alexametrics

Berlari Tingkatkan Belajar Menghitung Kecepatan Rata-Rata

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, Berbagai upaya dilakukan guru untuk mencapai tujuan pembelajaran yang diinginkan yaitu dengan metode dan model pembelajaran yang dapat mengaktifkan dan menyenangkan siswa. Tapi hal ini harus disesuaikan pula dengan lingkungan tempat tinggal siswa. Agar metode dan model pembelajaran ini dapat diterima oleh siswa.

Salah satu cara mengajar yang dapat mengaktifkan dan menyenangkan siswa dan meningkatkan hasil belajar pelajaran matematika dalam menghitung kecepatan rata-rata adalah dengan praktik langsung berlari. Pembelajaran ini sudah penulis cobakan di kelas V SDN 02 Kesesirejo, Bodeh, Pemalang. Dan hasilnya memuaskan karena dapat menuntaskan lebih dari 95 persen dari keseluruhan anak didik kelas V. Praktik berlari yang dilakukan anak-anak langsung dapat membantu memperjelas penjelasan guru dalam menerangkan materi pembelajaran matematika tentang menghitung kecepatan rata-rata suatu benda yang berjalan. Misalnya kecepatan orang berjalan, kecepatan orang berlari, kecepatan sepeda, sepeda motor, mobil dan sebagainya. Hal ini disebabkan penjelasannya langsung dipraktikan sendiri oleh siswa. Berdasarkan praktik langsung berlari untuk menghitung kecepatan rata-rata lari seseorang maka kegiatan ini memberikan kesempatan kepada siswa untuk terlibat secara langsung dan aktif dalam proses pembelajaran mulai dari perencanaan sampai cara menyelesaikan tugas dengan benar melalui praktik nyata.

Baca juga:  Dilema Pembelajaran Jarak Jauh

Dari pelaksanaan berlari dengan praktik langsung inilah dapat disimpulkan bahwa metode ini mempunyai variasi pembelajaran yang sangat lengkap. Karena di samping belajar anak juga diajak bermain dan berolah raga.

Menghitung kecepatan rata-rata pada mata pelajaran matematika kelas V memiliki kompetensi dasar 3.3. Menjelaskan kecepatan sebagai perbandingan jarak dengan waktu, menyelesaikan masalah yang berkaitan dengan kecepatan, jarak, dan waktu. Dengan indikator untuk mencapai ketuntasan belajar yaitu 3.3.2. Menghitung kecepatan sebagai perbandingan jarak dan waktu.
Kegiatan ini bertujuan untuk menghitung kecepatan rata-rata berlari. Lakukan kegiatan ini secara berkelompok. Alat dan bahan antara lain : stopwatch, meteran, pembatas lintasan lari dapat menggunakan tali atau selotip, kalkulator.

Baca juga:  Tingkatkan Hasil Belajar Bahasa Indonesia dengan Gambar Berseri

Langkah-langkah pembelajaran materi kecepatan rata-rata ini diawali dengan guru menerangkan materi secara klasikal, lalu siswa dibagi menjadi beberapa kelompok heterogen atau campuran putra dan putri dengan jumlah kelompok antara 4-5 anak. Siswa bersama guru membuat lintasan lari sejauh 100 meter. Secara berkelompok siswa berlari mengitari halaman sekolah sejauh 100 m. Mintalah temanmu mengukur waktu tempuh menggunakan stopwatch, lalu catatlah pada tabel yang telah disediakan. Dengan isi kolom tabel berupa no nama, jarak, waktu (detik), kecepatan rata-rata. Lakukan kegiatan secara bergantian dengan teman sekelompoknya. Berapa lama waktu yang diperlukan masing-masing temanmu untuk menempuh jarak 100 m? Berapa kecepatan rata-rata berlari masing-masing temanmu? Siapa temanmu berlari paling cepat? Siapa temanmu yang berlari paling lambat?

Baca juga:  Pembiasaan Perilaku Terpuji Hemat Siswa SD dengan Tabung Ajaib

Setelah kegiatan selesai masing-masing kelompok membuat laporan. Lewat juru bicara atau ketua kelompoknya menyampaikan hasil kegiatan kelompoknya. Dan disampaikan di depan kelas. Kelompok yang lain boleh menanggapi dan menanyakan hasil kelompok lain yang kurang jelas.

Guru memberikan penjelasan singkat tentang hasil yang disampaikan masing-masing kelompok dan sekaligus memberi kesimpulan. Selanjutnya siswa mengerjakan soal yang diberikan guru sebagai evaluasi. Sebagai akhir dari pembelajaran dengan model praktik berlari siswa berdoa bersama.

Demikian salah satu model pembelajaran yang paling cocok untuk meningkatkan hasil belajar pada mata pelajaran matematika menghitung kecepatan rata-rata dengan model berlari. Semoga tulisan artikel ini bermanfaat bagi kita semua. (pai1/lis)

Guru SDN 02 Kesesirejo KWK Bodeh, Kabupaten Pemalang

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya