alexametrics

Pemanfaatan Aplikasi Sway dalam Pemberian Layanan Bimbingan Klasikal

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, Setiap sekolah tak pernah luput dari permasalahan peserta didik, baik pada bidang pribadi, sosial, belajar maupun karir. Salah satunya pada peserta didik jenjang SMP dimana pada masa ini merupakan peralihan dari masa anak-anak menuju ke masa remaja, dimana mereka membutuhkan banyak bimbingan dan informasi terkait dengan perkembangan mereka.
Layanan bimbingan klasikal merupakan salah satu layanan dasar yang diberikan oleh guru bimbingan konseling. Layanan dasar merupakan inti dari pendekatan perkembangan yaitu layanan bantuan bagi seluruh peserta didik melalui kegiatan – kegiatan kelas atau di luar kelas yang disajikan secara sistematis dalam rangka membantu peserta didik mengembangkan potensi dirinya secara optimal. Melalui bimbingan klasikal, guru BK dapat memberikan layanan bimbingan kepada sejumlah peserta didik dengan waktu yang lebih efisien.

Dalam pemberian layanan bimbingan klasikal seringkali peserta didik kurang mampu dalam memahami materi yang diberikan oleh guru BK, hal ini dikarenakan proses pemberian layanan yang monoton misalnya memberikan materi dengan menulis, tanya jawab sehingga peserta didik merasa jenuh. Kurang antusiasnya peserta didik dalam mengikuti layanan bimbingan klasikal membuat tujuan pemberian layanan kurang tercapai. Oleh karena itu guru bimbingan konseling harus kreatif dalam membuat media penyampaian materi bimbingan klasikal sehingga dengan pelaksanaan bimbingan klasikal yang tepat tujuan mampu mengoptimalkan perkembangan peserta didik.

Baca juga:  Pendampingan Guru BK dalam Penguatan Karakter Siswa di Masa Pandemi

Salah satu aplikasi yang dapat digunakan sebagai media pembelajaran yang menarik bagi peserta didik yaitu sway. Aplikasi ini merupakan salah satu program pada Microsoft 365. Aplikasi ini gratis dapat digunakan oleh siapa saja yang memilik akun Microsft, untuk memulai program ini yaitu dengan mengunjungi situs www.sway.com di mesin pencari apapun kemudian klik masuk dan masukkan akun yang dimiliki yaitu yang berasal dari Microsoft, apabila belum memiliki akun Microsoft maka bisa langsung mendaftar dengan mengunjungi www.microsoft.com/account untuk mendaftar secara gratis.

Sway bukan software yang harus diinstal pada PC atau laptop akan tetapi merupakan aplikasi berbais web, sehingga ketika kita menggunakannya atau menampilkannya harus terhubung dengan internet secara online, hal ini yang menjadi kendala pada saat tidak terdapat jaringan internet. Keuntungan penggunaan sway ialah kita tidak perlu menginstal, tidak perlu takut jika data kita akan hilang apabila terdapat kerusakan pada laptop atau PC yang dimiliki karena datanya akan tersimpan pada server sway.com.

Baca juga:  Ice Breaking Tingkatkan Rasa Percaya Diri Siswa

Tampilan sway juga bersifat responsif dimana tampilannya menyesuaikan dengan ukuran layar pengakses. Keuntungan lain penggunaan sway adalah dapat dilakukan dimanapun baik dengan menggunakan smartphone maupun PC atau laptop yang terpenting terhubung dengan internet. Sway juga tidak memakan memori pada smartphone ataupun PC/laptop pengguna sway.
Dengan sway, kita dengan mudah menambahkan teks, gambar, dokumen, video, bagan, atau tipe konten lain dan sway akan membuat terlihat bagus hanya dengan beberapa langkah mudah. Dengan kata lain dengan menggunakan sway semua yang ingin kita sampaikan dapat tertuang ke dalam satu tampilan dengan mudah.

Pada saat pembuatan media dengan menggunakan sway, kita dapat mengambil materi dari berbagai sumber, misalkan video youtube, tweet dan komponen lain yang berbasis isi frame. Sehingga dapat dikatakan aplikasi ini sangat cocok untuk pembuatan media bimbingan klasikal agar lebih menyenangkan.

Pembelajaran jarak jauh yang saat ini dilakukan pada masa pandemi mengharuskan guru BK menggunakan media yang menarik agar peserta didik merasa tertarik untuk mengikuti bimbingan klasikal yang diberikan. Bimbingan klasikal yang dilaksanakan di SMP Negeri 26 Depok melalui google classroom dengan mengunakan media seperti video, sway, gambar, dsb. Hal ini dilakukan agar pemberian layanan bimbingan klasikal menarik bagi peserta didik sehingga diharapkan tujuan dari layanan dapat tercapai.

Baca juga:  Dinamika Kepala Sekolah sebagai Manajer di Sekolah

Dari hasil evaluasi layanan bimbingan klasikal yang telah dilaksanakan pada kelas sembilan SMPN 26 Depok sekitar 64,3 persen peserta didik lebih menyukai pemberian layanan dengan menggunakan media sway. Menurut peserta didik tampilan sway lebih menarik sehingga peserta didik merasa tidak monoton pada saat mempelajari materi bimbingan klasikal, hal ini dikarenakan pada media tersebut, gambar, teks, suara, bagan di desain menarik dengan berbagai warna dan peserta didik tidak monoton hanya dengan menonton tetapi mereka juga dapat memainkan jari mereka untuk mengklik gambar atau menscroll tampilan. Oleh karena itu aplikasi ini dapat menjadi salah satu alternatif guru BK untuk memberikan layanan bimbingan klasikal. (pai1/lis)

Guru SMP Negeri 26 Depok

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya