alexametrics

Kotak Curhat pada Google Form untuk Layanan Individual

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, Bimbingan konseling merupakan bagian integral dari pendidikan. Oleh karena itu, pelaksanaan program dan kegiatan bimbingan konseling harus sejalan dengan visi misi dan kegiatan pembelajaran di sekolah. Bimbingan konseling bukan hanya tanggung jawab guru BK/konselor sekolah tapi juga menjadi tanggung jawab bersama kepala sekolah dan guru-guru di sekolah sesuai dengan tugas fungsi dan perannya masing-masing. Tanpa kerja sama dari semua pihak maka kegiatan bimbingan konseling tidak akanberjalan dengan baik.

Peran serta kerjasama antar guru BK, wali kelas dan guru bidang studi sangat diperlukan untuk membantu peserta didik mengembangkan potensi diri dan menyelesaikan permasalahan yang dihadapi baik di bidang pribadi, sosial, belajar dan karir.

Dengan layanan bimbingan konseling, diharapkan sebuah lembaga pendidikan dapat membentuk karakter peserta didik yang baik dan mewujudkan nilai-nilai edukatif yang membangun.

Selain itu bimbingan konseling juga bersifat fleksibel dan adaftif serta berkelanjutan. Layanan bimbingan konseling harus mempertimbangkan situasi dan kondisi serta daya dukung sarana dan prasarana yang ada di sekolah. Melihat situasi dan kondisi saat ini, terlebih lagi di masa pandemi Covid-19 seperti sekarang ini, sangat diperlukan peran serta bimbingan konseling dalam membantu peserta didik. Situasi dan iklim belajar yang berubah 180° dari biasanya. Kegiatan belajar yang tidak biasa dan belum pernah para peserta didik hadapi bukan tidak mungkin menimbulkan permasalahan pada diri peserta didik.

Baca juga:  Happy Belajar Sambil Bermain bagi Siswa Kelas Rendah

Peserta didik dituntut untuk selalu menjaga kesehatan, menerapkan protokol kesehatan Covid -19 selain itu dituntut juga untuk dapat mengikuti kegiatan belajar.

Berdasarkan hasil temuan di SMP Negeri 26 Depok, ternyata pada masa pandemi Covid-19 kondisi peserta didik tidak dalam keadaan baik-baik saja. Hal tersebut terlihat dari laporan beberapa wali kelas di antaranya terdapat peserta didik memiliki permasalahan tidak mengerjakan tugas tepat waktu sehingga tugasnya sudah menumpuk yang akhirnya menimbulkan stres pada peserta didik. Terdapat peserta didik yang tidak serius dalam mengikuti pembelajaran yang diberikan guru, peserta didik tidak selalu ada pada saat jam pembelajaran berlangsung dan tidak serius dalam menerapkan pembiasaan sikap. Padahal pembiasaan itu dilakukan untuk penanaman karakter peserta didik. Hal ini jelas menunjukan terdapat permasalahan pada peserta didik.

Baca juga:  Vipel Memudahkan Siswa Belajar Praktik Produktif Peternakan dalam Pembelajaran Daring

Perilaku bermasalah peserta didik tidak hanya terlihat saat mengikuti kegiatan pembelajaran. Laporan yang diterima dari orang tua peserta didik melalui pengamatan di rumah, peserta didik menunjukkan perubahan tingkah laku yang negatif. Yaitu, sering menangis tiba-tiba, pemurung, bahkan ada goresan-goresan pada tangannya.

Untuk itu dalam pengoptimalan layanan bimbingan dan konseling maka guru BK melakukan inovasi dalam pemberian layanan konseling yaitu dengan adanya kotak curhat. Berdasarkan hasil evaluasi ada beberapa peserta didik yang malu, takut atau tidak dapat mengungkapakan secara langsung permasalahan yang dihadapi. Dan juga sebagai media layanan bimbingan konseling yang dapat digunakan pada saat kondisi pandemi Covid-19 ini yang mana guru BK tidak dapat bertemu secara tatap muka.

Baca juga:  Keberhasilan Pembelajaran Daring, Tergantung Peran Orang Tua Siswa

Pelaksanaan dari kotak curhat ini memanfaatkan media pembelajaran e-learning dengan menggunakan aplikasi google form yang dishare digoogle classroom ataupun masing-masing grup kelas. Peserta didik mengisi form yang berisi nama lengkap, kelas, nomor HP, dan uraian masalah peserta didik. Kemudian guru BK akan menindaklanjuti kotak curhat di aplikasi google classroom/google form tersebut dengan memilih masalah yang sangat mendesak untuk ditangani terlebih dahulu melalui layananan bimbingan konseling.

Guru BK akan menghubungi kontak yang diberikan peserta didik dengan tetap menerapkan prinsip dan azas bimbingan dan konseling melalui media sosial ataupun melakukan konseling tatap muka.
Dengan demikian melalui kotak curhat ini layanan bimbingan konseling ini dapat diberikan di mana saja dan dapat memberikan manfaat dengan terentaskannya masalah yang dihadapi peserta didik sehingga peserta didik dapat hidup positif, efektif dan berkembang secara optimal. (pai1/lis)

Guru BK SMP Negeri 26 Depok

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya