alexametrics

Belajar Bilangan Bulat Mudah dengan Mistar Sederhana

Oleh: Rina Suryani, S. Pd.

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, MATEMATIKA adalah ilmu yang mempelajari tentang besaran, struktur bangun ruang dan perubahan-perubahan yang ada pada bilangan. Oleh kebanyakan peserta didik termasuk di SMP Negeri 3 Satu Atap Warureja matematika dianggap pelajaran yang sulit, membosankan dan membingungkan. Hal ini disebabkan kurangnya peserta didik dalam memahami konsep pada materi matematika. Sebagai contoh dalam mempelajari bilangan bulat.

Bilangan bulat adalah materi matematika yang dipelajari di kelas VII semester satu. Meskipun sejak dari SD peserta didik sudah memperoleh materi ini, tetap saja mereka masih merasa kebingungan. Terutama pada Operasi penjumlahan dan pengurangan bilangan bulat negative.

Melihat permasalahn tersebut, guru dituntut untuk bisa mengembangkan kreatifitasnya, Guru harus bisa menemukan cara yang mudah bagi peserta didik dalam memahami konsep mengenai operasi hitung bilangan bulat. Guru tidak patah semangat dalam memahamkan peserta didiknya. Karena ada cara mudah dalam memahamkan konsep operasi hitung bilangan bulat yaitu dengan alat peraga mistar sederhana. Alat peraga mistar sederhana ini terbuat dari papan kayu berukuran 1 meter yang kedua ujungnya diberi pengait. Di bagian atas pengait dipasang dua kawat bendrat masing-masing berukuran 1 meter.

Baca juga:  Teaching Factory, Upaya Menyiapkan Peserta Didik Memasuki Dunia Kerja

Kawat tersebut masing-masing diberi bandul berbentuk lingkaran terbuat dari steorofom. Bandul lingkaran digunakan untuk operasi hitungnya. Bandul yang melekat pada kawat bagian atas untuk bilangan yang pertama. Sedangkan bandul pada kawat yang lainnya untuk bilangan yang kedua. Pada permukaan papan diberi titik-titik dan bilangan bulat yang akan dibutuhkan dalam operasi hitung.
Cara menggunakan alat peraga mistar sederhana ini cukup mudah yaitu dengan menggeser bandul ke kiri atau ke kanan sesuai dengan operasi hitung yang diminta. Alat ini dapat memudahkan peserta didik dalam operasi hitung bilangan bulat terutama untuk penjumlahan dan pengurangan bilangan bulat. Jika operasi hitung yang diminta adalah penjumlahan bilangan bulat positif maka peserta didik cukup menggeser bandul ke arah kanan sesuai dengan bilangan yang ada pada soal. Sebaliknya jika operasi hitung yang diinginkan adalah pengurangan atau penjumlahan bilangan bulat negative maka peserta didik cukup menggeser bandul. Untuk menentukan hasil opersi hitungnya peserta didik cukup melihat jatuhnya bandul kedua pada titik terakhir yang dituju.

Baca juga:  Olimpiade Sains Matematika SMP Negeri 1 Kranggan Tingkat Kabupaten Temanggung

Mistar sederhana ini dapat digunakan oleh seluruh peserta didik dalam kelas secara bergiliran. Dengan bantuan mistar sederhana ini peserta didik lebih antusias dan bersemangat dalam menyelesaikan operasi hitung bilangan bulat. Peserta didik juga dapat bekerja sama dengan peserta didik lain dalam pembelajaran. Peserta didik yang sudah bisa dapat membantu peserta didik yang lain sehingga terjadi pembelajaran yang aktif. Mereka berebut untuk saling mencoba melakukan operasi hitung dengan mistar sederhana ini. Meskipun agak sedikit gaduh, tapi terlihat semua peserta didik senang dan tidak bosan. Peserta didik tidak terlihat bingung lagi. Mereka dapat menyelesaikan tugasnya dengan mudah dan cepat.

Ternyata dengan alat peraga mistar sederhana, belajar bilangan bulat lebih mudah dan menyenangkan. Tujuan pembelajaran yang sudah direncanakan juga dapat tercapai. Peserta didik dapat menguasai konsep opersi bilangan bulat dengan cepat. (bp1/zal)

Baca juga:  Belajar Pendidikan Agama Kristen dan Budi Pekerti Efektif dengan Discovery Learning

Guru Matematika SMPN 3 Satu Atap Warureja, Tegal

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya