alexametrics

Penugasan Mandiri Tingkatkan Pemahaman Materi Sistem Tata Surya

Oleh : Suzana S.P.

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, Proses pembelajaran pada setiap satuan pendidikan dasar dan menengah harus interaktif, menyenangkan, menantang dan memotivasi siswa untuk berpartisipasi aktif di dalamnya. Seorang guru memiliki peranan yang penting dalam proses belajar mengajar. Guru bertugas sebagai pendorong, pembimbing dan pemberi fasilitas belajar bagi siswa untuk mencapai tujuan dan cita-cita.
Menurut Slamet (1991), tugas seorang guru terpusat pada tiga hal yaitu, pertama, mendidik siswa dengan fokus memberikan arahan dan motivasi pencapaian tujuan baik jangka pendek maupun jangka panjang. Kedua, memberikan fasilitas untuk mencapai tujuan dengan pengalaman belajar yang memadai. Ketiga, mengembangkan aspek kepribadian siswa seperti sikap, nilai-nilai dan penyesuaian diri. Dari ketiga tugas tersebut, guru diharapkan mampu menciptakan kondisi belajar yang dapat merangsang siswa untuk berperan aktif, kritis, dan kreatif.

Baca juga:  Pemanfaatan Telegram Video Call dalam Pembelajaran Hybrid Learning

Untuk pembelajaran IPA kelas VII materi Sistem Tata Surya, pada kondisi normal biasanya guru menyampaikan materi di kelas dengan dilengkapi media charta ataupun LCD. Namun karena saat ini siswa belajar dari rumah, maka guru menyampaikan materinya lewat whatsapp group (WAG), karena pada awal masa pandemi Covid-19 dulu belum menggunakan aplikasi Google Classroom. Yang menjadi permasalahan di SMPN 2 Wonopringgo saat itu adalah tidak semua siswa mempunyai handphone. Kalaupun ada, itupun milik saudara atau orang tuanya. Berdasarkan permasalahan tersebut, maka untuk siswa yang memiliki handphone materi dan tugas diberikan lewat WAG kelas dan bagi yang tidak punya handphone materi dan tugas diambil di sekolahan dan dikerjakan di rumah.

Untuk meningkatkan pemahaman siswa kelas VII terhadap materi Sistem Tata Surya, siswa diberikan tugas proyek berupa pembuatan alat peraga yang bahan-bahannya diperoleh dari benda-benda di sekitar rumah. Sebelumnya guru menampilkan video pembelajaran dari Youtube tentang alat peraga. Dari video tersebut, siswa diberikan kebebasan untuk membuat alat peraga secara mandiri di rumah sesuai dengan kreativitas masing-masing. Tugas selanjutnya adalah siswa menjelaskan tentang karakteristik susunan tata surya, proses terjadinya rotasi dan revolusi bumi serta dampak dari rotasi dan revolusi bumi terhadap kehidupan di bumi. Tugas ini diselesaikan dalam waktu dua minggu. Dikumpulkan dengan cara difoto dan dikirimkan ke guru mata pelajaran melalui WA.

Baca juga:  Mudah Pahami Perpindahan Kalor dengan Metode Resitasi

Dari hasil karya siswa yang dikirimkan, ternyata mereka sangat kreatif sekali membuat alat peraga Sistem Tata Surya. Ada yang terbuat dari bahan steroform bekas dan yang dari kertas karton bekas dengan dilapisi kain hitam sebagai background alam semesta. Sedangkan planet dan benda lainnya berupa bulatan besar dan kecil yang terbuat dari plastisin atau kertas biasa yang dibuat lingkaran dengan warna dan ukuran yang berbeda, disesuaikan dengan karakteristik masing-masing planet. Sementara lintasan planetnya ada yang terbuat dari tip ex ataupun benang jagung. Dari hasil wawancara dengan siswa didapatkan bahwa mereka menjadi lebih memahami materi Sistem Tata Surya ini dengan bantun alat peraga yang mereka buat. Terbukti dengan kiriman foto karya siswa yang disertai jawaban yang hampir sempurna. Dari sini dapat disimpulkan bahwa kreativitas siswa dapat menunjang tingkat pemahaman siswa dalam mempelajari materi Sistem Tata Surya di kelas VII SMP Negeri 2 Wonopringgo. (bp1/ida)

Baca juga:  Dengan GTG Belajar Benda Hidup dan Tak Hidup di Sekitarku Jadi Mengasyikkan

Guru IPA SMPN 2 Wonopringgo, Kabupaten Pekalongan

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya