alexametrics

Meningkatkan Aktivitas Gerak Lokomotor dengan Media Lagu dan Bola Tenis

Oleh: Yusup Nurdiyanto, S.Pd

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, PROSES belajar merupakan salah satu faktor yang mempengaruhi dan berperan penting dalam pembentukan pribadi dan prilaku individu. Ada beberapa pengertian belajar. Menurut Syaiful Bahri Djamarah dalam bukunya “Psikologi Belajar” pengertian belajar adalah serangkai kegiatan jiwa raga untuk memperoleh suatu perubahan tingkah laku sebagai hasil pengalaman individu dalam interaksi dengan lingkungannya yang menyangkut kognitif, afektif dan psikomotorik. Pendapat tersebut dapat dipahami bahwa belajar adalah suatu kegiatan sadar yang dilakukan oleh seseorang atau individu yang melibatkan unsur jasmani dan rohani untuk memperoleh suatu perubahan tingkah laku dan pengalaman hidupnya dari hasil interaksi dengan lingkungannya. Oleh karenanya, pemahaman yang benar mengenai arti belajar dari segala aspek, bentuk, dan manifestasinya mutlak diperlukan oleh setiap pendidik.

Gerak dasar lokomotor merupakan salah satu domain dari gerak dasar fundamental (fundamental basic movement), Kemampuan gerak lokomotor anak masih tergolong rendah terutama gerak lari, itu disebabkan belum mampunya pemikiran mengenai pentingnya gerak lokomotor gerak lari. Gerak lokomotor adalah gerak berpindah tempat dari tempat yang satu ketempat yang lain dengan berbagai vareasi, gerakan fisik yang membutuhkan keseimbangan dan koordinasi antar anggota tubuh, dengan menggunakan otot- otot besar. perlu adanya dorongan dari dalam diri siswa agar bias melakukan gerak lokomotor dengan riang gembira sehingga dapat menghilangkan rasa bosan terhadap gerak yang terus berulang-ulang. Pendidik dapat meberikan stimulasi motorik agar tercipta suasana hati menjadi riang dalam melakukan gerak lokomotor. Gerak lokomotor memiliki beberapa manfaat yaitu, Kesadaran tubuh sendiri, Kesadaran konsep arah, Melatih kelincahan dan ketangkasan, Sebagai gerakan dasar yang biasa dilakukan manusia, Melatih keterampilan dan keberanian dalam melakukan suatu gerakan, Melatih kekuatan dan keseimbangan tubuh, Mengembangkan kemampuan mengenali ruang, Menjaga kesehatan dan kebugaran badan.

Baca juga:  Pentingnya Pola Makan Sehat di Sekolah

Perkembangan motorik anak adalah proses tumbuh kembang gerak pada anak. Berikut ini adalah pengertian perkembangan motorik menurut beberapa ahli, yaitu: Perkembangan motorik merupakan sebuah proses dimana seseorang mengembangkan seperangkat respons kedalam suatu gerak yang terkoordinasi, terorganisasi, dan terpadu. (Lutan, 1988) Perkembangan motorik berarti perkembangan pengendalian gerakan fisik melalui kegiatan syaraf dan otot yang terkoordinasi.

Di Sekolah dasar Negeri 02 Kandangserang tidak mempunyai lapangan yang luas tempat olahraga, namun dengan keterbatasan tempat yang hanya berukuran 12 m x 13 m ternyata dapat digunakan untuk pembelajaran gerak lokomotor, siswa dalam melakukan gerak lari dengan waktu yang ditentukan dengan durasi lagu Halo-halo Bandung sekitar 1 menit. Rata-rata kemampuan siswa dapat melakukan lari bolak balik 5 sampai 7 kali. Untuk persiapan kita sediakan 4 atau 6 kardus bekas kemudian 20 atau 30 bola tenis, apabila tidak ada bola tenis bisa diganti menggunakan benda lain yang tidak membahayakan yang ukurannya sama atau hampir sama dengan bola tenis, yang penting benda tersebut mudah diambil, dipegang dan dipindahkan Agar pendidik lebih mudah menghitung berapa kali siswa dapat melakukan gerak lari bolak balik selama lagu halo halo bandung sampai selesai, pendidik dapat meletakkan bola tenis pada sebuah kotak.masing-masing kotak diisi 10 bola atau dapat disesuiakan dengan kemampuan siswa.

Baca juga:  Belajar Matematika Jadi Lebih Mudah dengan PBL

Kardus diletakkan diujung lintasan dengan berisikan bola, dan kardus yang kosong diletakkan diawal lintasan, karena keterbatasan alat dan tempat kami menggunakan 3 lintasan sehingga memerlukan 6 kardus dan 30 buah bola tenis. Di sini peran guru sangatlah penting unuk membibing siswa agar gerak yang dilakukan tidak menyimpang dari konsep gerak lokomotor yang dapat memungkinkan akan menimbulkan resiko cidera, pemberian hadiah kepada siswa perlu dilakukan dalam melakukaan gerak tersebut, pemberian hadiah bisa berupa ucapan pujian, pemberian benda yang menyenangkan misalnya permen, pensil buku dan benda lainya yang sifatnya merangsang siswa untuk melakukanya dengan semangat dan bersaing sehingga setiap siswa akan melakukan gerak dengan kemampuan maksimal, dan hadiah ini diberikan bagi yang juara dalam kelompoknya atau juara dalam satu kelas.

Baca juga:  Belajar Statistik Lebih Menyenangkan dengan Permainan Kartu

Penggunaan media dan alat bantu untuk melakukan gerak lokomotor mampu meningkatkan dapat meningkatkan minat dan ketrampilan secara optimal terhadap kemampuan siswa dan meningkatkan semangat dalam aktivitas gerak lokomotor. Seperti yang diterapkan di SDN 02 Kandangserang, Kabupaten Pekalongan. (bp2/zal)

Guru SDN 02 Kandangserang Kabupaten Pekalongan

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya