alexametrics

Pahami Dongeng Fabel dengan Memanfaatkan Whatsapp

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, KEMENTERIAN Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) mengeluarkan Surat Edaran (SE) nomor 4 tahun 2020 yang berisi tentang Pelaksanaan Kebijakan Pendidikan dalam Masa Darurat Penyebaran Covid-19. SE nomor 4 tahun 2020 di antaranya menjelaskan tentang ketentuan pelaksanaan proses belajar dari rumah. Disebutkan bahwa belajar dari rumah melalui pembelajaran daring atau jarak jauh dilaksanakan untuk memberikan pengalaman belajar yang bermakna bagi peserta didik, tanpa terbebani tuntutan menuntaskan seluruh capaian kurikulum.

Salah satu pembelajaran yang dapat dilakukan pada kelas 2 SD Negeri Pungangan, Kecamatan Doro, Kabupaten Pekalongan secara daring ialah tentang dongeng fabel tema 7 dengan sub tema 1 kebersamaan di rumah. Pelajaran yang dipilih adalah bahasa Indonesia dan SBDP. Tujuan pembelajarannya yaitu, 1) setelah mengamati, siswa dapat menyebutkan isi dongeng fabel. 2) Setelah mengamati, siswa dapat menggambar tokoh dongeng fabel.

Baca juga:  Nilai Moral Romeo and Juliet sebagai Sumber Belajar Siswa

Pembelajaran tersebut sangat baik diterapkan pada pembelajaran di rumah karena siswa belajar secara kontekstual, mereka mengamati dongeng fabel ular dan tikus. Selain itu, pembelajaran di rumah ini dapat meningkatkan komunikasi antara orang tua dan anak (siswa). Pada pembelajaran tersebut siswa melakukan pengamatan dengan bimbingan orang tua. Siswa juga dapat meningkatkan imajinasinya karena apa yang mereka lihat dalam pengamatannya akan mereka tuangkan dalam sebuah gambar yang memuat tokoh dongeng fabel. Sementara itu, untuk penilaian yang dilakukan adalah siswa mengisi lembar kerja siswa dan presentasi gambar siswa yang memuat tokoh dongeng fabel yang dikirim melalui aplikasi whatsapp group.

Orang tua siswa merespon dengan baik pembelajaran tersebut sangat antusias menemani anak-anaknya pada saat menggambar tokoh dongeng di rumah. Mereka tidak kesulitan untuk mengikuti pembelajaran daring selama belajar di rumah karena media sosial yang digunakan hanyalah whatsapp.

Baca juga:  Tumbuhkan Karakter Mandiri dan Peluang Wirausaha di Era Pandemi

Ternyata hasilnya sangat memuaskan. Selain nilainya cukup bagus juga komentar dari salah satu siswa bernama Amir sangat menggugah. Berikut pernyataan: ”Saya senang sekali belajar melalui daring melalui aplikasi whatsapp, Sekalipun ada sich rasa jenuh dan kangen ke temen-teman tapi mau gimana lagi. Dinikmati saja.”

Inilah yang diharapkan oleh seorang guru. Selain pembelajaran berjalan dengan baik, juga anak merasa senang walaupun pembelajaran dilakukan melalui daring. Dan selanjutnya penulis akan terus berinovasi supaya pembelajaran lebih menarik lagi dan hasilnya jauh lebih baik. (bp1/ida)

Guru Kelas SDN Pungangan, Kecamatan Doro, Kabupaten Pekalongan

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya