alexametrics

Meningkatkan Keaktifan Siswa pada Materi Baca Tulis Alquran melalui Metode Driil

Oleh : Wiwik Widyoretno, S.Pd.I

Artikel Lain

RADARSEMARNG.ID, Pelajaran Pendidikan Agama Islam merupakan mata pelajaran di sekolah yang mengajarkan ilmu baca tulis Alquran. Sehingga diharapkan setiap siswa mampu membaca Alquran dengan fasih dan lancar. Salah satu caranya adalah dengan mengajarkan ilmu Tajwid kepada para siswa agar siswa mengetahui hukum-hukum bacaan huruf-huruf Alquran.

Sayangnya banyak siswa yang kurang berminat dalam mempelajari ilmu tajwid sehingga menyebabkan pengetahuan terhadap hukum-hukum bacaannya kurang serta kemampuan membaca Alqurannya tidak memuaskan.
Pada kenyataan yang ada di dalam suatu materi bahan ajar yang membahas ilmu Tajwid, masih banyak siswa yang ketika proses pembelajaran kurang aktif dalam berpartisipasi dalam pembelajaran. Antara lain masih ada beberapa siswa yang kurang tertarik memahmi tentang hukum-hukum bacaan dalam ilmu Tajwid.

Sampai akhirnya setelah di coba beberapa metode akhirnya ditemukan metode yang tepat untuk mengajarkan materi Alquran ini kepada siswa yaitu melalui metode drill.

Baca juga:  Serunya Belajar Pemeliharaan Diri dengan Metode Reciprocal Teaching

Menurut Abdul Rahman Shaleh (2006: 203) ciri khas dari metode drill adalah kegiatan yang berupa pengulangan yang berkali-kali supaya asosiasi stimulus dan respons menjadi sangat kuat dan tidak mudah untuk di lupakan. Dengan demikian terbentuklah sebuah keterampilan (pengetahuan) yang setiap saat siap untuk dipergunakan oleh yang bersangkutan.

Melalui metode drill, siswa dapat dilatih secara berkelompok maupun secara individu dalam bentuk latihan menulis, melafalkan ataupun ketrampilan fisik maupun mental. Pada tahap awal akan terasa rumit dan sulit, tetapi jika telah di biasakan akan tertanam gerakan yang refleks yang serasi dan spontan dan tidak lagi merupakan kesulitan yang berkelanjutan.

Berkaitan dengan metode driil ini pernah diteliti melalui Penelitian Tindakan Kelas di SMPN 1 Kedungwuni dan setelah melalui tahapan-tahapan penelitian dapat dibuktikan bahwa pembelajaran dengan metode drill dalam pembahasan ilmu Tajwid memang efektif untuk dilaksanakan.

Baca juga:  Discovery Learning Tingkatkan Pembelajaran Zakat Fitrah dan Zakat Mal

Ini berarti bahwa mempelajari ilmu Tajwid dengan menggunakan metode drill dapat membuat siswa bisa berlatih menulis serta melafalkan ayat Alquran dengan benar dan fasih, sehingga siswa bisa menerapkannya ketika sedang membaca Alquran.

Dari pemaparan di atas dapat di simpulkan bahwa metode pembelajaran metode drill dapat meningkatkan keaktifan siswa dalam pembelajaran materi Alquran. Hal ini ditandai dengan semakin berkualitasnya aktivitas dan respon siswa dalam memecahkan persoalan yang diberikan oleh guru, serta peningkatan hasil belajar yang diperoleh siswa. Secara umum peningkatan kualitas proses belajar siswa tampak pada munculnya kegairahan siswa dalam mengikuti pelajaran.

Dengan metode pembelajaran drill juga memberikan kemudahan bagi guru dalam berkreasi dan berinovasi pada pembelajarannya lebih efektif dan efisien waktu dalam mencapai tujuan pembelajaran.
Membaca Alquran memang butuh proses untuk belajar, apalagi membiasakan kebiasaan kemampuan bicara orang Indonesia memang perlu bersabar. Namun semua tidak boleh mematahkan semangat belajar kita dalam membaca Alquran karena Rasulullah SAW bersabda bahwa “Menuntut ilmu adalah kewajiban bagi setiap muslim” dari sabda Beliau maka selama kita masih di beri kesempatan hidup di dunia ini hendaknya selalu berusaha menuntut ilmu demi bisa untuk mendapatkan ilmu yang bermanfaat baik di dunia dan di akhirat. (pb1/lis)

Baca juga:  Motivasi Belajar PAIBP Meningkat dengan Media Kartu Berwarna

Guru SMPN 1 Kedungwuni

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya