alexametrics

Gugah Semangat Belajar selama Pandemi dengan Animasi

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, Pandemi Covid-19 membuat berbagai sektor kehidupan merasakan dampaknya, salah satunya dunia pendidikan. Beberapa pemerintah daerah menerapkan kebijakan pembelajaran dengan sistem daring (dalam jaringan) atau online. Kegagapan pembelajaran daring nampak terlihat tidak satu atau dua sekolah saja melainkan menyeluruh di beberapa daerah di Indonesia.
Salah satu permasalahan dalam pembelajaran daring adalah ketidaksiapan guru dan siswa, pembelajaran yang dulu dilakukan secara tatap muka dalam waktu singkat harus diubah. Komponen-komponen yang sangat penting dari proses pembelajaran daring (online) perlu diperbaiki dan ditingkatkan. Seorang guru dituntut mampu merancang dan mendesain pembelajaran daring yang ringan dan efektif, dengan memanfaatkan perangkat atau media daring yang tepat dan sesuai dengan materi yang diajarkan.

Baca juga:  Bela Beli Beras Lokal Bangkitkan Ekonomi Rakyat

Menurut Hidayat (2010), media diartikan meliputi alat bantu guru dalam mengajar serta sarana pembawa pesan dari sumber belajar ke penerima pesan belajar (siswa). Sebagai penyaji dan penyalur pesan, media belajar dalam hal-hal tertentu bisa mewakili guru menyajikan informasi belajar kepada siswa. Dalam pelaksanaan Belajar Dari Rumah (BDR), media yang dapat digunakan adalah dengan menggunakan whatsapp group (WAG) dan video animasi. Penggunaan animasi-animasi interaktif membuat suatu tampilan multimedia menjadi menarik dan interaktif, sehingga diharapkan menjadi pembelajaran daring yang lebih mudah dipahami bagi peserta didik dalam masa pandemi Covid-19.

Dalam pembelajaran Ilmu Pengetahuan Alam materi membandingkan cara perkembangbiakan tumbuhan dan hewan di SD Negeri 1 Sukomulyo Kecamatan Kaliwungu Selatan, Kabupaten Kendal, penyampaian materi dilakukan melalui video animasi yang dibuat menggunakan aplikasi Kinemaster.

Baca juga:  Tingkatkan Hasil Belajar PAIBP melalui Metode Card Sort

Pembuatan video animasi dilakukan mulai dari pembuatan skenario pembelajaran, proses rekaman, pemberian ilustrasi (gambar, animasi, teks, musik), editing, hingga mengunggah hasil video animasi. Media animasi termasuk jenis media visual audio, karena terdapat gerakan gambar dan suara.

Menurut Furoidah (2009), media animasi pembelajaran merupakan media yang berisi kumpulan gambar yang diolah sedemikian rupa sehingga menghasilkan gerakan dan dilengkapi dengan audio sehingga berkesan hidup serta menyimpan pesan-pesan pembelajaran. Kelebihan media animasi dalam pembelajaran di antaranya, pertama, memudahkan guru untuk menyajikan informasi mengenai proses yang cukup kompleks.

Kedua, memperkecil ukuran objek yang cukup besar dan sebaliknya. Ketiga, memotivasi siswa untuk memperhatikan karena menghadirkan daya tarik bagi siswa terutama animasi yang dilengkapi dengan suara. Keempat, memiliki lebih dari satu media yang konvergen, kelima bersifat interaktif, dan keenam bersifat mandiri.

Baca juga:  Pupuk Semangat Belajar IPS di Tengah Pandemi

Salah satu keuntungan dari animasi pembelajaran adalah dapat membangkitkan motivasi siswa. Desain dan tampilan yang menarik, merupakan salah satu faktor yang dapat membangkitkan motivasi siswa untuk belajar dan mendapatkan hasil belajar yang lebih baik, sehingga diperlukan kreatifitas bagi guru dalam berinovasi. Kerjasama yang baik antara guru, siswa, orangtua siswa dan pihak sekolah menjadi faktor penentu agar pembelajaran daring lebih efektif. (ips2.1/lis)

Guru SD Negeri 1 Sukomulyo Kec. Kaliwungu Selatan, Kabupaten Kendal

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya