alexametrics

Penerapan Silent Demonstration dalam Pembelajaran Procedure Text

Oleh: Ana Rahmawati Ningsih, S.Pd., M.Pd.

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, MATERI pembelajaran procedure text merupakan materi pembelajaran yang mudah bagi siswa kelas 9 semester 1. Itu dapat terlihat dari hasil penilaian mereka. Nilai pada materi procedure text terbilang tinggi dibandingkan dengan materi pembelajaran teks yang lain.

Procedure text adalah materi pembelajaran tentang bagaimana cara membuat makanan dan minuman serta mengoperasikan sesuatu. Siswa biasanya tak mempermasalahkan ketika mereka menemui teks-teks bacaan tentang bagaimana cara membuat makanan maupun minuman. Semua dapat terlihat dari hasil penilaian tertulis mereka tentang materi tersebut. Namun, permasalahan terjadi ketika mereka bertemu dengan teks-teks bacaan yang mengupas tentang bagaimana cara mengoperasikan alat. Seperti bagaimana cara mengoperasikan mesin pembuat kopi, penyedot debu, alat pemanggang, dan alat sejenis yang mereka tak pernah menjumpai dan mempraktikannya.

Baca juga:  Pemanfaatan Lagu sebagai Media Pembelajaran Meningkatkan Pemahaman Simple Past Tense

Siswa terkendala dengan kosakata-kosakata yang dipakai dalam teks bacaan tersebut, selain mereka belum pernah menjumpai alat-alatnya. Kosakata-kosakata yang digunakan terbilang kosakata yang sulit. Mereka jarang menjumpai kosakata-kosakata tersebut dalam kamus buku maupun elektronik mereka. Oleh karena itu, guru harus menemukan teknik pembelajaran yang tepat untuk menyampaikan materi pembelajaran procedure text tanpa siswa merasa kesulitan. Agus Suprijono (2012:115-116) menyatakan bahwa teknik pembelajaran Silent Demonstration merupakan teknik pembelajaran yang sederhana dan dapat meningkatkan pemahaman siswa meski guru hanya memperlihatkan prosedur-prosedur tertentu dengan gambaran visual.

Adapun langkah-langkah pembelajaran dengan menggunakan teknik Silent Demonstration. Pertama, guru mempersiapkan langkah-langkah atau prosedur-prosedur yang akan diajarkan kepada siswa. Misal prosedur bagaimana cara mengoperasikan alat-alat yang belum dikuasai oleh siswa. Misal, alat penyedot debu, pemanggang roti, pembuat kopi, dan alat sejenis lainnya. Pastikan guru menguasai pengoperasian alat-alat tersebut.

Baca juga:  Aplikasi Jamboard untuk Pembelajaran Vocabulary Daring Sinkron Siswa Kelas X SMA

Kedua, guru memberikan gambaran visual tentang alat tersebut dan prosedur penggunaannya. Siswa memperhatikan secara keseluruhan. Guru melakukan prosedur ini dengan komentar maupun penjelasan secara lisan seminim mungkin.

Ketiga, guru membentuk kelompok siswa secara berpasangan. Guru mendemonstrasikan prosedur-prosedur dari langkah pertama. Kelompok siswa mendiskusikan prosedur yang mereka lihat. Setelah itu, guru melakukan prosedur kedua dan seterusnya. Tergantung ada berapa prosedur yang harus dilakukan guru. Sebisa mungkin prosedur yang dipraktikkan benar-benar dipahami oleh siswa.

Keempat, guru meminta kelompok siswa untuk menerangkan atau menjelaskan prosedur yang telah dilakukan oleh guru. Jika siswa belum paham, guru dapat mengulangi kembali dari prosedur awal.

Kelima, guru memberikan tugas pada siswa untuk melakukan prosedur-prosedur tersebut dari awal hingga akhir. Siswa secara berpasangan mempraktikkan prosedur-prosedur tersebut.
Teknik Silent Demonstration telah diterapkan pada kelas 9 semester 1 di SMP Negeri 3 Patebon. Hasil penilaian dan tingkat pemahaman siswa pada materi procedure text meningkat dibandingkan dengan menggunakan teknik pembelajaran sebelumnya. (ips2/zal)

Baca juga:  Role Play Tingkatkan Kemampuan Berbicara Bahasa Inggris

Guru Bahasa Inggris SMPN 3 Patebon, Kendal

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya