alexametrics

Belajar Klasifikasi Tumbuhan Menyenangkan dengan Jas

Oleh : Sri Anisyah S.Pd

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, ILMU Pengetahuan Alam (IPA) adalah ilmu yang menjelaskan tentang konsep/teori berdasarkan kejadian alam. Proses pembelajaran diharapkan bukan hanya sekedar membahas materi dalam buku-buku panduan pelajaran atau menginformasikan pengetahuan kepada peserta didik, tetapi menekankan pada pemberian pengalaman secara langsung kepada peserta didik untuk memahami gejala yang terjadi.

Pada pembelajaran materi klasifikasi makluk hidup khususnya klasifikasi kingdom plantae atau tumbuhan salah satu indikator kompetensi yang akan dicapai adalah peserta didik dapat mengklasifikasikan makhluk hidup (tumbuhan) berdasarkan persamaan dan perbedaan ciri-ciri yang dimiliki. Untuk dapat mencapai indikator kompetensi tersebut diperlukan suatu model atau strategi pembelajaran yang sesuai dalam kegiatan pembelajaran. Model pembelajaran jelajah alam sekitar (JAS) dipilih penulis sebagai pendekatan atau strategi pembelajaran yang diharapkan mampu mencapai tujuan tersebut. Pendekatan pembelajaran ini membuat siswa terjun langsung ke alam, sehingga siswa dapat mengenal langsung objek belajar di lingkungan dan siswa dapat menemukan teorinya sendiri yang dihubungkan dengan teori yang sudah ada.

Baca juga:  Asyiknya Belajar Materi Cermin dengan Media Papan Dart

Pendekatan JAS dapat didefinisikan sebagai pendekatan pembelajaran yang memanfaatkan lingkungan alam sekitar kehidupan peserta didik baik lingkungan fisik, sosial, teknologi, dan budaya sebagai objek belajar yang fenomenanya dipelajari melalui kerja ilmiah. Ciri pertama bahwa kegiatan pembelajaran dilakukan dengan pendekatan JAS adalah kegiatan pembelajaran selalu dilakukkan dengan alam sekitar secara langsung maupun tidak langsung yaitu dengan menggunakan media. Ciri kedua adalah selalu ditandai dengan adanya kegiatan berupa peramalan (prediksi), pengamatan, dan penjelasan. Ciri ketiga adalah ada laporan untuk dikomunikasikan baik secara lisan, tulisan, gambar, foto atau audiovisual. Ciri keempat adalah kegiatan pembelajarannya dirancang secara menyenagkan sehingga menimbulkan minat untuk belajar lebih lanjut. Pendekatan JAS didukung dengan tersedianya sumber daya alam di sekitar sekolah antara lain sawah, kebun, dan potensi lokal yang dapat dimanfaatkan sebagai sumber belajar.

Baca juga:  Tingkatkan Pembelajaran IPA dengan Metode Demonstrasi

Kegiatan pembelajaran yang dilakukan di kelas VII SMP Negeri 1 Wonopringgo untuk materi klasifikasi tumbuhan dengan menggunakan pendekatan JAS merupakan strategi alternatif yang dilakukan guru untuk mengajak peserta didik aktif mengeksplorasi lingkungan sekitarnya untuk mencapai kecakapan kognitif afektif, dan psikomotor sehingga peserta didik memiliki penguasaan ilmu keterampilan, berkarya, sikap dan sosial bermasyarakat.

Pembelajaran dilaksanakan di luar ruangan secara berkelompok dengan menggunakan panduan lembar kerja peserta didik. Dengan pendekatan JAS peserta didik belajar dengan memanfaatkan alam yang ada di sekitar sekolah. Pembelajran dengan model JAS akan membuat siswa senang dan merasa lebih segar. Belajar di alam sekitar dapat membuat suasana hati seperti rekreasi. Dalam pembelajaran ini peserta didik dapat mengamati secara langsung berbagai tumbuhan yang ada disekitar atau di lingkungan sekolah, sehingga peserta didik dapat mengklasifikasikan tumbuhan berdasarkan ciri-ciri yang diamati.
Pembelajaran dengan pendekatan JAS di SMP Negeri 1 Wonopringgo memberikan manfaat terciptanya suasana pembelajaran yang menyenangkan bagi peserta didik sehingga dapat meningkatkan aktivitas, respon dan hasil belajar dan juga memberikan pengalaman bagi peserta didik dalam belajar IPA. (bp1/ida)

Baca juga:  Modifikasi Mnemonik Belajar Sejarah Melalui Lawatan

Guru IPA SMP Negeri 1 Wonopringgo

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya