alexametrics

Video Pembelajaran dan Google Form Tingkatkan Motivasi Belajar

Oleh : Al Hikmah S.Pd

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, KEBOSANAN dan kejenuhan dalam pembelajaran jarak jauh (PJJ) di masa pandemi Covid-19 terasa di kelas VI SDN Srondol Wetan 06 Semarang. Guru menyampaikan pembelajaran hanya melalui whatsapp group (WAG) dengan materi tertulis, kemudian siswa diberi tugas mencatat, dilanjutkan soal-soal sebagai evaluasi dalam bentuk file atau berupa gambar. Akibatnya banyak siswa yang kurang antusias dalam mengikuti pembelajaran online. Keluhan dari beberapa orang tua siswa menggunakan kuota untuk bermain game dan tiktok, tugas-tugas banyak yang terlambat dikirim, nilai ulangan banyak yang tidak mencapai KKM.

Selain itu, guru juga mengalami kendala dalam penilaian. Terutama dalam memeriksa hasil ulangan harian, guru harus melihat hasil pekerjaan yang dikirimkan satu persatu dan mencatat nama serta hasil jawabannya. Hal ini memerlukan waktu yang tidak sedikit. Selain itu, ada siswa yang menuliskannya di buku tulis dan mengirimkannya dalam bentuk gambar. Hal ini menyebabkan handphone yang digunakan menyimpan terlalu banyak data sehingga mengganggu fungsinya, karena terjadi tumpang tindih data yang dikirim siswa.

Baca juga:  Video Pembelajaran Tingkatkan Motivasi dan Hasil Belajar PPKn

Mengatasi permasalahan tersebut, guru melakukan perubahan dalam merancang proses pembelajaran dan penilaian. Untuk membangkitkan semangat belajar siswa, guru menyampaikan materi pembelajaran dengan media video pembelajaran sesuai tema dan muatan mupel yang diajarkan. Video dikirim melalui WAG atau Google Classroom untuk pelaksanaan evaluasi agar lebih efektif dan efisien. Selain dengan metode pengiriman file/gambar guru menambah alternatif menggunakan sarana Google Form.

Video yang digunakan selain dibuat oleh guru juga mengambil dari youtube. Menurut Cheppy Riyana (2007:8) menyatakan, melalui media video, seseorang mampu memahami pesan pembelajaran secara lebih bermakna sehingga informasi yang disampaikan melalui media tersebut dipahami secara utuh, sehingga dengan sendirinya informasi akan tersimpan dalam memori jangka panjang. Azhar Arsad (2009:9) juga menyatakan, video sebagi salah satu penunjang keberhasilan dalam proses pembelajaran.

Baca juga:  Menggali Motivasi Belajar Siswa dengan Ice Breaking

Dipilihnya video pembelajaran untuk menyampaikan materi IPA tentang listrik karena sangat membantu guru dalam mencapai efektivitas pembelajaran. Video pembelajaran mampu menayangkan pesan guru secara jelas dan nyata. Sebagai bahan ajar non cetak video memuat informasi untuk disampaikan dalam proses pembelajaran secara langsung. Video memiliki perangkat yang sangat bermanfaat untuk digunakan saat belajar. Siswa dapat memperlambat atau mengulang kembali materi yang disampaikan, sehingga memudahkan dalam pemahaman.

Dalam pelaksanaan penilaian digunakan Google Form yang lebih efektif dan efisien. Siswa kelas VI lebih antusias dalam memberikan respon pembelajaran. Siswa merasa lebih mudah, karena tinggal mengakses link yang telah dibagikan oleh guru melalui WAG kelas atau Google Clasroom. Saat mengerjakan, siswa juga lebih bersemangat didukung dengan tampilan soal yang disisipi tema dengan gambar dan warna yang menarik.

Baca juga:  Peran Kepala Sekolah Menghidupkan Perpustakaan Sekolah.

Langkah–langkah pembelajaran IPA dengan media video pembelajaran dan google form yaitu, pertama, guru menyampaikan tujuan pembelajaran. Kedua, guru mengirim video model tematik dan video muatan mupel apa yang menjadi prioritas pembelajaran hari itu melalui WAG atau Google Classroom. Guru memberikan kesempatan kepada siswa untuk menyimak video dengan saksama, mencatat materi yang penting. Guru mengadakan tanya jawab tentang materi yang belum dipahami siswa. Guru melakukan evaluasi dengan Google Form.

Dengan memadukan media video pembelajaran dengan Google Form sebagai alat penilaian, pembelajaran daring menjadi lebih menggairahkan. Para siswa lebih bersemangat dalam mengikuti tahapan-tahapan dalam PJJ, tugas-tugas dikirim sesuai jadwal. Nilai-nilai ulangan harian siswa secara keseluruhan sudah mencapai KKM dan meningkatkan motivasi belajar siswa. (bp1/ida)

Guru SDN Srondol Wetan 06 Semarang

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya