alexametrics

Mudah Pahami Materi Pola Bilangan lewat Tayangan YouTube

Oleh : Atik Mustaghfiroh, S.Pd

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, PANDEMI Covid-19 ini menuntut hampir semua guru di Indonesia untuk mengadakan pembelajaran secara daring, termasuk guru matematika. Matematika adalah salah satu mata pelajaran yang dikenal rumit untuk dipahami sebagian besar siswa. Penggunaan simbol, angka dan rumus membutuhkan nalar yang tinggi dan partisipasi aktif seluruh siswa dalam pembelajaran matematika.

Berdasarkan sumber Wikipedia YouTube adalah sebuah situs webberbagi video yang dibuat oleh tiga mantan karyawan PayPal pada Februari 2005. Situs ini memungkinkan pengguna menonton, mengunggah, dan berbagi video. YouTube juga menyajikan video pendidikan dalam berbagai mata pelajaran dan berbagai bidang disiplin ilmu, tak terkucuali mata pelajaran matematika.

Tuntutan pebelajaran Kurikulum 2013 menghendaki proses pendidikan yang memberikan kesempatan kepada siswa agar dapat mengembangkan segala potensi yang dimilikinya. Yakni potensi yang terkait dengan aspek sikap (afektif), pengetahuan (kognitif), dan keterampilan (psikomotor). Guru harus mengupayakan model/metode/strategi pembelajaran yang inovatif sesuai dengan perkembangan zaman guna memunculkan dan meningkatkan potensi siswa. Salah satunya dengan memanfaatkan YouTube sebagai sumber belajar.

Baca juga:  Asyik Berhitung KaBaTaKu Menggunakan Jarimatika

Pola bilangan penting untuk dipelajari karena materi ini bisa diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. Dalam kehidupan sehari-hari banyak terdapat ukuran-ukuran pada benda yang membentuk pola bilangan. Semakin indah bentuk suatu benda, maka semakin teratur pola bilangan yang dimilikinya. Misalnya cara menata gelas bertumpuk agar tidak saling jatuh, menyusun formasi penerjun bebas dan cheerleader, mendesain gedung pertunjukan, dan masih banyak lainnya. Pola bilangan adalah susunan angka-angka yang membentuk pola tertentu, misalnya segitiga, garis lurus, persegi, dan masih banyak lainnya.

Proses pembelajaran yang dapat dilakukan adalah guru memberikan permasalahan terkait dengan suatu materi. Untuk menyelesaikan permasalahan tersebut, siswa diminta untuk mencari materi terkait melalui YouTube baik yang dibuat orang lain maupun dari gurunya sendiri untuk dipelajari. Informasi yang telah diperoleh dari YouTube, diolah siswa untuk menyelesaikan masalah dan selanjutnya mengomunikasikan solusinya kepada siswa yang lain dan dikonfirmasi kebenarnya oleh guru. Dalam proses pembelajaran tersebut guru berperan sebagai fasilitator dalam membimbing dan mengarahkan siswa.

Baca juga:  Asyiknya Belajar IPS dengan Index Card Match  

Selain kompetensi kognitif yang diperoleh dari pembelajaran, pemanfaatan YouTube akan memunculkan aspek lain. Yaitu aspek afektif berupa sikap mandiri dalam mencari dan mengumpulkan informasi berteknologi kekinian, YouTube. Sedangkan pada aspek psikomotoriknya, siswa terampil menggunakan YouTube dalam menemukan informasi dan mengolahnya untuk menyelesaikan masalah.

Siswa akan terbantu belajarnya melalui video yang dibuat guru tanpa batasan waktu dan dapat mengulang memainkannya jika siswa butuhkan. Bahkan semakin mudah memahami pelajaran matematika, khususnya pada materi pola bilangan sehingga dapat meningkatkan proses pembelajaran untuk mengoptimalkan kompetensi siswa. (bp2/ida)

Guru Matematika SMPN 1 Kaliwungu

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya