alexametrics

Pembelajaran IPS dengan Model Pembelajaran Take and Give

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID. Pembelajaran IPS kelas VI semester I. KD. 3.1. Mengidentifikasi karakteristik geografis dan kehidupan sosial, budaya, ekonomi, politik di wilayah ASEAN. Permasalahannya pada materi ini guru akan banyak menerangkan sehingga siswa hanya menjadi pendengar yang pasif dan pembelajaran menjadi sangat membosankan.

Pembelajaran IPS merupakan program pendidikan yang berupaya mengembangkan pemahaman siswa tentang bagaimana manusia sebagai individu dan kelompok hidup bersama dan berinteraksi dengan lingkungannya baik fisik maupun sosial. Pembelajaran Ilmu Pendidikan Sosial bertujuan agar siswa mampu mengembangkan pengetahuan, sikap, dan ketrampilan sosial, yang berguna bagi kemajuan dirinya sebagai individu maupun sebagai anggota masyarakat (Saidiharjo, 2005).

Hai ini menuntut suatu pola pembelajaran yang mampu menjembatani tercapainya tujuan tersebut. Kemampuan dan keterampilan guru dalam memilih dan menggunakan berbagai model, metode dan strategi pembelajaran agar pembelajaran IPS benar-benar mampu mengkondisikan upaya pembekalan kemampuan dan ketrampilan dasar bagi peserta didik untuk menjadi manusia dan warga negara yang baik.

Baca juga:  Menerapkan Discovery Learning dalam belajar Interaksi Sosial

Strategi merupakan hal yang sangat penting, sehingga dijadikan sebagai haluan dalam proses pembelajaran, karena tanpa adanaya strategi yang tepat untuk digunakan maka tidak akan mencapai tujuan maksimal (Afan, 2005).

Agar pembelajaran ini dapat berjalan dengan baik, guru memilih menggunakan model pembelajaran Take and Give. Take and Give secara bahasa mempunyai arti mengambil dan memberi, maksud take and give dalam model pembelajaran ini adalah siswa mengambil dan memberi pelajaran pada siswa yang lainnya. Beberapa ahli percaya bahwa suatu mata pelajaran benar- benar dikuasai banyak apabila peserta didik mampu mengajarkan pada peserta lain. Mengajar teman sebaya memberikan kesempatan kepada peserta didik untuk mempelajari sesuatu yang baik pada waktu yang sama saat ia menjadi narasumber bagi orang lain. Model pembelajaran memberi dan menerima (Take and Give) merupakan model pembelajaran yang memiliki sintaks, menuntut siswa mampu memahami materi pelajaran yang diberikan guru dan teman sebayanya (siswa lain).

Baca juga:  Pembatas Teksturnaga pada Pencernaan Makanan di Era Pandemi

Adapun langkah-langkah dengan model pembelajaran Take and Give. Pertama, siapkan kelas dengan membagi peserta didik menjadi beberapa kelompok, dengan anggota masing- masing 3-4 anak. Kedua, guru menjelaskan materi sesuai topik. Ketiga, untuk memantapkan penguasaan peserta didik, tiap kelompok diberi masing-masing satu kartu untuk dipelajari (dihapal ) kurang lebih 5 menit. Keempat, masing-masing kelompok disuruh ke kelompok lain untuk menginformasikan materi sesuai kartu masing-masing. Tiap kelompok harus mencacat nama pasangannya pada kartu control. Kelima, demikian seterusnya sampai tiap peserta dapat saling memberi dan menerima materi masing-masing. Keenam, untuk mengevaluasi keberhasilan, berilah peserta didik pertanyaan yang tidak sesuai dengan kartu kelompoknya. Ketujuh, memberikan reward kepada kelompok terbaik.

Baca juga:  Optimalisasi Belajar Daring IPS

Dengan demikian, model pembelajaran Take and Give dapat meningkatkan hasil belajar siswa kelas 6 semester 1 SDN 02 Sastrodirjan. Dan siswa lebih memahami penguasaan materi karena mendapatkan informasi dari guru dan siswa yang lain. Model pembelajaran ini juga dapat digunakan sebagai salah satu alternatif pembelajaran IPS. (fbs2/lis)

Guru Kelas 6 SD Negeri 02 Sastrodirjan, Wonopringgo, Kabupaten Pekalongan

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya