alexametrics

Pemanfaatan Google Classroom untuk Pembelajaran di Sekolah

Oleh : Pudiono S.Pd

Artikel Lain

<br /

RADARSEMARANG.ID, Perkembangan teknologi informasi dan komunikasi di era Industri 4.0 telah memiliki pengaruh yang besar terhadap proses pembelajaran di sekolah. Kemudahan akses teknologi digunakan oleh guru dan tenaga pendidik untuk memudahkan proses pembelajaran.

Sejak ditemukannya teknologi internet dan sejenisnya, hampir segalanya menjadi mungkin dalam dunia pendidikan. Saat ini siswa dapat belajar di mana saja, kapan saja dengan fasilitas sistem electronic learning. Kegiatan pembelajaran tidak hanya tatap muka di kelas atau luar jaringan melainkan bisa melalui daring/online, sehingga referensi dapat diperoleh dari berbagai sumber.

Merebaknya kasus Covid-19 mendorong pemerintah menetapkan kebijakan meliburkan sekolah. Akibatnya, proses kegiatan belajar mengajar tidak lagi dilakukan di kelas tetapi dialihkan ke rumah. Kondisi ini memaksa guru harus menyiapkan pembelajaran secara online (PJJ). Dalam seketika guru dituntut harus melek teknologi informasi. Mengubah model pembelajaran yang biasa tatap muka dialihkan dengan daring (PJJ).

Menurut E. Mulyasa (2003) pembelajaran pada hakikatnya proses interaksi antara siswa dengan lingkungannya, sehingga terjadi perubahan perilaku ke arah lebih baik. Selama proses pembelajaran, tugas guru yang paling utama adalah mengondisikan lingkungan belajar agar menunjang terjadinya perubahan perilaku bagi siswa. Pembelajaran merupakan proses komunikasi dua arah, yaitu mengajar yang dilakukan oleh guru, dan belajar dilakukan oleh siswa.

Pembelajaran yang sederhana guru memanfaatkan whatsapp grup dengan siswa membentuk grup mata pelajaran. Tetapi menggunakan whatsapp tentu jadi tugas tersendiri bagi guru karena harus mengorganisasi secara manual tugas-tugas siswa yang terkirim di group WA tersebut dan ini tentu membuat pekerjaan lebih sulit.
Seperti halnya yang penulis lakukan di SMKN 1 Windusari Magelang. Salah satu solusi yang bisa dimanfaatkan guru dalam pembelajaran online adalah membuat kelas maya dengan google classroom. Google Classroom adalah salah satu produk dari google.

Google Classroom memudahkan siswa dan guru agar tetap terhubung, baik di dalam maupun di luar kelas. Google Classroom adalah salah satu platform pembelajaran campuran yang dikembangkan oleh Google untuk sekolah yang bertujuan menyederhanakan pembuatan, pendistribusian dan penetapan tugas dengan cara tanpa kertas.

Dengan menggunakan Google Classroom guru bisa membuat kelas maya, mengajak siswa gabung dalam kelas, memberikan informasi terkait proses KBM, memberikan materi ajar yang bisa dipelajari siswa baik berupa file paparan maupun video pembelajaran, memberikan tugas kepada siswa, membuat jadwal pengumpulan tugas dan lain-lain. Pekerjaan siswa bisa terbantu dalam menyimpannya, yang mana langsung tersimpan pada google drive, yang diberikan google. Guru bisa mengetahui riwayat, kapan siswa tersebut mengirim pekerjaan tugasnya.

Guru sering mengingatkan siswa yang lambat dalam pengumpulan tugas melalui grup kelas WA atau langsung menghubungi siswa tersebut. Ketika siswa ada yang berbohong, mengatakan sudah mengumpulkan tugas, kita tinggal menanyakan kembali, kapan siswa tersebut mengirim tugas. Pasti akan ketahuan kalau siswa itu berbohong. Karena akan terlihat riwayat tanggal dan waktunya, yang mana pekerjaan tugasnya tidak ada.

Respon dan pendapat siswa atas pembelajaran daring dan luring menggunakan Google Classroom sebagian besar senang, karena lebih disiplin dalam pengumpulan tugas. Tidak mengalami kesulitan dalam mengetik jawaban yang panjang. Karena bisa menggunakan HP atau laptop dalam menjawab soalnya. Ada sebagian kecil, siswa yang kurang senang, karena kesulitan bergabung kelas. Siswa belum memiliki email, kesulitan memahami tutorial yang hanya dikirimkan melalui gambar atau video, tidak ada bimbingan langsung dari guru.

Guru harus membimbing siswa tersebut supaya bisa bergabung di kelas Google Classroom. Yang menjadi kendala bagi siswa adalah minimnya kuota yang dimilikinya, sehingga pemerintah saat ini sudah mulai memberikan bantuan paket internet untuk siswa. (fbs1/lis)



Guru Teknik Pemesinan SMKN 1 Windusari, Kabupaten Magelang
Baca juga:  Pembelajaran Comic-Strip Recount Text dengan Flipped Classroom

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya