alexametrics

Yuk, Belajar Pancasila dengan Thing Puzzle

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, Pendidikan adalah sebuah investasi jangka panjang yang memerlukan usaha dan dana yang cukup besar. Hal ini diakui oleh semua orang, juga oleh suatu bangsa demi kelangsungan masa depannya. Demikian halnya dengan Indonesia, menaruh harapan yang sangat besar terhadap pendidikan dalam perkembangan masa depan bangsa ini. Pendidikan adalah investasi yang sangat besar bagi jangka panjang yang harus ditata, disiapkan dan diberikan sarana maupun prasarananya.

Terkait dengan mutu pendidikan khususnya pendidikan pada jenjang Sekolah Dasar (SD) sampai saat ini masih jauh dari apa yang kita harapkan. Melihat kondisi rendahnya prestasi atau hasil belajar siswa tersebut beberapa upaya kami lakukan dalam penelitian ini. Salah satunya adalah ketrampilan menggunakan alat ukur dengan harapan siswa dapat benar-benar menguasai materi. dapat meningkatkan aktivitas belajarnya, sehingga diharapkan siswa mampu meningkatkan hasil belajar atau prestasi siswa.

Baca juga:  Serunya Belajar Persatuan dalam Perbedaan dengan Metode PBL

Seringkali peserta didik mengalami kesulitan dalam mengakses pelajaran yang dipelajarinya di kelas. Kesulitan-kesulitan tersebut secara tidak langsung menghambat perkembangan belajar peserta didik SDN Blado 01 Batang kelas II, terutama pada KD Menjelaskan hubungan gambar pada lambang negara dengan sila-sila Pancasila. Akhirnya mereka tidak mampu mendapatkan hasil yang optimal dalam belajar. Dan harapan penulis adalah hasil belajar yang telah dicapai akan memberikan kepuasan pada kebutuhannya dan berguna serta bermakna baginya. Maka penulis menerapkan metode/teknik pembelajaran yang sesuai dengan tingkat kemampuan peserta didik, yaitu metode metode Thing Puzzle.

Thing puzzle merupakan salah satu dari Games Puzzle yakni puzzle yang berupa deskripsi kalimat-kalimat yang berhubungan dengan gambar-gambar benda untuk dijodohkan. Dan games puzzle merupakan bentuk permainan yang menantang daya kreativitas dan ingatan siswa lebih mendalam dikarenakan munculnya motivasi untuk senantiasa mencoba memecahkan masalah, namun tetap menyenangkan sebab bisa diulang-ulang. Menurut Tarigan (1986:2340) menyatakan bahwa pada umumnya siswa menyukai permainan dan mereka dapat memahami dan melatih cara penggunaan kata-kata, puzzle, crosswords puzzle, anagram dan palindron.

Baca juga:  Belajar IPS Sejarah dengan Metode Pembelajaran Kooperatif Learning

Langkah-langkah pembelajaran metode Thing Puzzle sebagai berikut : Pertama, guru memberikan pengantar tentang materi yang akan diajarkan. Kedua, guru memberikan materi tentang Menghargai jasa dan peranan tokoh perjuangan dalam mempersiapkan kemerdekaan Indonesia. Ketiga, guru membagi kelas menjadi beberapa kelompok kecil yang terdiri dari 2-3 siswa. Keempat, siswa diberi kertas yang berisi soal teka-teki silang untuk dijawab bersama dengan kelompoknya an diberi waktu 15 menit untuk menjawab. Kelima, guru membahas jawaban teka teki silang bersama dengan siswa. Keenam, guru memberikan reward berupa hadiah maupun pujian kepada kelompok yang paling banyak mengisi kotak teka teki silang dengan benar. Ketujuh, guru memberikan kesimpulan dan memberi waktu kepada siswa untuk bertanya.

Baca juga:  Penerapan Sastra Cerita Fabel melalui Boneka Kertas

Dengan pembelajaran thing games banyak perubahan yang dialami oleh peserta didik SDN 01 Blado, dimana pembelajaran ini dapat melatih kesabaran siswa dalam menyelesaikan sesuatu dan berpikir, siswa tidak mudah bosan dan hasil belajar 75% di atas KKM yang telah ditentukan. (fbs1/ton)

Guru Kelas II SDN 01 Blado, Kec. Blado, Kab. Batang

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya