alexametrics

Bersepeda Aman untuk Latihan Daya Tahan Jantung

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, KEGIATAN bersepeda memang menyenangkan. Bersepeda bisa dilakukan oleh semua kalangan usia. Tidak hanya orang tua saja yang menggemari, tetapi anak-anak juga. Bahkan anak balita pun senang dengan aktifitas bersepeda. Kegiatan bersepeda bisa dilakukan di pagi, sore bahkan di malam hari. Dengan bersepeda kita bisa mengunjungi berbagai tempat, misalnya pantai, pegunungan, pasar bahkan berangkat ke kantor bisa dengan bersepeda. Dalam bersepeda bisa dilakukan secara perseorangan maupun berkelompok.

Manfaat yang bisa didapat dari kegiatan bersepeda diantaranya untuk refreshing. Refreshing disini dimaksudkan kegiatan yang membuat pikiran segar kembali. Selain itu, saat bersepeda, jantung akan bekerja lebih cepat. Jantung yang bekerja lebih cepat dapat melatih otot jantung. Sehingga proses aliran darah dalam tubuh dan oksigen akan semakin baik. Semakin baik peredaran darah, maka semakin rendah resiko serangan jantung, tekanan darah tinggi dan penyakit stroke.
Ada beberapa permasalahan dalam kegiatan bersepeda yang tidak diperhatikan oleh orang-orang pada umumnya, karena mungkin kurangnya pengetahuan dalam menggunakan sepeda secara aman. Orang hanya tahu mengendarai sepeda sampai dengan tujuan yang dikehendaki. Dimana terkadang di tengah perjalanan mengalami kendala misalnya putus rantai atau rem blong. Atau terkadang hanya bersepeda jarak yang pendek, punggung,kaki sudah terasa cepat pegal dan lelah. Untuk itu, perlu adanya pemahaman tentang cara bersepeda yang baik dan aman untuk kesehatan.

Baca juga:  Padukan Belajar Tenis Meja dengan Metode LI dan Strategi IT

Pembelajaran bersepeda bisa dimulai dari sejak kecil. Pada pelajaran kelas lima Bab V dengan judul Aktifitas Latihan Daya Tahan Jantung terdapat kegiatan Bersepeda. Dalam bab tersebut dibahas tentang aktifitas bersepeda, manfaat bersepeda dan cara bersepeda yang baik dan aman.
Macam-macam sepeda yaitu sepeda BMX, MTB, sepeda lipat (seli), roadbike, dan masih banyak lagi. Sepeda tersebut dibedakan berdasarkan jenis penggunaannya. Sepeda BMX digunakan untuk perlombaan kecepatan offroad dan akrobatik. Sepeda roadbike khusus digunakan untuk balapan di jalan raya.

Bagian-bagian sepeda yang harus diketahui yaitu frame/rangka sepeda, stang, roda, pedal, rantai, gear, sadel, rem, standar dan lain-lain. Sepeda biasanya dilengkapi dengan berbagai aksesoris seperti bel, lampu, boncengan, tempat minum, speedometer dan lain sebagainya.

Baca juga:  Ciptakan Minat Belajar Penjas pada Pesdik dengan Gaya Komando

Beberapa hal yang perlu diperhatikan dalam bersepeda secara baik dan amanseperti yang diterapkan di SDN 4 Purwanegara, Banyumas yaitu sebagai berikut. Pertama pastikan ukuran sepeda disesuaikan dengan tubuh kita. Kedua cek kondisi sepeda sebelum digunakan, misalnya ban sepeda kempes apa tidak, remnya bisa berfungsi dengan baik atau belum, kesesuaian sadel dan stang. Ketiga sebaiknya memakai kaos jersey sepeda, bersepatu, kaos tangan, dan helm. Bila perlu pakai kacamata. Keempat mematuhi rambu rambu lalu lintas di jalan raya. Gunakan jalur sepeda bila ada. jika tidak ada pilihlah jalur sebelah kiri. Kelima apabila bersepada pada malam hari gunakan lampu. Keenam apabila bersepeda secara kelompok, sebaiknya jangan bergerombol, melajulah satu persatu. Ketujuh pastikan posisi tubuh kita nyaman saat bersepeda agar tubuh tidak terasa cepat capek. (on2/zal)

Baca juga:  Drill Tingkatkan Belajar Praktik Menghis Kue

Guru PJOK SDN 4 Purwanegara, Kabupaten Banyumas.

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya