat tersebut diatas, terdapat manfaat tambahan yaitu terjadinya kedekatan secara psikis antara siswa dengan orangtuanya. Bagi orang tua juga dapat berperan aktif dan secara langsung memantau jika perlu dapat memberikan saran saran pada anaknya dalam kegiatan belajar dan penyelesaian tugas tugasnya. (ti1/bas)

Baca juga:  Pembelajaran Apreasi Seni Budaya Lokal dengan Blended Learning

Guru SMP Muhammadiyah 2 Surakarta

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya