alexametrics

Pembelajaran IPS Virtual Bangun Karakter Anak

Oleh : Nur Laela, S.Pd.,S.D.

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, Saat pandemi virus corona ini, orang mengurangi kegiatan bertatap muka. Semua kegiatan dibatasi untuk mencegah penularan penyakit ini. Semua terkena imbasnya, salah satu adalah dunia pendidikan. Kegiatan belajar mengajar secara tatap muka belum boleh dilakukan. Guru diimbau memberikan pengajaran secara virtual. Pembelajaran virtual tentunya tidak bisa dilaksanakan dengan intensitas setinggi pembelajaran tatap muka, sebab siswa cenderung kebingungan dan stres jika blajar mandiri tanpa pendampingan secara maksimal.

Membangun karakter anak dalam pembelajaran jarak jauh (PJJ), bukanlah hal yang mudah. Adapun kendala yang dihadapi, diantaranya rendah minat baca siswa, masih adanya anggapan materi IPS Sejarah penuh hafalan, membosankan, tidak asyik dan bikin mengantuk. Sementara siswa lebh tertarik pada game online, drama, sinetron remaja atau cerita berbentuk komik.

Baca juga:  Belajar Era Globalisasi dengan Model Group Investigation

Guru yang berperan sebagai motivator, harus dapat memainkan ide atau gagasan tentang berbagai teknik atau metode dalam pembelajaran untuk mewujudkan pendidikan pendidikan karakter anak. Oleh karena itu, penulis sebagai guru SD Negeri 02 Banjarmulya Pemalang saat mengajar mapel IPS di kelas VI yang bertema meneladani kisah pahlawan, mencoba memanfaatkan berbagai multimedia untuk membuat pembelajaran. Kisah pahlawan nasional menjadi menarik, missal membuat komik digital atau memanfaatkan berbagai film perjuangan. Selain itu perlu digunakan berbagai penndekatan yang terbaik (efektif) dan saling berkaitan agar hasilnya optimal (Sinergis).

Menurut Ruhyono dan Ekabuaini (2016 : 58), di antara pendekatan penerapan pendidikan karakter yang dapat digunakan adalah pendekatan penanaman nilai, pendekatan perkembangan moral kognitif, pendekatan analisis nilai, pendekatan klarifikasi nilai dan pendekatan pembelajaran berbuat.

Baca juga:  Biografi Tokoh Perjuangan sebagai Alat Pengajaran IPS dalam Menumbuhkan Semangat Kebangsaan

Berdasarkan pendapat diatas, pendekatan yang sesuai dengan pembelajaran karakter dalam materi sejarah, khususnya kisah pahlawan nasional adalah pendekatan analisa nilai, pendekatan ini menekankan agar peserta didik dapat menggunakan kemampuan berpikir logis dan ilmiah dalam menganalisis masalah sosial yang berhubungan dengan nilai tertentu.

Selain itu, peserta didik dalam menggunakan proses berpikir rasional dan analitik dapat menghubungkan dan merumuskan konsep tentang nilai mereka sendiri. Cara yang dapat digunakan dalam pendekatan ini antara lain diskusi terarah yang menuaikan argumentasi, penegasan bukti, penegasan pronjio, analisis terhadap kasus, debat dan penelitian.

Pembelajaran IPS, kisah sejarah pahlawan nasional pada hakikatnya merupakan upaya untuk menanamkan rasa peka kepada siswa terhadap cita rasa nasionalisme. Karena materi sastra yang disuguhkan tidak sekadar Representation of Life melainkan Interpretation of Life. Dengan demikian kisah pahlawan harus dipahami sebagai fenomena yang tidak sekedar memuaskan emosi melainkan memercikkan ide – ide dan pemikiran.

Baca juga:  Pembelajaran IPS pada Masa Pandemi Covid-19

Jadi dalam hal ini, pembelajaran virtual atau PJJ mapel IPS, bukan halangan bagi guru untuk menanamkan pendidikan karakter kepada siswa. Justru dengan PJJ guru mendapat kesempatan menggali bermacam strategi dalam memasukkan nilai – nilai karakter agar siswa mampu bertahan menghadapi segala tantangan hidup pada masa depan. (btj2.2/ton)

Guru Kelas SD Negeri 02 Banjarmulya Pemalang

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya