alexametrics

Discovery Learning Menggunakan Video Rekam Layar pada Pembelajaran Matematika

Oleh : Sutono, M.Pd.

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, Pembelajaran jarak jauh atau daring ini dimulai pada 16 Maret 2020 dan sampai sekarang belum ada tanda-tanda wabah pandemi Covid-19 mereda. Guru harus melakukan inovasi dalam pembelajaran diantaranya dengan memanfaatkan teknologi dalam pembelajaran. Salah satunya ada yang menggunakan Grup Whatsapp, dimana guru sebelumnya akan membuat video pembelajaran lalu dikirim ke grup untuk amati para siswa.

Manusia memiliki sistem pemrosesan informasi yang terdiri dari dua saluran yang memiliki tugas berbeda yaitu saluran verbal dan saluran visual. Saluran audio/verbal merupakan saluran yang digunakan untuk memproses informasi dalam bentuk audio dan representasi verbal seperti kata-kata atau teks yang terdapat pada multimedia. Sementara itu, saluran visual/piktorial merupakan saluran yang digunakan untuk memproses informasi dalam bentuk gambar dan representasi visual lainnya seperti gambar, grafik, chart dan ilustrasi. Multimedia berbasis komputer dapat mengakomodasi dua saluran informasi, baik visual maupun verbal.
Metode pembelajaran discovery learning (penemuan) adalah metode mengajar yang mengatur pengajaran sedemikian rupa sehingga anak memperoleh pengetahuan yang sebelumnya belum diketahuinya itu tidak melalui pemberitahuan, sebagian atau seluruhnya ditemukan sendiri. Dalam pembelajaran discovery (penemuan) kegiatan atau pembelajaran yang dirancang sedemikian rupa sehingga siswa dapat menemukan konsep-konsep dan prinsip-prinsip melalui proses mentalnya sendiri. Dalam menemukan konsep, siswa melakukan pengamatan, menggolongkan, membuat dugaan, menjelaskan, menarik kesimpulan dan sebagainya untuk menemukan beberapa konsep atau prinsip.

Baca juga:  Model Pembelajaran Creative Problem Solving Tumbuhkan Gairah Belajar Matematika

Menurut Arsyad (2011: 3), kata media berasal dari bahasa latin medius yang secara harfiah berarti tengah, perantara atau pengantar. Dalam bahasa Arab media adalah perantara atau pengantar pesan dari pengirim kepada penerima pesan. Keinteraktifan dalam pembelajaran merupakan adanya interaksi antara siswa dengan lingkungan, siswa dengan siswa, dan siswa dengan guru. Menurut Sanjaya (2009: 172), prinsip interaktif mengandung makna, bahwa mengajar bukan hanya menyampaikan pengetahuan guru dari guru ke siswa; akan tetapi mengajar dianggap sebagai proses mengatur lingkungan yang dapat merangsang siswa untuk belajar.

Media Interaktif bermanfaat untuk mengatasi permasalahan yang dialami guru dan siswa dalam pembelajaran. Media pembelajaran interaktif dapat diartikan sebagai suatu penyampaian materi menggunakan video, film, animasi, gambar, dan suara menggunakan bantuan komputer yang juga direspon secara aktif oleh siswa sehingga terjadinya interaksi antara siswa dengan siswa maupun siswa dengan guru.

Baca juga:  Demonstrasi Variatif Mampu Meningkatkan Hasil Belajar Bahasa Indonesia

Video rekam layar adalah suatu video yang berisi rekaman segala aktivitas di layar komputer yang dilengkapi dengan audio/suara dari guru melalui mikrofon. Guru bisa tampil di layar monitor melalui kamera dari layar laptop, sehingga dapat menghapus kerinduan siswa untuk bertatap muka dengan gurunya. Sebagai contoh, kita mau menyampaikan suatu materi pelajaran kepada para siswa menggunakan Power Point, kita bisa tambahkan keterangan yang lengkap untuk menjelaskan tayangan yang kita sampaikan dalam rekaman. Jadi kita bisa seolah-olah berhadapan langsung dengan siswa, kemudian menjelaskan atau membimbing siswa langsung di depan kelas.

Pada video rekam layar, materi pelajaran kita sesuaikan dengan kondisi siswa kita dan kita sampaikan dengan bahasa yang biasa digunakan di sekolah, sehingga akan lebih mudah diterima siswa. Video rekam layar yang sudah kita buat, bisa disimpan dengan format video yang mudah diakses oleh setiap orang, misalnya format MP4 dan selanjutnya bisa dishare ke siswa melalui media Whatsapp, atau bisa juga kita upload di Youtube dan tinggal membagikan linknya saja.

Baca juga:  Mudah Menyelesaikan Soal Cerita Tanpa Zig Zag

Pembelajaran matematika dengan metode discovery learning menggunakan media interaktif dalam bentuk video rekam layar diharapkan dapat lebih dipahami siswa, karena guru lebih memahami kondisi siswanya, dan juga kalimat yang digunakan bisa lebih komunikatif dibandingkan video yang dibuat oleh orang lain di media sosial. (pai2/ton)

Guru SMA Negeri 1 Ulujami, Kab. Pemalang

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya