alexametrics

Peningkatan Pembelajaran Matematika dengan Metode Kooperatif Co Op Co Op

Oleh : Eminingsih M.Pd

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, PEMBELAJARAN matematika tidaklah mudah. Fakta menunjukkan bahwa para siswa mengalami kesulitan dalam mempelajari matematika seperti pendapat Jaworski (BNSP, 2007:1). Hal ini sesuai juga dengan pendapat Setiawan (2008:24) bahwa pandangan umum terhadap matematika merupakan mata pelajaran yang sukar dan menjemukan. Namun sebagai guru, harus berusaha mengurangi kesulitan siswa dalam mempelajari matematika dengan metode yang bervariasi dan menarik perhatian, menyenangkan dan nyaman saat proses belajar mengajar. Tentu, siswa perlu dilibatkan secara aktif sehingga mempermudah siswa memahaminya. Ini kunci penting yang harus diketahui guru matematika. Bahkan, diharapkan dapat dijadikan pendorong lebih kreatif dalam merencanakan pembelajaran.

Masalah dalam bidang pendidikan di Indonesia yang banyak diperbincangkan adalah rendahnya mutu pendidikan yang tercermin dari rendahnya rata-rata hasil belajar siswa. Tugas mengajar guru tidak sesuai dengan kompetensi dan latar belakang pendidikan. Masalah lain yang juga menjadi pembicaraan yaitu pendekatan pembelajaran masih didominasi oleh peran guru (teacher centered). Guru lebih banyak menempatkan siswa sebagai objek belajar dan bukan sebagai subjek didik. Guru kurang memberikan kesempatan pada siswa untuk berpikir kritis, kreatif, objektif, logis, dan dinamis, serta kurang memperhatikan ketuntasan belajar secara individu.

Baca juga:  Tuntaskan Pembelajaran Matematika dengan Card Short

Menurut Mulyasa (2004:19) pembelajaran yang efektif ditandai dengan adanya sikap yang menekankan pada pembelajaran siswa secara efektif. Lebih lanjut, Mulyasa menjelaskan bahwa pembelajaran yang efektif menekankan bagaimana agar siswa mampu mengerti cara belajar, melalui kreativitas guru pembelajaran di kelas menjadi sebuah aktivitas yang menyenangkan.

Berdasarkan uraian tersebut maka pembelajaran matematika perlu diberikan motivasi yang mendorong siswa untuk belajar secara aktif baik mental, fisik, atau sosial. Tingginya motivasi belajar siswa dapat meningkatkan hasil belajar siswa. Begitu pula sebaliknya motivasi belajar rendah dapat menyebabkan hasil belajar siswa rendah. Dengan demikian, pemberian motivasi pada saat mengajar sangat penting untuk memacu hasil belajar siswa. Upaya yang perlu dilakukan adalah mengakrabkan matematika dengan lingkungan siswa, yaitu dengan mengaitkan matematika dengan pengalaman siswa dalam kehidupan sehari-hari dalam masyarakat. Siswa sendiri yang membuat penalaran dengan apa yang dipelajarinya, dengan cara mencari makna, membandingkan apa yang telah diketahui dengan pengalaman dan situasi baru.

Baca juga:  Menarik Minat Peserta Didik Mengikuti PJJ Matematika Menggunakan Quizizz

Dalam rangka mengatasi permasalahan rendahnya hasil belajar matematika siswa kelas VIIIC pada materi Persamaan Linear Dua Variabel di SMPN 3 Batang diupayakan melalui penciptaan suasana belajar yang mendorong motivasi siswa dengan menerapkan dan mengembangkan metode pembelajaran yang menarik minat siswa sehingga tujuan pembelajaran dapat dicapai.

Untuk mengatasi permasalahan di atas, digunakan motode pembelajaran Co-op Co-op, dengan harapan nilai rata-rata siswa di atas kriteria ketuntasan minimal (KKM) sekurang-kurangnya sebesar 85 persen, dan motivasi siswa baik sekurang-kurangnya 85 persen. Hasil belajar matematika siswa pada umumnya menjadi baik dan motivasi siswa menjadi baik. Manfaat motivasi dan pemilihan metode Co-op Co-op yang tepat dan baik akan, 1) memberikan kemampuan siswa dalam mengembangkan pengetahuan yang telah dimilikinya dengan menggunakan metode pembelajaran Co-op Co-op. 2) Dapat tercipta suasana pembelajaran yang menyenangkan, dimana siswa dapat lebih menyerap materi yang berupa pengetahuan sehingga hasil belajar menjadi lebih baik. 3) Dapat tercipta komunikasi dan interaksi kooperatif diantara sesama teman sekelas dalam mencapai hasil terbaik. 4) Memberikan rasa sosial dari kelompok sehingga terjadi pertukaran intelektual dan sumber-sumber penting bagi usaha siswa untuk belajar. 5) Meningkatkan hasil belajar siswa dalam bidang matematika. (pai2/ida)

Baca juga:  Strategi Guru Menghadapi Pembelajaran IPA di Masa Pandemi Covid-19

Guru Matematika SMP Negeri 3 Batang

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya