alexametrics

Google Classroom Optimalkan BDR Siswa di Masa Pandemi

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, Pembelajaran di tahun 2020 saat ini berbeda dengan pembelajaran pada tahun sebelumnya dikarenakan adanya pandemi virus Covid 19 yang menyerang di beberapa negara. Adanya pandemi virus Covid 19 membuat pemerintah mengambil kebijakan tentang pembelajaran siswa yang dilakukan secara daring.

Sebagai pengajar di SDN Negeri Lempongsari khususnya kelas III saya menggunakan google classroom sebagai solusi pembelajaran secara daring. Penggunaan google classroom memudahkan pengajar ataupun siswa dalam pembelajaran. Di dalam google classroom terdapat berbagai macam fasilitas seperti pengajar dapat membuat presensi online, mengirimkan materi, tanya jawab dengan siswa, tempat mengirimkan tugas. Tugas siswa dapat langsung terlihat di email pengajar sehingga mempermudah pengajar mengkoreksi hasil belajar siswa.

Di masa pandemi ini seorang pengajar harus mampu mengembangkan kemampuan dirinya terhadap perkembangan TIK. Menurut Sutrisno (2011) tuntutan dalam menjawab globalisasi pendidikan telah hadir di depan mata, berbagai perangkat komputer beserta koneksinya dalam mengantarkan peserta belajar secara cepat dan akurat apabila dimanfaatkan secara benar dan tepat, untuk itu dibutuhkan sumber daya manusia yang tanggap terhadap perkembangan TIK. Apabila seoarang pengajar sudah mampu menguasai TIK dalam kegiatan pembelajaran akan mudah rasanya menghadapi pembelajaran daring.

Baca juga:  Belajar Berkarya saat BDR

Aplikasi google classroom menjadi salah satu sarana untuk belajar dan mengajar daring. Google Classroom (Ruang Kelas Google) adalah suatu serambi aplikasi pembelajaran campuran secara online yang dapat digunakan secara gratis. Pendidik bisa membuat kelas mereka sendiri dan membagikan kode kelas tersebut atau mengundang para siswanya. Google Classroom untuk membantu siswa menemukan atau mengatasi kesulitan pembelajaran, membagikan pelajaran dan membuat tugas tanpa harus hadir ke kelas.

Tujuan utama Google Classroom adalah untuk merampingkan proses berbagi file antara guru dan siswa. Google Classroom menggabungkan Google Drive untuk pembuatan dan distribusi penugasan, Google Docs, Sheets, Slides untuk penulisan, Gmail untuk komunikasi, dan Google Calendar untuk penjadwalan. Siswa dapat diundang untuk bergabung dengan kelas melalui kode pribadi, atau secara otomatis diimpor dari domain sekolah.

Baca juga:  Penilaian BDR Lebih Mudah dengan AGF

Ada beberapa fungsi dan keunggulan yang bisa didapatkan dari Google Classroom dalam pemanfaatannya sebagai Learning Management System (LMS), yaitu : (1) Proses setting pembuatan kelas yang cepat dan nyaman. (2) Hemat dan efisiensi waktu. (3) Mampu meningkatkan kerjasama dan komunikasi. (4) Penyimpanan data yang akurat. (5) Berbagi sumber daya yang efisiensi,praktis, dan cepat.

Penggunaan google classroom di kelas III SDN Lempongsari diharapkan dapat membuat siswa menjadi lebih antusias dalam mengerjakan tugas dan menerima materi dari pengajar. Siswa merasa tidak kesulitan dalam menggunakan aplikasi ini karena aplikasi ini tidak terlalu rumit. Siswa dapat dengan mudah mengirimkan tugas tanpa harus ke sekolah ataupun menulis kembali tugas yang diberikan oleh pengajar. D isisi lain pengajar juga tidak perlu risau tentang cara mengkoreksi tugas siswa karena tugas akan masuk ke email pengajar. Pengunaan aplikasi google classroom dapat memotivasi pengajar dan siswa lebih aktif menghadapi pembelajaran daring di masa pandemi ini. (ips1/ton)

Baca juga:  Belajar Teknik Vokal dalam Menyanyi Solo dengan Pemodelan dan Membuat Video

Guru SD Negeri Lempongsari Semarang

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya