alexametrics

Belajar IPA Lebih Menyenangkan dengan Media Gambar

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, PEMBELAJARAN IPA pada sekolah, khususnya SD diharapkan dapat menjadi wahana bagi siswa untuk memperkaya pengetahuan, dapat mengenal lingkungan alam sekitar baik benda mati maupun hidup. Di samping menambah pengetahuan, ilmu tersebut dapat dikembangkan dan diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.

Ilmu pengetahuan Alam (IPA) berasal dari kata sains (science) diambil dari kata latin scientia yang artinya pengetahuan. Sund dan Trowbribge merumuskan bahwa sains merupakan kumpulan pengetahuan dan cara-cara mendapatkan dan mempergunakan pengetahuan tersebut. IPA juga dapat dipergunakan untuk mengembangkan keterampilan proses, supaya siswa mampu memecahkan masalah sendiri.

Penanaman konsep IPA sejak SD perlu dilakukan. Namun penulis sebagai guru kelas III SDN Padomasan 01 menemukan masalah dalam pelaksanaan kegiatan pembelajaran. Terutama pada Kompetensi Dasar (KD) perkembangan mahluk hidup. Masalah utamanya ada pada antusiasme, keaktifan belajar siswa kurang, serta hasil belajar siswa masih tergolong rendah. Penulis masih menggunakan metode konvensional yang kurang menarik, sehingga siswa kurang mengena setelah pembelajaran selesai. Kemampuan siswa belum tergali maksimal. Oleh karena itu, perlu adanya pembaharuan dalam meningkatkan kualitas pembelajaran IPA di kelas III.

Baca juga:  Menjelaskan Hakikat Bangsa melalui Problem Based Learning

Sesuai dengan permasalahan di atas, penulis mengambil langkah mengubah kelas menjadi menyenangkan dengan menggunakan permainan media gambar. Media pembelajaran merupakan alat dan bahan yang membawa informasi atau bahan pelajaran yang bertujuan mempermudah dalam mencapai tujuan pembelajaran (Suprihatiningrum, 2014). Karena dengan media gambar sesuai dengan karakteristik kelas III yang berpikir praktis realistik, rasa ingin tahu yang tinggi sehingga tipe belajar bagi mereka adalah belajar sambil bermain.

Penggunaan media dalam kegiatan pembelajaran bermanfaat karena penggunaan media dapat memperjelas proses pembelajaran, meningkatkan ketertarikan dan interaktivitas siswa, meningkatkan efisiensi dalam waktu dan tenaga, meningkatkan kualitas hasil belajar siswa, memungkinkan proses belajar dapat dilakukan di tempat mana saja dan kapan saja, menumbuhkan sikap positif siswa terhadap materi dan proses belajar, mengubah peran guru ke arah lebih positif dan produktif.

Baca juga:  Sepuluh Menit Hapal Semua Alat-Alat Praktikum Kimia

Media gambar dapat memperlancar pemahaman dan memperkuat ingatan. Gambar sangat penting digunakan dalam usaha memperjelas pengertian pada peserta didik. Dengan menggunakan gambar peserta didik dapat lebih memperhatikan terhadap benda-benda atau hal-hal yang belum pernah dilihatnya yang berkaitan dengan pelajaran.

Menurut Darmodjo (2009), gambar dapat membantu guru dalam mencapai tujuan intruksional, karena gambar termasuk media yang mudah dan murah serta besar artinya untuk mempertinggi nilai pengajaran. Adapun langkah-langkah pembelajaran tersebut yaitu, 1) guru menjelaskan perkembangan mahluk hidup dengan gambar. 2) Guru memberikan kesempatan kepada siswa menjelaskan gamabr yang telah diajarkan. 3) Siswa dibagi dalam beberapa kelompok. 4) Setiap kelompok mendapat kartu gambar tahapan perkembangan hewan dan tumbuhan. 5) Guru meminta setiap kelompok untuk menjelaskan perkembangan mahluk hidup.

Baca juga:  Menyenangkan Bermain Game Sambil Belajar Manajemen

Kelebihan pembelajaran dengan media gambar ternyata mampu memberikan dampak positif. Dampak tersebut dalam proses belajar di antaranya, pembelajaran lebih menarik, aktivitas belajar siswa semakin terlihat meningkat, dapat mengingat dan memahami melalui gambar serta menjadikan pembelajaran lebih bermakna. (pai1/ida)

Guru SDN Padomasan 01 Kecamatan Reban, Kabupaten Batang

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya