alexametrics

Mengenal Anggota Tubuh

Oleh : Endang Siti Rahayu, S.Pd

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, Bagaimana cara merawat tubuh kita agar sehat jasmani, rohani dan terhindar dari penyakit? Caranya yaitu dengan mencuci tangan dengan air mengalir, mandi sehari dua kali, mencuci kaki tangan sebelum tidur, menggosok gigi sesudah makan, dan mengganti baju sehari sekali.

Hal ini dilakukan dalam rangka memberikan kesempatan kepada siswa untuk memupuk rasa ingin tahu secara alamiah. Mengembangkan kemampuan bertanya dan mencari jawaban atas anggota tubuh supaya bisa dipahami dengan anak anak berdasarkan bukti, serta mengembangkan cara berpikir ilmiah. Hal ini sesuai dengan tujuan pembelajaran di kelas satu pada SD Negeri 03 Pekiringanalit, Kec. Kajen, Kabupaten Pekalongan.

Media pembelajaran yang sesuai untuk anak usia sekolah dasar adalah media pembelajaran yang menyesuaikan situasi belajar siswa dengan situasi kehidupan nyata di masyarakat. Siswa diberi kesempatan untuk menggunakan alat-alat dan media belajar yang ada di lingkungannya serta menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari. Maka dari itu, penulis memilih materi bahasa Indonesia tentang anggota tubuh dalam pembelajaran siswa kelas 1.

Baca juga:  Ruas Jari Tangan, Meningkatkan Ketrampilan Berhitung Perkalian pada Anak

Dalam pembelajaran bahasa Indonesia lebih mudah melalui proses mengenal dan bermain, serta menghafal nama anggota tubuh dengan menggunakan alat media. Langkah-langkahnya adalah sebagai berikut: langkah pertama, guru menyapa siswa dan mengkondisikan kelas agar siap untuk belajar, guru mengingatkan siswa tentang pelajaran sebelumnya dan mengaitkan dengan pelajaran yang akan disampaikan, kemudian guru menjelaskan kegiatan yang akan dilakukan dan tujuan kegiatan pembelajaran.

Langkah kedua, siswa diminta untuk membaca dan memahami teks materi terkait yaitu mengenal anggota tubuh. Guru membagi kelas menjadi delapan kelompok sesuai dengan jumlah anggota tubuh yaitu kelompok mulut, tangan, kaki, mata, telinga, lidah, hidung dsb. Langkah ketiga, setiap kelompok mendapat bagian untuk menemukan informasi atau fungsi penting dari semua anggota tubuh. Kemudian membuat gambar dan menuliskan fungsi anggota tubuh menggunakan kertas karton ukuran A3 yang sudah di gunting menyerupai kartu. Setiap kelompok akan menyajikan beberapa informasi sebagai berikut: gambar gigi, informasi kegunaan mulut dan gigi tersebut. Keempat, susunlah informasi tersebut pada kartu yang sudah dibuat oleh masing-masing kelompok tersebut sehingga tampilannya menarik dan mudah untuk dipahami. Selanjutnya, tempelkan kartu-kartu yang berisi keterangan tentang anggota tubuh tersebut di papan yang sudah disediakan.

Baca juga:  Discovery Learning Berorientasi HOTS pada Mata Pelajaran IPA

Kelima, setiap kelompok akan mengamati informasi yang dibuat oleh kelompok lain secara bergantian. Setiap anggota kelompok boleh menuliskan pertanyaan tentang anggota tubuh dari kelompok lain pada sebuat kartu kecil dan meletakkan didekatnya. Keenam, dalam waktu yang ditentukan, setiap kelompok akan mempresentasikan di depan kelas secara bergantian. Selain presentasi, setiap kelompok akan menjawab pertanyaan yang diajukan kelompok lain yang telah ditulis sebelumnya. Kelompok yang tidak melakukan presentasi akan mencatat informasi penting dan mengajukan pertanyaan jika diperlukan.

Setelah semua kelompok sudah selesai mempresentasikan, guru sebagai pendidik dan pembimbing meluruskan hasil presentasi dan jawaban setiap kelompok yang belum sesuai dengan isi materi tentang anggota tubuh. Hal ini supaya siswa mendapatkan pemahaman yang jelas dan benar tentang tubuh kita. Dari proses pembelajaran dari awal sampai akhir, ternyata pembelajaran materi tentang mengenal anggota tubuh dengan menggunakan kartu tempel membuat siswa belajar menjadi lebih aktif, kreatif, dan menyenangkan. Selama proses pembelajaran terlihat semua siswa ikut terlibat aktif dalam pembelajaran. Hasil kesimpulan dari proses pembelajaran ternyata kartu tempel dapat memudahkan siswa dalam memahami materi mengenal macam-macam anggota tubuh, terlihat dari hasil prestasi siswa yang lebih meningkat dan mencapai Kriteria Ketuntasan Minimal. (fbs2/lis)

Baca juga:  Blended Learning Cocok untuk Materi Metabolisme

Guru Kelas 1 SDN 03 Pekiringanalit, Kec. Kajen, Kabupaten Pekalongan

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya