alexametrics

Pemanfaatan Google Form sebagai Evaluasi Daring PPKn

Oleh : Santi Kustiani S.Pd

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, SELAMA pembelajaran jarak jauh (PJJ) di masa pandemi Covid-19, guru PPKn di SMPN 3 Tirto, Kabupaten Pekalongan, merencanakan serangkaian metode pembelajaran dalam jaringan (daring) yang memungkinkan guru dan siswa saling berkomunikasi. Ternyata kenyataan tak seindah harapan. Hambatan terbesar dalam pembelajaran daring adalah ketersediaan sarana prasarana yang tidak mendukung. Mayoritas siswa tidak memiliki handphone Android sendiri yang dapat digunakan untuk pembelajaran. Kalaupun siswa memegang handphone, itu adalah kepunyaan orang tua ataupun saudara. Hambatan lain adalah masalah kuota internet yang tentu saja memberatkan bagi siswa.

Oleh karena itu, penulis akhirnya menyederhanakan metode pembelajaran daring. Penulis hanya menggunakan Whatsapp Group (WAG) kelas sebagai media pembelajaran dan Google Form untuk media evaluasinya. Google Formulir (Google Forms) adalah aplikasi administrasi survei yang termasuk dalam Google Drive bersama dengan Google Dokumen, Google Sheets, dan Google Slides. Formulir menampilkan semua fitur berbagi yang ditemukan di dokumen, spreadsheet, dan slide (https://id.wikipedia.org/wiki/Google_Formulir).

Baca juga:  Kebiasaan Sehari-hari di Rumah dapat Pahami Arti Kewajiban

Penulis mengambil contoh pemanfaatan Google Form yang telah dilaksanakan yaitu Penilaian Harian di kelas IX pada KD 3.1 “membandingkan antara peristiwa dan dinamika yang terjadi di masyarakat dengan praktik ideal Pancasila sebagai dasar negara dan pandangan hidup bangsa.“ Penulis membuat 10 soal berbentuk pilihan ganda pada Google Form, kemudian membagikan link soal tersebut ke semua grup Whatsapp (WA) kelas IX. Siswa yang akan mengerjakan penilaian harian tinggal meng-klik link soal yang telah dibagikan dan mengerjakannya secara online. Pengerjaannya sederhana, siswa mengisi identitas pribadi seperti nama lengkap, kelas, dan nomor absen. Kemudian mengerjakan soal yang telah tersedia dengan memilih opsi jawaban yang dianggap paling benar. Setelah semua soal terisi, siswa tinggal meng-klik tanda “kirim”. Semua pengerjaan penilaian harian ini dilaksanakan di rumah masing-masing melalui handphone Android yang ada di rumah.

Baca juga:  Belajar Nilai-Nilai Pancasila Terkait Hak dan Kewajiban Warga Negara melalui LMS

Pemanfaatan Google Form dalam kegiatan evaluasi pembelajaran memberikan banyak manfaat bagi guru dan siswa. Bagi guru, Google Form merupakan salah satu alat bantu yang memudahkan dalam melaksanakan penilaian. Hal ini dikarenakan guru tidak perlu menilai hasil dari satu persatu siswa yang mengikuti penilaian harian. Secara otomatis, Google Form akan menyimpan hasil kerja dari siswa, sehingga ketika dibuka akan terlihat nilai yang diperoleh siswa. Sedangkan bagi siswa, Google Form juga sangat membantu. Siswa tidak perlu menyiapkan alat tulis menulis untuk mengerjakan penilaian harian. Mereka hanya perlu menyiapkan handphone Android yang ada kuota internetnya, sehingga bisa membuka link soal yang dibagikan guru. Karena penilaian harian berbentuk pilihan ganda, pastinya siswa merasa terbantu karena hanya memilih jawaban yang paling benar.

Baca juga:  Menjadi Pendidik yang Humanis

Kelebihan yang dimiliki oleh Google Form antara lain tidak membutuhkan aplikasi tambahan dan cara membuatnya yang mudah sehingga dapat dimanfaatkan oleh semua guru mata pelajaran untuk memberikan evaluasi secara online. Kekurangannya yaitu Google Form hanya bisa dibuat secara online, sehingga guru harus terkoneksi dengan internet. Begitupun dengan siswa. Mereka yang akan membuka link dari Google Form harus terkoneksi dengan internet. Kesimpulan yang dapat penulis sampaikan yaitu Google Form sangat membantu guru dalam memberikan evaluasi kepada siswa di saat pembelajaran jarak jauh (daring). (bp1/ida)

Guru PPKn SMPN 3 Tirto, Kabupaten Pekalongan

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya