alexametrics

Tiktok Pass The Pen Challenge jadi Media Pembelajaran dan Hiburan

Oleh : Sri Mulyani S.Pd.SD

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, TIKTOK merupakan sebuah fenomena yang sedang ramai di Indonesia. Hal tersebut dapat dilihat dari banyaknya postingan Tiktok oleh berbagai kalangan pada media sosial (medsos). Di Tiktok tersebut banyak sekali challenge yang ditampilkan oleh penggunanya. Salah satu challenge yang trending akhir-akhir ini yaitu Pass The Brush Challenge. Pass The Brush Challenge mengingatkan penulis saat melakukan pembelajaran dengan metode Talking Stick pada siswa kelas 4 SD Candimulyo 2.

Perbedaan antara Pass The Brush Challenge dan Talking Stick adalah tentang apa yang dioperkan dan hasil seperti apa yang diinginkan. Pada Pass The Brush Challenge yang dioperkan adalah brush dan bertujuan dalam perubahan penampilannya. Itu mengapa challenge ini banyak dilakukan oleh kalangan remaja dan dewasa. Sedangkan Talking Stick dilakukan mengoper Stik/Pulpen/Pensil dengan tujuan untuk dapat mengerjakan soal pada siswa secara merata dengan iringan lagu. Apabila lagu berhenti siswa yang pada saat itu dioperkan stik/puplen/pensil menjawab soal yang diberikan guru. Saat pandemi Covid-19 seperti ini memang sulit untuk menerapkan Talking Stik yang secara langsung. Dengan challenge TikTok tersebut dapat menjadi alternatif dalam penerapan Talking Stick pada pembelajaran siswa. Selain untuk memudahkan siswa dalam mengingat apa yang telah diajarkan dan mendokumentasikannya juga dapat menjadi srana hiburan bagi giru dan siswa.

Baca juga:  Pengembangan Model Pembelajaran Pendidikan Agama Islam Berbasis CTL

Guru dapat memodifikasi challenge TikTok Pass The Brush Challenge menjadi Pass The Pen Challenge pada Pembelajaran Energi Alternatif. Pertama, penulis sebagai guru menghubungi orang tua apakah bersedia untuk melakukan challenge tersebut. Kemudian, guru mempersiapkan soal yang nantinya akan dijawab oleh siswa yang mengikuti challenge. Setelah itu melakukan penjelasan melalui whatsapp group tentang cara melakukan challenge Tiktok tersebut, yaitu dengan penggunaan aplikasi TikTok. Guru sebagai yang pertama membawa kertas mengatur ponsel untuk merekam video serta memposisikan diri di depan kamera ponsel. Guru memegang pulpen kemudian mengarahkan ke arah kamera. Setelah itu guru memegang kertas yang bertuliskan “Apa contoh Energi Alternatif?” sambil sesekali melihat ke arah kamera. Lalu menjatuhkan pulpen ke bawah yang selanjutnya akan diikuti oleh para siswa. Supaya terlihat oke, siswa seperti menangkap pena/pensil tersebut. Kemudian menunjukkan kertas yang berisi jawaban ke arah kamera. Begitu seterusnya sampai siswa terakhir. Metode pembelajaran seperti ini juga dapat diterapkan dalam berbagai materi pembelajaran agar menyenangkan dan hiburan juga. Hasilnya siswa bisa memahami pembelajaran dengan cara yang menyenangkan dengan nilai di atas kriteria ketuntasan minimal (KKM). (pai2/ida)

Baca juga:  Metode SOLE Lebih Seru dalam Penyelesaian Tugas IPS

Guru 4 SD Candimulyo 2

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya