alexametrics

Menumbuhkan Literasi Matematika Peserta Didik melalui Problem Based Learning

Oleh : Indah sugianti, S.Pd.SD

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, Mata pelajaran matematika adalah suatu mata pelajaran yang untuk meningkatkan kemampuan bernalar, berpikir kritis, logis dan kreatif. Menurut Yong & Kiong (Budhiharti, 2017) dijelaskan bahwa matematika merupakan suatu alat untuk mengembangkan cara berpikir, bersifat abstrak, penalarannya bersifat deduktif dan berkenaan dengan gagasan terstruktur yang hubungan – hubungannya diatur secara logis. Dengan adanya sifat-sifat yang dimiliki oleh matematika tersebut sebagaimana yang disampaikan oleh Yong & Kiong (Budhiharti, 2017) justru menjadi penyebab munculnya persepsi bahwa pelajaran matematika ini merupakan pelajaran yang sulit. Kita sebagai guru matematika senantiasa mengembangkan ide-ide kreatifitas untuk menepis persepsi tersebut di antaranya dengan memberikan pembelajaran problem based learning sebagaimana yang kami lakukan pada pembelajaran matematika kelas IV di SDN 1 Tegalsuruh Kabupaten Pekalongan.

Baca juga:  Belajar Himpunan Menyenangkan dengan Bermain Hulahop dan Kartu

Literasi matematis menurut PISA (2012) adalah suatu kemampuan seseorang untuk merumuskan, menerapkan dan menafsirkan matematika dalam berbagai konteks termasuk di dalamnya kemampuan untuk menggunakan konsep, prosedur dan fakta untuk menggambarkan, menjelaskan dan menafsirkan suatu kejadian. Barrets (Lestari et al.,2016) menyatakan bahwa problem based learning adalah suatu pembelajaran dari proses bekerja menuju pemahaman masalah, di mana masalah diberikan di awal pembelajaran di sini peserta didik yang aktif dan guru hanya sebagai fasilitator.

Problem based learning merupakan model pembelajaran yang menggunakan permasalahan nyata yang ditemui di lingkungan sebagai dasar untuk memperoleh pengetahuan dan konsep melalui kemampuan berpikir kritis dan pemecahan masalah oleh karena itu sangat sesuai diterapkan pada mata pelajaran matematika kelas IV di SDN 1 Tegalsuruh Kabupaten Pekalongan pada materi Pecahan. Pembelajaran problem based learning didesain supaya peserta didik dengan dipandu oleh guru mengadakan suatu penyelidikan untuk mencari solusi nyata akan masalah yang dihadapi. Peserta didik menganalisa dan mendefinisikan masalah, mengembangkan hipotesa dan membuat serta mengumpulkan informasi untuk membuat dan menarik suatu kesimpulan. Literasi matematika adalah menurut PISA adalah kemampuan kemampuan individu untuk merumuskan, menerapkan dan menafsirkan matematika dalam berbagai konteks. Kemampuan ini mencakup penalaran matematis dan kemampuan menggunakan konsep, prosedur dan fakta untuk mendiskripsikan dan memprediksi suatu kejadian. Dengan penguasaan literasi matematika setiap individu mampu membuat suatu keputusa dengan pola pikir matematis yang membangun.

Baca juga:  Praktik CNC dari Rumah dengan RDS

Model pembelajaran problem based learning ini sangatlah sesuai diterapkan pada pembelajaran untuk menumbuhkan literasi matematika pada peserta didik kelas IV dengan tujuan untuk menumbuhkan literasi matematika, membekali dan melatih peserta didik agar mampu memecahkan masalah masalah yang ada di kehidupannya. Selain itu problem based learning sesuai diterapkan untuk melatih dan merangsang ketertarikan peserta didik dalam upaya pemecahan masalah khususnya dalam memecahkan masalah masalah matematika pada materi pengukuran. Dengan pembelajaran problem based learning matematika bukan lagi menjadi pelajaran yang menakutkan bagi peserta didik. (bw1/ton)

Guru SDN 1 Tegalsuruh Kabupaten Pekalongan

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya