alexametrics

Gugah Semangat BDR Anak dengan Google Form

Oleh : Anna Setiya Dewi, S.Pd.SD

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, Kegiatan belajar mengajar tahunpelajaran 2020/2021 sudah dimulai sejak tanggal 13 Juli 2020. Hal tersebut berdasarkan Kalender Pendidikan Provinsi Jawa Tengah. Akan tetapi, kegiatan belajar mengajar belum dapat dilakukan secara tatap muka penuh seperti yang sudah-sudah.

Bahkan sejak pertengahan semester dua tahun pelajaran 2019/2020, tepatnya pertengahan bulan Maret 2020 kegiatan belajar mengajar tatap muka dihentikan dan diganti dengan pembelajaran secara daring (dalam jaringan). Hal ini dikarenakan Covid-19 yang mewabah di seluruh belahan dunia. Virus yang dapat menular melalui airbone ini memaksa kita untuk menerapkan protokol kesehatan secara ketat seperti menjaga jarak minimal satu meter, rajin mencuci tangan menggunakan sabun atau handsanitizer, keluar rumah wajib menggunakan masker. Keluar rumah jika ada keperluan yang mendesak saja, dan lain sebagainya demi menjaga kekebalan tubuh, kesehatan diri dan orang lain.

Tak terkecuali di lingkungan pendidikan di seluruh jenjang, pembelajaran berganti menjadi pembelajaran dalam jaringan (daring) sesuai anjuran Kementerian Pendidikan. Ini artinya antara guru dan siswa, dosen dan mahasiswanya melakukan komunikasi dan pembelajaran menggunakan koneksi internet atau lebih dikenal dengan kuota.

Baca juga:  Mendongkrak Hasil Belajar Siswa dengan Aktifkan Ekstrakurikuler

Begitupun di SDN 01 Kabunan, Kecamatan Taman, Kabupaten Pemalang, pembelajaran berjalan melalui whatsapp grup kelas masing-masing. Pemberitahuan info, pengarahan, pemberian tugas melalui whatsapp grup kelas sedangkan untuk pengiriman tugas dilakukan melalui jaringan pribadi (japri) antara guru dan siswa. Untuk kelas tinggi yaitu kelas empat sampai kelas enam disarankan bisa mengajak siswanya untuk belajar secara online. Pembelajaran online yang digunakan melalui google form. Google Form adalah salah satu bagian dari fitur-fitur Google yang dapat diakses melalui browser secara gratis.

Langkah-langkah sederhana membuat google form yang pertama, membuat akun google, untuk menggunakan Google Form harus memiliki akun Google terlebih dahulu. Bila belum, buatlah dengan cara seperti biasa. Kedua, buka situs google form, https://docs.google.com/forms. Kita bisa memilih berbagai template contoh Google Form dan contoh kuesioner.

Baca juga:  Kuis Materi Sejarah Asyik dengan Google Form

Ketiga, buat form. Klik langsung di template yang ada. Jika ingin membuat form sendiri, mulailah dengan klik pada bagian form blank. Buat nama pada kolom untiteld form, lalu tuliskan deskripsi pada kolom form description. Ketik pertanyaan yang diinginkan dalam kolom untitled question. Kita dapat memilih tipe jawaban dan pertanyaan yang diinginkan. Untuk membuat sebuah pertanyaan yang wajib dijawab responden harus klik tombol required yang tersedia di setiap pertanyaan. Ulangi langkah-langkah ini sesuai jumlah pertanyaan yang dibutuhkan. Setelah selesai dibuat, klik tombol send yang ada di pojok kanan atas. Kita dapat langsung membagikan link google form tersebut kepada responden (siswa). Bisa dengan menyalin link atau membagikannya langsung dengan memasukkan email responden.

Baca juga:  Mudahnya Melaksanakan Penilaian Harian dengan Google Form

Cara melihat respons cukup klik tab bertuliskan response, lalu kita akan mendapatkan grafik kesimpulan dan daftar jawaban. Guna menganalisis jawaban yang masuk, kita dapat menghubungkan form tersebut pada spreadsheet Google Sheets. Caranya, klik ikon sheets berwarna hijau pada tab response, atau klik select response destination pada menu.

Siswa diberikan soal online melalui google form yang dibagikan melalui grup WA ternyata lebih cepat merespon dan nilai juga bisa kita jadikan sebagai nilai ulangan harian. Ketika ditanya ternyata siswa tidak merasa terlalu terbebani tugas karena langsung mengerjakan seperti main game atau kuis. Dibanding penugasan tertulis melalui WA grup kelas, soal online lebih membuat siswa antusias belajar dengan catatan kuota tersedia. Dengan penggunaan soal online menjadi variasi tugas dan menggugah semangat siswa dalam belajar dari rumah. (db2/lis)

Guru SD Negeri 01 Kabunan, Kecamatan Taman, Kabupaten Pemalang

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya