alexametrics

Memecahkan Masalah SPLDV Menggunakan Metode Drill

Oleh: Lilis Juni Supriyati, S.Pd

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, MATEMATIKA merupakan salah satu mata pelajaran wajib yang diberikan pada siswa di setiap jenjang pendidikan mulai dari SD, SMP, SMA bahkan Perguruan Tinggi .Salah satu aspek yang perlu mendapat sorotan dari pembelajaran matematika di sekolah adalah Pemecahan Masalah (Problem Solving),hal itu dikarenakan Pemecahan Masalah (PM) merupakan bagian penting yang sudah terintregasi dalam pembelajaran matematika.Oleh karena itu diperlukan metode yang tepat untuk melatih siswa agar terbiasa memecahkan soal-soal Pemecahan Masalah.

Pembelajaran matematika di kelas VIII pada KD 3.5 tentang Sistem Persamaan Linear Dua Variabel (SPLDV) terdapat banyak soal-soal yang berbau Pemecahan Masalah (PM) ,siswa banyak mengeluhkan setiap mengerjakan soal tersebut selalu berhenti ditengah jalan yang akhirnya siswa mengalamu putus asa dan menganggap materi SPLDV sullit. Hal itu dirasakan juga oleh sebagian siswa kelas VIII di SMP 1 Sragi Kabupaten Pekalongan . Siswa banyak mendapatkan hasil ulangan relative rendah karena kurangmemahami soal yang diberikan,siswa belum begitu mahir mengolah kalimat soal ke bentuk model matematikanya sehingga kesulitan pada saat menemukan hasil akhir dari soal tersebut. Hasil kerja siswa yang menunujukkan rendahnya kemampuan siswa untuk memahami masalah,membuat rencana model PM atau menafsirkan solusi yang diperoleh diduga karena kurang optimalnya kemampuan siswa dalam PM sehingga berdampak ke hasil belajar siswa.Pemecahan Masalah merupakan proses penerapan pengetahuan yang telah diperoleh siswa sebelumnya kedalam situasi yang baru.PM merupakan aktifitas yang penting dalam pembelajaran matematika karena tujuan belajar yang ingin dicapai dalam PM berkiatan dengan kehidupan sehari-hari. (Susanto,2013). Rendahnya kemampuan PM materi matematika adalah kurangnya intensitas siswa melakukan latihan mengerjakan soal – soal , kenyataan dalam pembelajaran ,metode yang digunakan guru adalah metode ekspositorik yang kurang memberikan kesempatan pada siswa dalam melakukan latihan.Berdasarkan permasalahan tersebut ,diperlukan metode mengajar yang tepat yaitu dengan metode pembelajaran DRILL atau latihan memberikan kesempatan lebih banyak untuk melatih siswa agar terbiasa memecahkan soal–soal Pemecahan Masalah.

Baca juga:  Pembelajaran Deret Geometri dengan Gelitik

Menurut Djamarah dan Zain (2013), metode Drill merupakan suatu cara mengajar yang baik untuk menanamkan kebiasaan tertentu,juga sebagai sarana untuk memelihara kebiasaan yang baik,memperoleh ketangkasan ,ketepatan ,kesempatan dan ketrampilan. Melalui metode Drill soal-soal Pemecahan Masalah, siswa akan menemukan penyelesaianya dengan berbagai strategi Pemecahan Masalah matematika sehingga siswa akan memiliki ketrampilan Pemecahan Masalah yang jauh lebih baik. Metode Drill dapat membuat siswa lebih aktif untuk bertanya mengenai kesulitan yang di hadapi saat menyelesaikan soal Pemecahan Masalah dan mempunyai keberanian untuk mengerjakan soal di papan tulis.Tujuan metode Drill Nugroho (2013) antara lain (1) untuk menanamkan asosiasi yang kuat antara pertanyaan ,latihan yang diberikan dengan jawaban dan latihan yang dicapai. (2) lebih memperkuat ingatan siswa karena kegiatan mengulang lisan ,tertulis maupun ketrampilan .(3) melatih keahlian siswa .

Baca juga:  Problem Based Learning dengan Eksperimen yang Menyenangkan

Dengan menggunakan Metode Pembelajaran Drill dapat meningkatan kemampuan Pemecahan Masalah matematis siswa, hal tersebut ditandai dengan adanya peningkatan hasil ulangan materi SPLDV siswa kelas VIII SMP 1 Sragi Kabupaten Pekalongan yang meningkat dari hasil ulangan harian sebelumnya. (bp1/bas)

SMP Negeri 1 Sragi Kabupaten Pekalongan

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya