alexametrics

Permudah Pahami Pengenalan Ms.Word di G-Class Berbantuan ApowerMirror

Oleh: Nining Tri Habsari, S.Kom

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) memastikan tahun ajaran baru 2020/2021 tetap digelar sesuai jadwal, yaitu pada pekan ketiga Juli 2020 mendatang. Namun, kegiatan belajar mengajar (KBM) belum akan dilakukan di sekolah, melainkan tetap dengan metode pembelajaran jarak jauh (PJJ) melalui berbagai media.

“Kita mulai tahun ajaran baru pekan ketiga Juli 2020 tetapi itu tidak serta merta tatap muka. Disesuaikan dengan kondisi dan sekolah menerapkan pembelajaran jarak jauh seperti yang sudah dilakukan selama tiga bulan terakhir ini,” ujar Kepala Biro Kerja Sama dan Hubungan Masyarakat Kemendikbud, Evi Mulyani.

Pembelajaran jarak jauh (PJJ) merupakan suatu bentuk sistem pembelajaran yang proses pembelajarannya jauh dari pusat penyelenggaraan pendidikan dan bersifat mandiri. Komunikasi yang berlangsung pada sistem pembelajaran ini bersifat komunikasi tidak langsung, artinya proses pembelajaran dilakukan dengan perantaraan dalam bentuk media yang dirancang secara khusus.

Baca juga:  Signifikansi TIK dalam Pembelajaran STEAM

Pembelajaran jarak jauh saat ini berbasis internet, menggunakan media televisi dan radio, serta berbagai modul yang bisa dipelajari secara mandiri. Metode yang diterapkan akan berbeda dari biasanya sebab belajar tidak berlangsung secara face to face, guru harus kreatif dalam memilih media dan metode yang akan digunakan dalam proses belajar daring ini. Oleh karena itu, di era digital ini akan membuka inovasi dalam hal mengajar. Seorang guru dituntut untuk lebih membiasakan diri dan mengikuti dengan perkembangan teknologi saat ini.

Salah satu solusi yang bisa dimanfaatkan guru dalam pembelajaran online salah satunya adalah membuat kelas maya dengan Google Classroom. Google Classroom adalah salah satu produk dari google. Google Classroom merupakan layanan online gratis untuk sekolah, lembaga non-profit, dan siapa pun yang memiliki akun google. Google Classroom memudahkan siswa dan guru agar tetap terhubung, baik di dalam maupun di luar kelas. Google Classroom adalah platform pembelajaran campuran yang dikembangkan oleh Google untuk sekolah yang bertujuan menyederhanakan pembuatan, pendistribusian dan penetapan tugas dengan cara tanpa kertas. Google Classroom adalah suatu learning management system yang dapat digunakan untuk menyediakan bahan ajar, tes yang terintegrasi penilaian.

Baca juga:  Belajar Perbandingan Trigonometri dengan Mind Mapping

Penulis sebagai guru BTIK dalam pembelajaran jarak jauh dimasa pandemi Covid-19 mempunyai banyak aplikasi, salah satunya menggunakan aplikasi yang terinstal di HP yaitu ApowerMirror. ApowerMirror Adalah aplikasi screen mirroring untuk ponsel Android dan Apple, Aplikasi ini dibuat untuk mencerminkan layar ponsel ke komputer dan perangkat lain agar memiliki pengalaman layar yang lebih luas yang terinstal di Hp saya dalam menyampaikan materi baik di powerpoint, word ke peserta didik di SMP N 1 Jaten Karanganyar di masa pandemi Covid – 19 di G-Class terpadu yang dimiliki oleh sekolah, dikarenakan mapel BTIK adalah suatu mata pelajaran baru dikelas VIII.

Di kelas VIII materi yang saya sampaikan adalah pengenalan Ms. Word ke peserta didik meliputi pengertian Ms.Word, fungsi menu-menu dan pengertiannya, cara membuat dokumen dan mencetaknya dan cara menyimpan dokumen yang dibuat. Penulis menggunakan media powerpoint dan dalam menjelaskan ke peserta didik dikolaborasikan dengan aplikasi Apowermirror yang sudah diinstall. Setelah jadi rekaman materinya dikirim melalui Google Classroom terpadu yang dimiliki SMPN 1 Jaten Karanganyar. Dan hasilnya materi yang penulis sampaikan ke peserta didik di kelas VIII tentang pengenalan Ms. Word tersampaikan dengan baik, jelas dan paham. (fbs2/lis)

Baca juga:  Meningkat Semangat Belajar dari Rumah dengan Google Meet

Guru TIK SMPN 1 Jaten, Karanganyar

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya