alexametrics

Maksimalkan Pembelajaran Daring di Masa Pandemi, WAG Solusinya

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, PESERTA didik yang berada pada kelas rendah, yakni kelas satu, dua, dan tiga berada pada rentangan usia dini. Pada usia tersebut seluruh aspek perkembangan kecerdasan seperti IQ, EQ, dan SQ tumbuh dan berkembang secara luar biasa. Pada umumnya tingkat perkembangan masih melihat segala sesuatu sebagai satu keutuhan (holistik) serta mampu memahami suatu hubungan antara konsep secara sederhana. Proses pembelajaran masih bergantung pada objek-objek bersifat konkrit dan pengalaman yang dialami secara langsung.

Masalah utama dalam pembelajaran pada masa pandemi adalah tidak adanya pembelajaran secara tatap muka antara siswa dan guru. Pembelajaran secara daring/online sangat cocok diterapkan dalam proses pembelajaran di sekolah saat ini. Hal ini dikarenakan untuk meminimalisir penyebaran virus covid-19 semakin meluas. Pembelajaran daring akan maksimal jika orangtua/wali siswa ikut berpartisipasi di dalamnya untuk membimbing siswa di rumah. Hal ini karena siswa masih di kelas rendah, sehingga dalam penggunaan handphone masih perlu pengawasan dari orangtua. Tujuan pembelajaran daring melalui WAG (Whatsapp Group) adalah memaksimalkan siswa dalam belajar di rumah.

Baca juga:  Tingkatkan Kemampuan Menulis Kalimat Efektif dalam Naskah Pidato melalui “Si Koko”

Pembelajaran daring melalui WAG merupakan salah satu aplikasi yang mempermudah komunikasi antara siswa dan guru selama pembelajaran daring, sehingga meskipun tidak pembelajaran secara tatap muka dengan guru, siswa tetap bisa belajar. WAG merupakan salah satu aplikasi dimana seseorang atau sekelompok orang dapat berkomunikasi melalui tulisan, telepon, panggilan video, mengirim video, ataupun mengirim gambar. WAG dapat menjadi cara yang bagus untuk menghubungkan orang-orang tertentu. Jika seorang guru di sekolah tidak ingin melalui kerumitan membuat situs web bagi siswa untuk mengambil tugas dan pengumuman, Anda dapat membuka grup WhatsApp dan menambahkan semua siswa ke grup itu untuk pengumuman, ujian, dan apa saja.

Adapun langkah-langkah menggunakan WAG yang diterapkan di SDN 1 Karangayu, Kabupaten Kendal sebagai berikut. Langkah pertama adalah membuat grup belajar. Grup inilah yang akan kita gunakan sebagai kelas online, baik untuk kegiatan pemberian materi, latihan, tugas, dan sebagainya. Untuk panduan membuat grup whatsapp yaitu: buka aplikasi WhatsApp; Klik pada WhatsApp utility atau Icon Menu titik tiga; Klik Grup baru; Cari atau pilih kontak yang ingin ditambahkan ke grup; Klik tanda panah hijau; Masukkan nama grup. Ini akan menjadi nama grup yang akan dilihat oleh semua anggota; Klik tanda centang berwarna hijau setelah selesai.

Baca juga:  Dinamika Kepala Sekolah sebagai Manajer di Sekolah

Langkah kedua yaitu memasukkan siswa. Setelah membuat grup, silahkan ajak siswa untuk bergabung di kelas online yang sudah dibuat. bisa dengan memasukkan satu per satu, atau bisa juga mengundang siswa melalui link tautan. Untuk menggunakan link caranya yaitu sebagai berikut:Buka chat grup WhatsApp, lalu klik nama grup tersebut; Klik Undang via tautan / link; Pilih Kirim tautan via WhatsApp, Salin tautan atau Bagikan tautan via aplikasi lainnya.

Selanjutnya untuk kegiatan belajar yang teratur dan terstruktur buat jadwal belajar dan rencana kegiatan belajar. Tinggal buat saja jadwalnya dan informasikan ke grup kapan hari dan waktu kegiatan belajar online akan berlangsung. Dalam proses kegiatan belajar guru dapat membagi kegiatan belajar dalam empat sesi. Pertama kegiatan pengisian absensi, kedua pemberian materi, ketiga diskusi dan tanya jawab, dan keempat pemberian tugas.

Baca juga:  Google Classroom, Solusi Kelas Maya Pembelajaran Daring

Langkah yang penting juga untuk anda pahami adalah tentang penilaian, guru dapat melakukan penilaian dengan menggunakan kuis atau dengan menugaskan anak untuk melakukan percobaan di rumah, sehingga meskipun pembelajaran secara daring, namun tetap bermakna bagi siswa. Sehingga penerapan pembelajaran daring melalui WAG dapat memaksimalkan aktivitas siswa, keterampilan sosial siswa dan mengembangkan pengetahuan siswa sehingga dapat menarik minat siswa untuk belajar. (dj2/zal)

Guru SDN I Karangayu, Kabupaten Kendal.

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya