alexametrics

Menghilangkan Belajar Masa Pandemi dengan Short Movie

Oleh: Mazidah, S.Pd

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, DI masa pandemi yang saat ini masih booming membuat banyak perubahan disegala bidang tidak terkecuali dalam dunia pendidikan. Sistem pendidikanpun saat ini mengalami dampak imbas dengan adanya kasus mendunia ini, sehingga dalam dunia pendidikan menuntut untuk mencari terobosan baru dalam berinovasi dalam proses belajar mengajar di rumah agar tetap terus dapat berjalan, walaupun tetap hasil belajar mengajar tidaklah sama dengan tatap muka. Sistem pembelajaran jarak jauh merupakan sistem pembelajaran tanpa tatap muka secara langsung antara guru dan peserta didik, akan tetapi pembelajaran yang dilakukan melalui online dengan mengunakan jaringan internet. Kondisi seperti ini guru harus memastikan kegiatan belajar mengajar tetap terus berjalan, meskipun peserta didik berada di rumah.

Solusinya seorang guru sangatlah dituntut untuk dapat merancang sebuah media pembelajaran sebagai inovasi dengan memanfaatkan media daring atau online. Dengan munculnya anjuran pembelajaran jarak jauh di rumah masing-masing merupakan hal baru bagi guru maupaun peserta didik dan orang tua. Tuntutan untuk berinovasi dalam membentuk proses pembelajaran tidaklah semudah membalikkan telapak tangan hanya dengan sekejab terwujud. Tidak semua di dalam dunia pendidikan memahami mengenai inovasi yang harus dilakukan dalam pembelajaran dimasa pandemi. Kegagapan pembelajaran daring sangatlah nampak di depan mata kita yang terjadi hampir disemua sekolah. Sangatlah perlu disadari bahwa ketidaksiapan antara guru dan peserta didik terhadap pembelajaran daring merupakan masalah besar. Dengan perpindahan sistem pembelajaran yang selama ini dengan cara konvensional harus mau tidak mau berubah menjadi sistem daring tanpa adanya persiapan yang matang.

Baca juga:  E-Modul Google Sites Tingkatkan Mutu Belajar Siswa

Di SMP Negeri 31 Semarang materi pelajaran Bahasa Jawa kelas 7 tentang cerita rakyat, guru mencoba berinovasi untuk membuat peserta didik tertarik untuk mengikuti pelajaran Bahasa Jawa dengan hati yang senang. Short Movie menjadi pilihan sesuai dengan materi pelajaran Bahasa Jawa kelas 7 tentang cerita rakyat. Dengan melihat film pendek ini guru berharap peserta didik lebih mudah memahami alur cerita dan peserta didik menjadi antusias mengikuti materi pelajaran yang diberikan, sehingga tujuan pembelajaran yang diharapkan dapat tercapai.

Film merupakan salah satu media pembelajaran yang dapat digunakan untuk menjembatani pembelajaran agar lebih menarik dan memberikan nuansa lingkungan yang baru bagi siswa. Pentingnya media hadir dalam pembelajaran merupakan alternatif untuk memunculkan rangsangan, keaktifan, keterampilan yang baru bagi siswa dan mengetahui bentuk nyata terhadap aplikasi pembelajaran. Menurut Munadi (2008, halaman.116) “film adalah alat komunikasi yang sangat membantu proses pembelajaran efektif. Apa yang terpandang oleh mata dan terdengar oleh telinga, lebih cepat dan lebih mudah diingat dari pada apa yang hanya dapat dibaca atau hanya di dengar. Penggunaan media film sebagai media belajar atau sumber belajar, akan membuat peserta didik menjalin komunikasi dan interaksi yang lebih hidup sehingga pesan pembelajaran yang ingin di sampaikan dapat tercapai dengan lebih baik.

Baca juga:  Permudah Pahami Pengenalan Ms.Word di G-Class Berbantuan ApowerMirror

Prinsip pembelajaran yang baik adalah pembelajaran yang mampu mengembangkan konsep dari materi pembelajaran tersebut kedalam ke dalam hal yang jelas dan nyata. Maksudnya bahwa proses belajar dapat memberikan perubahan pada anak dari yang tidak tahu menjadi tahu dari dari pemahaman yang bersifat umum menjadi bersifat khusus Langkah yang harus dilakukan guru dalam penggunaan short movie sebagai media pembelajaran yang guru harus mempersiapkan unit pelajaran terlebih dahulu, kemudian memilih film yang tepat untuk mencapai tujuan pengajaran yang diharapkan. Juga perlu diketahui panjangnya film tersebut. Setelah menyaksikan film tersebut peserta didik menulis kembali cerita rakyat yang telah ditayangkan tersebut. Dengan demikian short movie ini mendorong dan memberikan kesempatan kepada peserta didik untuk terampil dan lebih memahami materi pelajaran. (bp2/zal)

Baca juga:  Guru Menulis: Antara Tuntutan dan Kesadaran Pemerolehan Ide

Guru SMPN 31 Semarang

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya