alexametrics

Penilaian Pendidikan Jasmani dengan Live Streaming Instagram

Oleh : R Antoni Wahyu Perdana S.Pd

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, Pendidikan jasmani merupakan bagian integral dari sistem pendidikan secara keseluruhan. Tujuannya untuk mengembangkan aspek kesehatan, kebugaran jasmani, keterampilan berpikir kritis, stabilitas emosional, keterampilan sosial, penalaran dan tindakan moral melalui aktivitas jasmani dan olahraga.

Adang Suherman dan Agus Mahendra (2002) mengemukakan bahwa pendidikan jasmani pada dasarnya merupakan pendidikan melalui aktivitas jasmani untuk mencapai perkembangan individu secara menyeluruh.
Pendidikan jasmani adalah proses melalui aktivitas jasmani yang desainnya untuk meningkatkan kebugaran jasmani, mengembangkan keterampilan motorik, pengetahuan dan perilaku hidup sehat dan aktif, sikap sportif, dan kecerdasan emosi. Lingkungan belajar diatur secara seksama untuk meningkatkan pertumbuhan dan perkembangan seluruh ranah, yaitu jasmani, psikomotor, kognitif, dan afektif. Karenanya pendidikan jasmani ini harus menyebabkan perbaikan dalam pikiran (psikis) dan tubuh (fisik) yang mempengaruhi seluruh aspek kehidupan harian seseorang.

Baca juga:  Belajar Senam Lantai Asyik dan Menyenangkan

Pendekatan holistik tubuh jiwa ini termasuk pula penekanan pada ketiga dominan kependidikan, yakni psikomotor, kognitif, dan afektif. Pendidikan jasmani diharapkan mampu menciptakan tubuh yang baik bagi pikiran atau jiwa. Menurut Harsuki (2003), pendidikan jasmani merupakan bagian integrasi pendidikan keseluruhan yang bertujuan meningkatkan individu secara organik, muskuler, intelektual dan emosional melalui aktivitas jasmani.

Untuk mencapai tujuan pendidikan jasmani, diperlukan peran guru yang kreatif dalam mengemas proses pembelajaran, sehingga hambatan dapat diminimalisasi. Apalagi di masa pandemi Covid-19 ini, pembelajaran pendidikan jasmani harus dilakukan dengan jarak jauh atau metode daring. Guru harus bisa kreatif dan inovatif menggunakan media pembelajaran yang tidak membosankan dan tidak membuat peserta didik merasa tertekan dan terbebani. Apalagi pembelajaran di rumah semasa pandemi membuat peserta didik merasa bosan dan tertekan, sehingga guru harus bisa memutar otak agar pembelajaran tetap berjalan lancar dan tidak membosankan.

Baca juga:  Ciptakan Minat Belajar Penjas pada Pesdik dengan Gaya Komando

Guru pendidikan jasmani harus bisa membuat pembelajaran menyenangkan dan sebagai hiburan tanpa meninggalkan tujuan pembelajaran. Salah satu caranya, bisa melakukan penilaian, walaupun sedang melakukan pembelajaran jarak jauh dengan memanfaatkan fitur live streaming Instagram. Bahkan, bisa dijadikan untuk melakukan penilaian dalam pembelajaran pendidikan jasmani.

Guru bisa melakukan penilaian terhadap peserta didik dengan live streaming dengan jam dan waktu yang sudah disepakati. Misal, guru akan mengambil penilaian senam lantai, maka di live streaming, guru melakukan contoh gerakan yang akan dinilai. Kemudian, guru mengundang peserta didik yang akan dinilai untuk live streaming dengan melakukan gerakan yang dicontohkan oleh guru dan peserta didik lain bisa melihat. Baru setelah itu, dinilai. Keunggulan menggunakan fitur instgram live streaming adalah semua peserta mudah mengangkses dan bisa melihat. Meski begitu, kerap ada kendala koneksi internet peserta didik kurang bagus sehingga mempengaruhi kualitas video. (pai2/ida)

Baca juga:  Diorama Siklus Air melalui Pemanfaatan Barang Bekas

Guru SMKN 1 Bojongsari

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya