alexametrics

Tingkatkan Eksistensi Melukis Siswa dengan Pedang Mewa

Oleh : Rakhmat Fajar Susakti Purnama

Artikel Lain

RADARSEMRANG.ID, WABAH pandemi Covid-19 yang melanda seluruh dunia, telah memaksa berbagai aspek kehidupan berubah, termasuk di dunia pendidikan. Dinas pendidikan mengatur belajar dari rumah. Hal ini menuntut para pengajar untuk dapat menguasai media pembelajaran jarak jauh (PJJ), agar tidak tertular Covid-19 dan menimbulkan klaster baru yang makin membesar dan meresahkan masyarakat. Sistem PJJ menjadi solusi untuk mengatasi kesulitan dalam pembelajaran tatap muka.

Seorang guru harus melaksanakan sistem pembelajaran melalui komputer atau laptop yang terkoneksi dengan jaringan internet atau dikenal dengan pembelajaran dalam jaringan, lebih familiar dengan istilah pembelajaran daring. Penulis menyebut dengan akronim Pedang (pembelajaran daring). Pemilihan media pembelajaran online yang tepat untuk pembelajaran daring diperlukan kolaborasi antara sekolah yaitu guru dan kepala sekolah dengan orang tua siswa. Di SMP Negeri 2 Sukorejo Kabupaten Kendal memilih media pembelajaran online dengan aplikasi WhatsApp. Penulis menyebut dengan Mewa (Media WhatsApp).

Baca juga:  Menulis Teks Pidato melalui Model Pembelajaran Experiential

Mewa adalah salah satu alternatif yang dapat digunakan dalam pembelajaran bersama dalam waktu yang sama menggunakan grup di media social. Selain banyak keluarga yang sudah memiliki HP, media ini juga cukup familier di kalangan masyarakat dengan harga yang cukup terjangkau. WhatsApp juga dapat digunakan secara berkelompok. Dari sinilah, guru bisa membuat grup sesuai dengan kelas yang diampu. Dengan demikian, seluruh siswa dapat mengakses setiap pembelajaran yang diberikan oleh guru selama pemberlakuan perpanjangan belajar di rumah oleh pemerintah.

Media pembelajaran adalah segala sesuatu untuk menyampaikan pesan dari sumber secara terencana sehingga tercipta kondisi belajar yang kondusif. Sependapat dengan itu Asyhar (2012: 8) media pembelajaran adalah segala sesuatu yang direncanakan guna menyampaikan pesan dari suatu sumber secara efisien dan efektif. Lebih lanjut menurut Anitah (2012: 5) media adalah setiap orang, bahan, alat, atau peristiwa yang menciptakan kondisi peserta didik untuk menerima pengetahuan, keterampilan, dan sikap. Dalam penggunaan Pedang Mewa guru diharuskan memberikan tugas yang terukur dan memastikan peserta didik tidak keluar rumah terkecuali sangat penting. Memastikan peserta didik tidak merasa terbebani sehingga perlu kreativitas dan inovasi guru dalam melaksanakan pembelajaran.

Baca juga:  Ayo Semangat Belajar Salat melalui Metode Demonstrasi

Kegiatan pembelajaran daring mata pelajaran Seni Budaya di kelas VIII SMP Negeri 2 Sukorejo Kabupaten Kendal dengan mengirim materi maupun penugasan melalui Mewa di grup kelas setiap hari. Pada materi menggambar ilustrasi di kelas VIII D, guru memberikan contoh-contoh gambar ilustrasi dengan mengirim foto, guru meminta siswa untuk menentukan tema berdasarkan cerita yang siswa miliki baik dari karangan sendiri atau media lain. Siswa diminta untuk menentukan jenis gambar ilustrasi dengan melihat contoh dalam foto yang dikirim guru lalu membuat kerangka gambar. Setelah membuat sketsa gambar secara global sesuai dengan cerita maka langkah terakhir adalah memberikan arsiran atau pewarnaan pada objek gambar sesuai karakter cerita. Guru memberikan konsultasi selama pembelajaran daring menggunakan Mewa ini, sehingga memudahkan siswa dalam mengikuti langkah-langkah menggambar ilustrasi. Hasil lukisan dapat dikirim siswa berupa foto dengan Mewa untuk mendapatkan penilaian. PJJ dengan pedang mewa di SMP Negeri 2 Sukorejo Kabupaten Kendal mampu meningkatkan eksistensi melukis siswa selama pandemi Covid-19 berlangsung. (fbs2/ida)

Baca juga:  Pentingnya PTS bagi Kepala Sekolah

Guru Seni Budaya SMPN 2 Sukorejo, Kabupaten Kendal

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya