alexametrics

Meningkatkatkan Semangat Belajar Pembagian Pengurangan Berulang

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, Pembelajaran matematika mencakup beberapa aspek yaitu penjumlahan, pengurangan, perkalian dan pembagian. Pembagian adalah konsep matematika utama yang harus dipelajari siswa setelah mempelajari operasi penambahan, pengurangan, dan perkalian. Walaupun kelihatan sepele dan mudah namun masih belum bisa dianggap mudah bagi siswa kususnya SDN 03 Sidorejo.

Perhitungan pembagian merupakan awal untuk mengerjakan soal-soal dalam pelajaran matematika. Bahkan dalam keseharianpun kita tidak lepas dengan perhitungan pembagian.

Sebagian besar SDN 03 Sidorejo masih sangat kesulitan dalam perhitungan pembagian, terbukti nilai matematika khususnya materi pembagian belum mencapai KKM. Selain itu guru mengadakan interaksi pada siswa berkaitan tentang pengoperasian pembagian yang ditemui sebagian besar siswa merasa kesulitan. Sehingga materi-materi yang lain juga terhambat.

Baca juga:  Serunya Belajar Bilangan Bulat dan Pecahan dengan Course Review Horay

Untuk memecahkan masalah-masalah yang dihadapi siswa, solusi guru, agar siswa tumbuh semangat untuk belajar matematika dalam hal ini materi pembagian guru menerapkan metode pembagian dengan pengurangan berulang sampai hasil nol.

Pertama-tama guru member metode untuk menyelesaikan soal 35:7……. ? anak mengamati bilangan-bilangan yang ditulis guru. Setelah mengamati bilangan depan yaitu 35, simbol pembagian kemudian bilangan 7. Bilangan yang di depan, bilangan yang dikurangi. Bilangan yang di belakang bilangan yang digunakan untuk mengurangi dan diulang-ulang sampai hasil nol.

Setelah siswa memahami metode yang disampaikan oleh guru dilanjutkan siswa mulai berlatih dan mencoba melakukan mengoperasikan perhitungan pembagian dengan pengurangan berulang 35:7 ( 35-7-7-7-7-7) = 0. Bilangan 7 berapa banyak jumlahnya? Tentu anak akan menjawab ada 5 kali sehingga bisa dibalik 35:5 (35-5-5-5-5-5-5-5) = 0 bilangan 5 berjumlah 7. Selain itu guru membuktikan dengan membawa kaleng berisi 100 biji permen, kemudian dibagi dalam kelas satu kelas berisi 25 siswa setiap siswa mengambil satu persatu sampai habis. Masing-masing anak mendapat 4 permen dan dilihat kaleng tersebut menjadi kosong sehingga 100 : 25 = 4 dan 100:25 (100-25-25-25-25) = 0.

Baca juga:  Lingkaran Milenium, Belajar Pecahan Jadi Mudah

Membagi dengan mengurangi berulang pada siswa SD N 03 Sidorejo ditemukan sesuatu yang menarik sehingga siswa mulai semangat belajar matematika materi pembagian terbukti nilai matematika mengalami pengingkatan dan hasil yang dicapai di atas KKM juga mencapai di atas rata-rata sehingga tidak lagi ditemukan kesulitan pada anak dalam pembelajaran pembagian. (pai1/lis)

Guru SD Negeri 03 Sidorejo

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya