alexametrics

Kecemasan Siswa saat PJJ, Perlu Perhatian Menyeluruh

Oleh: Tri Wulan Prastiwi, S.PSi

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, PANDEMI Covid-19 telah menciptakan kebutuhan dan perlunya menjaga jarak dalam interaksi sosial (social distancing), karantina, dan isolasi sehingga setiap individu yang rentan tidak akan terkena vi¬¬rus. Upaya tersebut dilakukan -salah satunya- dengan tu¬¬juan agar sistem perawatan kesehatan tidak kewalahan aki¬¬bat meningkatnya jumlah pasien yang harus dilayani.

Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Indonesia juga membuat kebijakan terkait belajar dari rumah bahkan membatalkan ujian nasional 2020. Kebijakan belajar di rumah ini di lakukan untuk mengurangi interaksi fisik sebagai upaya pencegahan penularan virus corona jenis baru atau Covid-19.

Pemindahan kegiatan belajar dari sekolah ke rumah ini, sebagai upaya menjaga jarak sosial. Mau tak mau membuat orang para orang tua mempunyai peran yang baru, yakni sebagai guru dadakan. Itu artinya, para orang tua lah yang menjadi garda terdepan untuk membimbing proses kegiatan belajar hingga pendemi ini berakhir.

Baca juga:  Google Classroom Memudahkan PJJ Prakarya

Lantaran baru pertama kali diterapkan secara serentak, kebijakan tersebut mau tidak mau menjadi pengalaman baru yang dialami bagi guru, wali murid, dan tak terkecuali juga para siswa. Pembelajaran jarak jauh (PJJ) ini tidak mudah dilakukan, berbeda hampir 80 derajat dengan pembelajaran tatp muka (face to face).

Perbedaan yang paling mendasar tentu siswa tidak bisa melakukan interaksi langsung dengan guru. Sehingga komunikasi yang terjalin sangatlah terbatas. Hal ini menimbulkan terjadinya pemerolehan informasi dan instruksi dari guru ke siswa terbatas.

Berbagai kendala juga muncul dalam penerapan pembelajaran daring. Pembelajaran melalui internet menjadi sulit dilakukan karena jaringan yang tidak memadahi. Penggunaan kuota internet memunculkan masalah baru secara finansial yaitu biaya. Kesiapan sekolah dalam penyelenggaran juga guru pengajar menjadi kunci kesuksesan dari penerapan pembelajaran daring.

Sementara itu, tinggal di rumah berbulan-bulan dengan aktivitas yang terbatas akan menumbuhkan perasaan cemas dan tidak nyaman. Sehingga situasi ini dikhawatirkan akan memunculkan interaksi anak dan ibu atau orang tua menjadi tidak harmonis. Selain itu, perubahan suasana hati (moody) anak dalam belajar online juga menjadi hal penting lainnya yang perlu dijaga. Lantaran tugas sekolah yang terlalu banyak sehingga menimbulkan rasa bosan anak. Dengan banyaknya tugas dari pagi hingga malam hari hanya untuk menyelesaikan tugas daringnya.

Baca juga:  Pemanfaat Aplikasi Wordwall untuk Membuat Game Edukasi dalam PJJ

Berbagai pemicu kecemasan siswa antara lain kurang memahami materi, deadline tugas, internet yang tidak stabil, kesulitan mengerjakan tugas, dan kesulitan kuota internet.
Faktor kecemasan siswa dalam pembelajaran jarak jauh tentu berakibat buruk pada kondisi psikis. Untuk mengurangi dampak tersebut di SMA 2 Demak menerapkan pembelajaran jarak jauh terintegritas. Kepala sekolah selaku manajer, PJJ harus bisa dipantau dan dikontrol pelaksanaannya tiap hari. Pemantauan ini meliputi kehadiran guru, kehadiran siswa dalam belajar di rumah. Juga jumlah tugas guru ke siswa, pelaporan ke orang tua, jadwal daring ke siswa hanya setengah hari, pemberdayaan guru BK melalui bimbingan konseling. Laporan perkembangan siswa, alternatif solusi untuk siswa yang tidak bisa melaksanakan daring.

Baca juga:  Belajar Fisika selama PJJ dengan Praktikum Mandiri Sederhana

Perlu ditumbuhkan pengertian semua pihak tentang peran dan fungsi masing-masing, baik guru dan orang tua. Serta kedua pihak perlu mempunyai pemahaman terhadap kemampuan belajar anak. Peran dan fungsi guru adalah sebagai pemberi tugas, yang perlu mempertimbangkan tujuan perubahan yang akan dicapai, menambah pengetahuan atau meningkatkan keterampilan. Dengan penerapan PJJ integratif, semua komponen pendidikan terlibat. Komponen tersebut antara lain, kepala sekolah, wakil kepala sekolah, wali kelas, guru BK, guru mapel, orang tua dan pengawas sekolah. (ips2/lis)

Guru SMA Negeri 2 Demak

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya