alexametrics

Pembelajaran Bahasa Arab dengan Kata dan Frasa

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, Mempelajari bahasa tidak lepas dengan pembelajaran kosa kata. Kosakata merupakan salah satu unsur bahasa yang harus dimiliki oleh pembelajar bahasa asing termasuk bahasa Arab. Perbendaharaan kosakata yang memadai menunjang seseorang dalam berkomunikasi dan menulis dengan bahasa tersebut, dengan demikian pembelajaran kosakata memegang peran penting untuk menunjang keberhasilan kemampuan berbahasa. Oleh karena itu diperlukan metode yang tepat dalam rangka pembelajaran kosakata agar kebutuhan akan perbendaharaan kosakata dalam pembelajaran bahasa dapat tercapai.

Kosakata dalam bahasa Arab atau yang disebut dengan mufradat, merupakan himpunan kata-kata atau khazanah kata yang diketahui oleh seseorang atau etinitas lain yang merupakan bagian dari bahasa tertentu. Dalam bahasa Inggris, kosakata disebut dengan vocabulary.

Baca juga:  Kemampuan Servis Panjang dalam Permainan Bulutangkis

Kosakata juga dapat diartikan sebagai himpunan kata-kata yang dimengerti oleh orang tersebut dan kemungkinan akan digunakannya untuk menyusun kalimat baru. Kosakata merupakan salah satu dari tiga unsur bahasa yang harus dikuasai. Kosakata ini digunakan dalam bahasa tulis maupun bahasa lisan, dan merupakan salah satu alat untuk mengembangkan kemampuan berbahasa Arab seseorang (Mustofa, 2011:61).

Pembelajaran Bahasa Arab yang berkaitan dengan mufrodât/kosakata terdapat beberapa kendala yaitu siswa masih kesulitan dalam memahami teks bahasa Arab. Tapi jangan khawatir, ada satu cara untuk mengatasinya. Yaitu dengan metode membaca kata.

Adapun langkahnya adalah sebeagai berikut: Pertama-tama, siswa mengamati suguhan berupa slide teks bacaan, kemudian mengamati mufradat dalam teks yang ditulis dengan warna yang berbeda. Selanjutnya siswa diminta memperhatikan mufradat pada teks bacaan tersebut, kemudian melafalkan mufradat yang bertanda khusus (warna tulisan yang terdapat dalam teks). Guru menunjuk arah sesuai dengan mufradat yang dimaksudkan. Langkah selanjutnya siswa diminta untuk membaca berulang-ulang mufradat yang bertanda khusus secara bersama-sama kemudian secara acak diminta melafalkan kembali mufrodat yang didapat/ bertanda khusus.

Baca juga:  Teropong Karakter Peserta Didik melalui Pembelajaran Daring PPKn

Langkah selanjutnya secara berkelompok siswa diminta untuk menerjemahkan satu atau dua paragraf yang telah disediakan kemudian mempresentasikan hasil terjemahannya sesuai dengan hasil lembar kerja kelompoknya. Langkah terakhir guru memberikan kesempatan kepada peserta didik yang paling cepat menangkap dan memahami isi teks bacaan dan memberinya reward.

Jadi pembelajaran tentang kosakata bahasa Arab/mufradat yang dilaksanakan dengan menggunakan metode membaca kata menjadikan pembelajaran mufradat tersebut siswa berperan aktif dan menyenangkan. serta mencapai tujuan yang diharapkan. (dj2/ton)

Guru Bahasa Arab MAN 4 Bantul DIY

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya