alexametrics

Alga Holing Tingkatkan Semangat Belajar Siswa

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, Kegiatan pembelajaran terutama matematika sering dianggap sulit oleh sebagian siswa. Guru harus bisa menjelaskan konsep kepada siswa. Guru bisa menggunakan alat peraga. Objek dari matematika merupakan hal yang sifatnya abstrak sehingga siswa akan kesulitan untuk memahami ataupun diamati dengan panca indera.

Menurut Adreas dalam Masrukan (2004: 31), alat peraga adalah Media yang dimanfaatkan untuk proses komunikasi dengan siswa agar siswa belajar lebih memahami fakta. Dalam aktivitas pembelajaran, media dapat diartikan sebagai sesuatu yang dapat membawa informasi dan pengetahuan dalam berinteraksi antara guru dan siswa (Sobry Sutikno, 2009 : 106). Alat peraga adalah media pembelajaran yang mengandung atau membawakan ciri-ciri konsep yang dipelajari. Fungsi utama alat peraga adalah menurunkan keabstrakan dari konsep agar siswa mampu menangkap arti dari konsep (Budiyono, 2012 : 32).

Baca juga:  Serunya Belajar Bangun Datar Pola Pengubinan melalui Metode Spelling Puzzle

Penggunaan alat peraga sebagai media dalam pembelajaran akan membantu meningkatkan fungsi-fungsi indera, motivasi, dan hasil belajar siswa. Penggunaan media (alat peraga) pembelajaran mempunyai manfaat yang begitu besar dalam menyampaikan materi. Sujana (2001) mengemukakan manfaat media pembelajaran dalam proses belajar mengajar bagi siswa antara lain : Pengajaran akan lebih menarik perhatian siswa sehingga dapat menumbuhkan motivasi dan kreativitas belajar. Bahan pengajaran akan jelas maknanya sehingga dapat lebih dipahami oleh para siswa. Siswa akan lebih banyak melakukan kegiatan belajar sebab tidak hanya mendengar uraian guru, tetapi juga aktivitas lain akan dilakukan siswa, seperti mengamati, melakukan, mendemonstrasikan, dan lain – lain.

Alat Peraga Holahop Lingkaran (Alga Holling) yaitu media pembelajaran yang mempunyai manfaat sebagai alat peraga dan penggunaannya mengadopsi dari sebuah roda dengan mengganti poros dan ruji sepeda dengan benang sehingga bertemu di satu titik yang dianggap pusat lingkaran. Alga Holling merupakan media pembelajaran yang dapat digunakan untuk memanipulasi konsep lingkaran, sehingga siswa dapat mengetahui dan mengalami langsung menggunakan berbagai media pendidikan matematika seperti : bermain holahop, yang semula bersifat bermain siswa diajak untuk berpikir menentukan unsur,keliling,luas lingkaran dan disajikan dalam permainan holahop sehingga anak akan merasa senang dengan matematika.

Baca juga:  Pembelajaran Daring KURSIKU dalam PJJ Matematika

Dengan menggunakan alat peraga ini siswa dapat memanipulasi konsep lingkaran secara konkrit. Dengan menggunakan Alga Holling siswa dapat belajar dengan bermain holahop lingkaran seperti anak bermain roda yang biasanya digelindingkan untuk mendapatkan nilai phi, kemudian dimodifikasi dengan Alga Holling untuk mendapatkan keliling lingkaran, sehingga dapat ditemukan nilai phi dengan membagi keliling dan diameter.

Alga Holling ini sebagai alat evaluasi sehingga siswa akan merasa senang dan tertarik dengan permainan tersebut. Sedangkan teknik permainan yang digunakan bisa dimodifikasi misal, siswa disuruh mengambil holahop lingkaran dengan cara berebut, untuk masing-masing kelompok yang terdiri 6 siswa. Setelah mendapat holahop lingkaran siswa mengerjakan Lembar Kerja Siswa (LKS) selama pembelajaran diobservasi atau diadakan pengamatan untuk mengetahui kreativitas belajar siswa. Kemudian diadakan evaluasi materi lingkaran, dianalisis, dan hasilnya untuk mengetahui perkembangan prestasi belajar siswa. (bp1/ton)

Baca juga:  Keterampilan Berbicara Meningkat dengan Metode Talking Stick

Guru Matematika SMP N 1 Kaliwungu

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya