alexametrics

Mudah Belajar Asking and Giving Opinions melalui Toilet Paper Game

Oleh : Ana Rahmawati Ningsih, S.Pd., M.Pd

Artikel Lain

RADARSEMARNG.ID, Belajar bahasa Inggris tidak dapat lepas dari penguasaan 4 keterampilan. Keterampilan mendengarkan, berbicara, membaca, dan menulis. Dari semua keterampilan, yang menjadi momok siswa adalah keterampilan berbicara. Siswa harus menguasai beberapa hal supaya siswa dapat menggunakan keterampilan-keterampilan itu dengan baik. Penguasaan kosakata dan tata bahasa.

Dalam hal penguasaan kosakata, siswa cenderung menggunakan kosakata yang berulang. Selain itu, siswa belum dapat menguasai tata bahasa dengan baik ketika menerapkannya pada sebuah kalimat.
Pada materi pembelajaran asking and giving opinions, siswa diharapkan dapat bertanya dan memberikan pendapat dengan menggunakan bahasa Inggris. Pada proses pembelajaran ini, siswa dibiasakan menuliskan kalimat-kalimat terlebih dahulu. Kalimat yang menyatakan tentang asking and giving opinions.

Setelah itu, guru meminta siswa secara berpasangan mendemonstrasikan hasil tulisan siswa di depan kelas. Siswa berhadapan dengan siswa lain. Mereka melakukan tanya jawab. Ada pasangan siswa yang menghafal terlebih dahulu agar lancar ketika mereka melakukan percakapan. Ada juga pasangan siswa yang membaca hasil yang mereka tulis. Semua yang dilakukan oleh pasangan siswa tidak akan mencapai tujuan pembelajaran yang sebenarnya.

Baca juga:  TMT Tingkatkan Kesantunan Berbahasa

Tujuan akhir dari pembelajaran ini, siswa diharapkan dapat bertanya dan memberi pendapat tanpa harus menghafal maupun membaca hasil tulisan mereka.

Materi asking and giving opinions merupakan materi pembelajaran keterampilan berbicara. Siswa diharapkan dapat bertanya dan memberi pendapat mereka secara langsung. Tapi, kenyataannya siswa masih melakukan hal-hal yang tidak akan mencapai tujuan akhir pembelajaran. Guru sebagai ujung tombak siswa dalam pembelajaran ini, harus memberikan sebuah solusi agar siswa dapat melaksanakan keterampilan berbicara dengan baik.

Melchor Bernardo dalam artikelnya yang berjudul 30 Get to Know You Games for Kids, menyatakan bahwa dalam pembelajaran materi speaking, guru dapat menerapkan sebuah teknik pembelajaran, meski teknik itu berupa permainan. Toilet paper game adalah nama teknik pembelajaran melalui sebuah permainan.

Baca juga:  BIDAK Permudah Belajar Prinsip Ekonomi Islam

Adapun langkah-langkah pembelajaran dengan menggunakan teknik ini, pertama, guru menyiapkan gulungan-gulungan tisu toilet. Tisu ini mudah untuk mendapatkannya. Harganya juga murah.
Kedua, guru memberikan tisu-tisu tersebut kepada setiap siswa. Ketiga, guru menanyakan sebuah pendapat kepada siswa. Apabila siswa dapat menjawab pertanyaan guru, siswa menyobek ujung tisu. Keempat, guru menanyakan kembali sebuah pendapat. Siswa yang dapat memberikan pendapat akan menyobek lagi tisu yang dia bawa. Begitu seterusnya. Bagi siswa yang sobekan tisunya paling banyak berarti siswa tersebut yang akan menang.

Kelima, siswa dapat mengambil alih tugas guru sebagai penanya tentang pendapat. Sementara itu, siswa lain dapat memberikan pendapat. Apabila siswa sudah memberikan pendapat, siswa dapat menyobek tisu.

Baca juga:  Mengenal Games Words Web untuk Pembelajaran Bahasa Inggris

Membiasakan siswa dalam menanyakan dan memberi pendapat secara langsung dapat membantu siswa dalam berkomunikasi secara mudah menggunakan bahasa Inggris. Penggunaan teknik pembelajaran melalui permainan toilet paper game sudah diterapkan pada siswa kelas 8 semester 1 di SMP Negeri 3 Patebon. Dengan menerapkan teknik ini, siswa lebih antusias dalam pembelajaran speaking. Mereka tidak cepat bosan dalam menerima pembelajaran. Hasil penilaian pada materi asking and giving opinions meningkat daripada menggunakan teknik pembelajaran sebelumnya. (ips2.1/lis)

Guru Bahasa Inggris SMP Negeri 3 Patebon

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya